Kereta Trem Rute Bandara Ngurah Rai-Canggu Bali Dibangun Tahun Depan, ini Rute yang Dilintasi

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Kereta Trem Rute Bandara Ngurah Rai-Canggu Bali Dibangun Tahun Depan, ini Rute yang Dilintasi

Ilustrasi kereta api.(foto: Merahputih.com/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - RENCANA pembangunan transportasi berbasis rel di Bali mulai memasuki tahap persiapan yang lebih serius. PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Badung telah menyepakati pengembangan perkeretaapian di Pulau Dewata. Kesepakatan tersebut ditandatangani pada Selasa (1/9).


Rencana yang disiapkan akan menghubungkan kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Badung dengan sejumlah kawasan pariwisata di Bali Selatan hingga Canggu. Koridor yang dikaji memiliki panjang sekitar 13,1 kilometer. Jalurnya mencakup Bandara Ngurah Rai, Kuta, Legian, Seminyak hingga Canggu. Pengembangan direncanakan dilakukan dalam dua fase.


Fase pertama mencakup rute Bandara Ngurah Rai–Legian dengan panjang sekitar 6,6 kilometer. Selanjutnya, fase kedua melanjutkan jalur dari Legian menuju Seminyak hingga Canggu sepanjang sekitar 6,5 kilometer.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan kerja sama dengan pemerintah daerah menjadi langkah awal untuk mempelajari secara menyeluruh kebutuhan dan kelayakan perkeretaapian di Bali. Menurutnya, pengembangan transportasi berbasis rel harus mempertimbangkan karakter wilayah Bali, kebutuhan masyarakat, aktivitas pariwisata, serta keterhubungan dengan moda transportasi lainnya.

Baca juga:

Hari Ini PT KAI Operasikan KA Jarak Jauh Secara Bertahap


“Bali memiliki karakter mobilitas dan pengembangan wilayah yang khas. Karena itu, kebutuhan, potensi, integrasi antarmoda, hingga kelayakan pengembangan perkeretaapian perlu dipelajari secara menyeluruh,” ujar Bobby, dikutip Rabu (2/8).


Dalam kesepakatan tersebut, KAI dan pemerintah daerah akan melakukan inventarisasi data, menyusun kajian kelayakan dan/atau detail engineering design (DED), menyiapkan integrasi antarmoda, serta melakukan koordinasi dengan kementerian, lembaga dan pemangku kepentingan terkait. Artinya, posisi proyek saat ini masih berada pada tahap persiapan dan kajian, belum masuk konstruksi.


Meski pembangunan fisik belum dimulai, pemerintah daerah telah menyiapkan tahapan berikutnya. Studi kelayakan ditargetkan dapat diselesaikan pada Maret 2027. Setelah itu, proyek diharapkan dapat bergerak menuju tahapan pembangunan. Groundbreaking direncanakan berlangsung pada 2027. Sementara itu, pengoperasian fase pertama rute Bandara Ngurah Rai–Legian ditargetkan mulai 2028. Adapun keseluruhan koridor hingga Canggu ditargetkan dapat beroperasi pada 2029.


Jika target tersebut terealisasi, masyarakat dan wisatawan akan memiliki alternatif transportasi baru untuk bergerak di kawasan Bali Selatan yang selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas pariwisata. Pengembangan moda berbasis rel tersebut juga diarahkan untuk menjawab persoalan mobilitas Bali yang semakin padat.

Moda yang direncanakan dikembangkan di koridor tersebut merupakan trem listrik berbasis baterai. Konsep tersebut dirancang agar transportasi berbasis rel dapat berintegrasi dengan kawasan perkotaan dan pariwisata yang dilaluinya. Layanan trem diproyeksikan mampu mengangkut hingga sekitar 60 ribu penumpang per hari. Waktu tunggu antarperjalanan juga dirancang sekitar 10 menit.


Dengan kehadiran moda tersebut, pemerintah berharap ketergantungan terhadap kendaraan pribadi dapat ditekan sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan wisata Bali Selatan.


Meski demikian, sejumlah pekerjaan masih harus diselesaikan sebelum proyek benar-benar masuk tahap konstruksi, mulai dari pematangan trase, kajian kelayakan, desain teknis, kebutuhan lahan, hingga integrasi dengan moda transportasi yang sudah tersedia. Kesepakatan KAI, Pemprov Bali, dan Pemkab Badung sendiri berlaku selama lima tahun sejak ditandatangani.

