Konsep New Gambir, Integrasi Semua Perjalanan Kereta Dari Pusat Jakarta

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Konsep New Gambir, Integrasi Semua Perjalanan Kereta Dari Pusat Jakarta

Ilustrasi new gambir.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Stasiun Gambir saat ini hanya menjadi satu pintu utama perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ). Lokasinya yang berada di kawasan strategis, tak jauh dari Monas, pusat pemerintahan, perkantoran, hotel, dan berbagai ruang publik membuat Gambir memiliki posisi penting dalam mobilitas masyarakat.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) tengah menyiapkan pengembangan Stasiun Gambir secara bertahap melalui konsep New Gambir. Pengembangan ini tidak hanya menyangkut pembenahan stasiun, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat konektivitas Gambir dengan berbagai moda transportasi publik di Jakarta.

Gambaran yang disiapkan adalah Gambir menjadi salah satu hub transportasi yang menghubungkan perjalanan KA Jarak Jauh dengan moda transportasi lainnya, termasuk KRL, MRT, BRT, hingga kawasan Monas,

jelas Kahumas KAI Anne Purba di Jakarta, Sabtu (29/8).

Commuter Line sebenarnya sudah melintas di kawasan Gambir. Jalur layang yang berada di kawasan tersebut dilintasi perjalanan Commuter Line pada lintas Jakarta Kota–Bogor dan Jakarta Kota–Nambo. Namun, belum melayani naik dan turun penumpang di Stasiun Gambir setelah ada perubahan beberapa tahun lalu.

Mobilitas pengguna KRL Jabodetabek terus meningkat. Sepanjang 2025, jumlah perjalanan KRL Jabodetabek mencapai 344.621.825 perjalanan. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan 2022 yang tercatat 217.964.892 perjalanan. Salah satu lintasan tersibuk adalah Bogor Line. Pada 2025, lintasan ini mencatat 153.538.393 perjalanan atau sekitar 44,55 persen dari total perjalanan KRL Jabodetabek.

Kondisi itu membuat wacana pengembangan layanan KRL di Gambir menjadi semakin menarik. Jika suatu saat Commuter Line dapat melayani naik dan turun penumpang di sana, Gambir berpotensi memiliki fungsi yang lebih luas dibandingkan sekarang. Namun, KAI menegaskan pengembangan tersebut tidak bisa dilakukan secara sederhana.

“Jika layanan Commuter Line akan dibuka di Gambir, diperlukan kesiapan infrastruktur dan operasional, mulai dari fasilitas pelanggan, peron, alur perpindahan penumpang, kapasitas lintasan, kelistrikan, persinyalan, hingga pola operasi dan keselamatan perjalanan,” tutur Anne.

Saat ini, Stasiun Gambir sendiri masih fokus melayani perjalanan KA Jarak Jauh. Dalam sehari terdapat 34 perjalanan KA reguler dengan sekitar 78 aktivitas pemberhentian untuk pelanggan yang naik maupun turun.

Aktivitas di Gambir juga tetap tinggi. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, stasiun ini mencatat 3.871.579 aktivitas pelanggan. Sebanyak 1.990.205 merupakan pelanggan yang berangkat, sedangkan 1.881.374 lainnya merupakan pelanggan yang tiba.

Angka tersebut memperlihatkan bahwa Gambir masih menjadi salah satu simpul penting perjalanan kereta api di pusat Jakarta.

Nantinya, konsep New Gambir pun diarahkan tidak hanya sebagai tempat naik dan turun kereta. KAI mengkaji Gambir sebagai pusat pengalaman perjalanan yang menggabungkan mobilitas, hospitality, leisure, serta aktivitas kawasan. Dengan posisi yang berdekatan dengan Monas dan sejumlah pusat aktivitas Jakarta, perubahan tersebut dapat membuat Gambir memiliki fungsi yang semakin strategis. (*)

#Stasiun Gambir #PT KAI #Transportasi Umum
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
2 Warga Tewas Tertemper Kereta Api Parahyangan di Karawang
Peristiwa itu terjadi pada Minggu siang di perlintasan sebidang liar KM 67+400–500, antara Stasiun Karawang dan Stasiun Klari.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
2 Warga Tewas Tertemper Kereta Api Parahyangan di Karawang
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Indonesia
7 Trainset KRL Kembali Beroperasi di Bogor, Kapasitas Layanan Bertambah
Sebanyak tujuh trainset KRL kembali beroperasi di Bogor. Kini, kapasitas layanannya sudah bertambah.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
7 Trainset KRL Kembali Beroperasi di Bogor, Kapasitas Layanan Bertambah
Indonesia
Danantara Belum Pastikan Bakal Kucurkan Dana Buat Impor Kereta Bekas Dari Jepang
Terkait kebutuhan pendanaan rencana impor KRL bekas dari Jepang tersebut, Dony belum dapat memastikan terkait keterlibatan Danantara,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Danantara Belum Pastikan Bakal Kucurkan Dana Buat Impor Kereta Bekas Dari Jepang
Indonesia
172 Perlintasan Ditutup, KAI masih Kejar Pengamanan 190 Titik Rawan
Perusahaan kini memusatkan perhatian pada 190 titik lainnya yang dinilai membutuhkan peningkatan fasilitas keselamatan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
172 Perlintasan Ditutup, KAI masih Kejar Pengamanan 190 Titik Rawan
Indonesia
Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT, KAI Tutup 172 Perlintasan
KAI menerbitkan instruksi penutupan 172 titik perlintasan sebidang dan per 23 Juli 2026 seluruh target tersebut telah terealisasi.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT, KAI Tutup 172 Perlintasan
Indonesia
KA Argo Muria, KA Argo Sindoro dan KA Argo Merbabu Dilebur Jadi KA Muria
Perubahan tersebut merupakan penyederhanaan identitas layanan untuk menghadirkan nama yang lebih ringkas, konsisten, dan mudah dikenali pelanggan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
KA Argo Muria, KA Argo Sindoro dan KA Argo Merbabu  Dilebur Jadi KA Muria
Indonesia
Ulang Tahun, PT KAI Berikan Diskon 81 Persen
Tiket dengan tarif diskon juga tidak dapat digabungkan dengan reduksi atau promo lain, tetapi tetap bisa dibatalkan atau dijadwalkan ulang sesuai ketentuan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Ulang Tahun, PT KAI Berikan Diskon 81 Persen
Indonesia
Penumpang Terus Membludak, Armada KRL Didesak Terus Ditambah
Rata-rata pengguna KRL Jabodetabek saat ini mencapai 1,1 juta penumpang per hari, bahkan dapat mencapai 1,3 juta penumpang pada kondisi tertentu.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Penumpang Terus Membludak, Armada KRL Didesak Terus Ditambah
Indonesia
DPRD DKI Minta Tarif LRT Jakarta Terjangkau dan Terintegrasi Transum Lainnya
Pemerintah tetap perlu menghitung kebutuhan subsidi melalui skema public service obligation (PSO).
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
DPRD DKI Minta Tarif LRT Jakarta Terjangkau dan Terintegrasi Transum Lainnya
Bagikan