Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
traveling

Melepas Rindu Mudik Lewat Sajian Hidangan Restoran Kereta Api

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Selasa, 26 April 2022
Melepas Rindu Mudik Lewat Sajian Hidangan Restoran Kereta Api

Serunya kulineran di kereta api (Sumber: Restoran Kereta Api)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DUH! Perjalanan panjang dengan kereta api bikin perut keroncongan. Enggak bawa bekal, enggak bawa cemilan. Kalau sudah begitu, makanan di Reska (Restoran Kereta Api) to the rescue!

Seiring cacing di perut terus meronta-ronta, kehadiran sosok petugas Reska membawa troli berisi makanan dari kejauhan tampak seperti malaikat penyelamat.

Baca juga:

Benci-Rindu Macet-Macetan Mudik

Akhirnya ada makanan bisa dibeli saat lapar tiba. Tiap penumpang bebas memilih membeli makanan tersedia di troli atau memesan menu khusus. Kalau petugas enggak kunjung datang tapi cacing di perut udah berdemo bisa pula menghubungi melalui kontak Whatsapp tertera di bagian depan.

Ada beberapa menu legendaris di Reska. Menu legendaris tersebut antara lain Nasi Goreng Parahyangan Legend, Nasi Rames Nusantara, dan Bistik Legend. Kenapa disebut legendaris? Menu biasanya memenuhi troli makanan dibawa petugas Reska ini sudah ada sejak tahun 1967 loh!

makanan
"Mau pesan apa, mas?" tanya petugas dengan ramah (Sumber: Restoran Kereta Api)

Deretan menu tersebut juga paling bisa diterima mayoritas penumpang kereta dan paling sering dipesan. Dalam kutipan resminya, Vice President on Train PT Reska Multi Usaha Eva Junia Kartika mengungkapkan di antara menu legendaris tersebut, Nasi Goreng Parahyangan Legend jadi menu paling diminati penumpang.

Baca juga:

Tips Mengurangi Risiko Anak Terpapar COVID-19 Saat Mudik Lebaran

"Orang naik kereta tuh pasti cari nasi gorengnya," ungkapnya.

Ada perbedaan mendasar dari Nasi Goreng Parahyangan Legend untuk kelas ekonomi dan kelas eksekutif. Pertama, dari segi harga. Untuk nasi goreng kelas ekonomi dibanderol dengan harga Rp25.000 sementara untuk kelas eksekutif dibanderol dengan harga Rp35.000.

Kedua, dari lauk disajikan dalam nasi goreng tersebut. Nasi goreng untuk kelas ekonomi terdiri dari nasi goreng, mentimun, telur ceplok, acar, dan saus sambal. Sementara Nasi Goreng Parahyangan Legend di kelas eksekutif ditambahkan lauk ayam goreng satu potong.

nasi goreng
Nasi goreng idola sejuta umat (Sumber: Restoran Kereta Api)

Menu kedua juga cukup terkenal di restoran Kereta Api, Bistik Legend. Sajian tersebut terdiri dari nasi hangat dan daging sapi dengan tekstur lembut disiram dengan saus lada hitam.

Demi menyempurnakan pengalaman bersantap penumpang, Reska melengkapinya dengan sayuran seperti mentimun, selada, dan irisan wortel serta kerupuk. Hidangan ini biasanya sudah tersedia di troli petugas. Kalau berminat merasakan sensasi kelembutan dagingnya, kamu perlu merogoh kocek Rp35.000.

Menu andalan lain favorit penumpang kereta api, nasi rames. Nasi rames di kereta api cukup sederhana namun menggugah selera. Nasi rames kereta api terdiri dari nasi putih, ayam serundeng, tempe orek, tumis buncis, dan sambal terasi. Walaupun menunya sangat lokal, untuk rasa boleh diuji. Rindu dengan remah-remah serundeng nasi rames ini? Maka kamu harus mengeluarkan uang sebesar Rp 35.000.

bistik
Kombinasi lembutnya daging dan saus lada hitam (Sumber: Restoran Kereta Api)

Selain ketiga menu tersebut, ada menu lain akhir-akhir ini diminati penumpang kereta api, tak lain Ayam Geprek! Menu satu ini terdiri dari nasi putih, ayam geprek dilumuri sambal di bagian atasnya, tahu isi, dan dilengkapi mentimun. Menu ini juga dibanderol dengan harga Rp35.000.

Berikut beberapa menu andalan Restoran Kereta Api bikin rindu kulineran di atas kereta. Selain keempat menu andalan tersebut, Reska juga punya pilihan menu lain seperti Nasi dan Rendang, Chicken Cordon Bleu dan lain-lain.