Dengan demikian, progres proyek kereta Bali saat ini sudah memasuki tahap persiapan kajian, sedangkan pembangunan fisik masih menunggu hasil studi kelayakan dan tahapan perizinan lainnya. Jika seluruh proses berjalan sesuai target, pembangunan diharapkan mulai terlihat pada 2027, dengan layanan perdana ditargetkan beroperasi pada 2028.(knu)

Baca juga:

Presiden Prabowo Ingin Bangun Jalur Kereta Api Lampung-Aceh hingga Trans-Kalimantan, Siap Investasi Besar-Besaran

#Bali #PT KAI #Kereta Api
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pertamina Klaim Kondisi di Bali Bakal Normal, Targetkan Stok 48 Juta Liter
Dalam tiga hari terakhir, yakni 13-15 Oktober, penyaluran Pertalite ke SPBU mencapai rata-rata 3 juta liter per hari.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 17 Oktober 2026
Pertamina Klaim Kondisi di Bali Bakal Normal, Targetkan Stok 48 Juta Liter
Berita
Aturan Ganjil Genap Pertalite di Bali, Mobil Maksimal 20 Liter dan Motor 3 Liter
Ganjil genap pembelian Pertalite di Bali berlaku 17–19 Oktober 2026. Simak jadwal pelat nomor, batas pembelian mobil dan motor, serta stok BBM.
ImanK - Sabtu, 17 Oktober 2026
Aturan Ganjil Genap Pertalite di Bali, Mobil Maksimal 20 Liter dan Motor 3 Liter
Indonesia
LRT Jakarta Terhubung Sampai Manggarai, KAI Dukung Penyelesaian Akses Langsung ke Stasiun
Penyelesaian fasilitas penghubung langsung antarkeduanya masih dilakukan agar perpindahan pelanggan antarmoda di masa depan dapat semakin mudah.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
LRT Jakarta Terhubung Sampai Manggarai, KAI Dukung Penyelesaian Akses Langsung ke Stasiun
Indonesia
Pertamina Kirim 20 Juta Liter Pertalite Amankan Ketersediaan BBM di Bali
Penguraian antrean BBM tersebut juga didukung oleh penguatan pasokan melalui jalur laut yang tiba pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Pertamina Kirim 20 Juta Liter Pertalite Amankan Ketersediaan BBM di Bali
Indonesia
Warga Bali Antre Beli BBM, Gubernur Koster Tegaskan Tidak Ada Pengurangan Kuota
Keterlambatan distribusi sehari mempengaruhi pasokan BBM yang ada di setiap SPBU.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Warga Bali Antre Beli BBM, Gubernur Koster Tegaskan Tidak Ada Pengurangan Kuota
Indonesia
Atasi Kelangkaan di Bali, Pertamina Kirim Kapal Tangker Isi 57,9 Juta Liter BBM
Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan kedatangan kapal tanker secara bertahap pada 14–17 Oktober 2026 melalui Terminal Manggis dan Terminal Sanggaran.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Atasi Kelangkaan di Bali, Pertamina Kirim Kapal Tangker Isi 57,9 Juta Liter BBM
Indonesia
Antrean BBM Makin Parah, Bali Tetapkan Kerja dan Belajar dari Rumah 3 Hari Mulai Besok
Pemprov Bali berlakukan WFH dan sekolah daring 15-17 Oktober 2026 imbas antrean BBM. Simak aturan selengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
Antrean BBM Makin Parah, Bali Tetapkan Kerja dan Belajar dari Rumah 3 Hari Mulai Besok
Indonesia
Antrean Beli BBM di Bali Rugikan Warga dan Pariwisata Pulau Dewata
Kondisi tersebut, merugikan aktivitas ekonomi masyarakat dan tidak sejalan dengan posisi sebagai destinasi pariwisata internasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Antrean Beli BBM di Bali Rugikan Warga dan Pariwisata Pulau Dewata
Indonesia
Warga Bali Antre Beli BBM, Koster Meminta Masyarakat Tidak Panik
Penambahan pasokan dan percepatan penyaluran diharapkan dapat mengurangi antrean kendaraan serta memulihkan pelayanan pengisian BBM bagi masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Warga Bali Antre Beli BBM, Koster Meminta Masyarakat Tidak Panik
Indonesia
BBM Langka di Bali, Gubernur Koster Sebut Warga Panik Takut Kehabisan
. Warga berbondong-bondong mengisi BBM secara bersamaan sehingga pasokan di sejumlah SPBU cepat habis.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
BBM Langka di Bali, Gubernur Koster Sebut Warga Panik Takut Kehabisan
Bagikan