Kalau dinginnya AC kereta api membuat menginginkan makanan kuah hangat, kamu juga bisa pesan Bakso, Mie Godhog, Sop Buntut, Tengkleng Sapi, atau Mie dalam cup. Hmm yummie!

ayam
Ayam geprek dan tahu isi (Sumber: Restoran Kereta Api)

Begitu menyantap sesuap sajian menu identik Reska pada mudik tahun ini, terbayang betapa kerinduan naik kereta api untuk merayakan Lebaran di kampung halaman sempat tak bisa dilakukan dua tahun belakangan. Dua tahun lalu tak ada lagi pembelian tiket jelang Lebaran.

Padahal biasanya sebelum Ramadan pun pembelian tiket daring sudah jadi rebutan para pemudik. Semua batal terlaksanan lantaran pandemi. Dua tahun lalu saat angka harian COVI-19 masih tinggi pemerintah melarang mudik demi memutus rantai penyebaran COVID-19.

Alhasil, banyak perantau terpaksa berlebaran di Ibukota. Mereka melepas rindu dengan silaturahmi virtual bersama keluarga besar. Lewat santapan khas Reska tersebut momen dua tahun lalu jadi pengalaman paling tak bisa dilupakan. Akhirnya kerinduan mudik naik kereta terbayar dengan hanya menyantap hidangan Reska.

Baca juga:

Selamat ke Kampung Halaman, Berikut Tips Aman Mudik Pakai Sepeda Motor

#April Tematik +62 Bicara Kangen #Kereta Api #Kereta Api Cepat #Subsidi Kereta Api #Stasiun Kereta Api
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kelas Eksekutif KAI Makin Diminati, Jumlah Penumpang Naik Jadi 7,5 Juta pada Semester I 2026
Kelas eksekutif KAI kini makin diminati. Jumlah penumpang naik menjadi 7,5 juta pada semester I 2026.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Kelas Eksekutif KAI Makin Diminati, Jumlah Penumpang Naik Jadi 7,5 Juta pada Semester I 2026
Indonesia
Konser Akbar di Monas, 13 KA keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara
Pola operasi berhenti luar biasa (BLB) tersebut diterapkan untuk memberikan alternatif akses keberangkatan kepada pelanggan.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 Juli 2026
Konser Akbar di Monas, 13 KA keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Indonesia
KAI Tangani 320 Perlintasan Kereta Sepanjang 2026, Tutup 225 Jalur Liar Demi Keselamatan
KAI menangani 320 titik perlintasan kereta sepanjang Januari–7 Juli 2026, termasuk menutup 225 perlintasan liar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
KAI Tangani 320 Perlintasan Kereta Sepanjang 2026, Tutup 225 Jalur Liar Demi Keselamatan
Indonesia
Tragis, Pasangan Muda Tega Buang Bayi 4 Hari di Toilet KA Sancaka
Polresta Surakarta amankan pasangan penumpang KRL yang membuang bayi hasil hubungan gelap di toilet KA Sancaka. Pelaku dijerat pasal KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Tragis, Pasangan Muda Tega Buang Bayi 4 Hari di Toilet KA Sancaka
Indonesia
Barang Tertinggal di Kereta Capai 12.656 Item, Nilainya Tembus Rp 8,8 Miliar
PT KAI menemukan 12.656 barang tertinggal di kereta dan stasiun selama enam bulan pertama 2026. Nilainya mencapai Rp 8,8 miliar, dari tas hingga laptop dan perhiasan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
Barang Tertinggal di Kereta Capai 12.656 Item, Nilainya Tembus Rp 8,8 Miliar
Indonesia
Stasiun Bogor Padat Penumpang, Peron akan Diperbanyak
Pengembangan ini disiapkan untuk mendukung operasional rangkaian KRL Commuter Line 12 kereta.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
Stasiun Bogor Padat Penumpang, Peron akan Diperbanyak
Indonesia
KAI Pastikan Seluruh Sarana Diesel Siap Terapkan Biodiesel Baru
Kesiapan KAI sejalan dengan mandatori biodiesel B50 yang mulai diberlakukan pemerintah pada 1 Juli 2026.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
KAI Pastikan Seluruh Sarana Diesel Siap Terapkan Biodiesel Baru
Indonesia
Belum Setahun, Kereta Petani Pedagang Lintas Rangkasbitung–Merak Layani 26.074 Penumpang
Layanan ini memberi ruang yang lebih tertata bagi pelanggan yang membawa barang dagangan, hasil pertanian, maupun perlengkapan usaha dalam perjalanan harian.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Belum Setahun, Kereta Petani Pedagang Lintas Rangkasbitung–Merak Layani 26.074 Penumpang
Indonesia
Rute LRT Jabodebek hingga Bogor Masih Dalam Kajian, Dasar Hukum Sudah Sejak 2015
Rencana perpanjangan LRT Jabodebek menuju Bogor telah memiliki dasar hukum melalui Peraturan Presiden yang diterbitkan pada 2015.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
 Rute LRT Jabodebek hingga Bogor Masih Dalam Kajian, Dasar Hukum Sudah Sejak 2015
Bagikan