Marc Klok Foundation Bantu Rehabilitasi Sekolah di Tanah Air
Marc Klok ingin memberi lebih banyak untuk Indonesia. (Foto: merahputih.com/Andrew Francois)
MATANYA sembap saat bercerita soal anak-anak kurang beruntung yang tidak mendapat pendidikan berkualitas di Indonesia. Suaranya gemetar, bicaranya terbata-bata. Marc Klok yang selalu terlihat gagah di lapangan hijau, malam itu terlihat rapuh saat berbicara di depan para wartawan di Plaza Indonesia, Senin (10/4).
Klok merupakan pesepakbola keturunan Belanda yang kini telah dinaturalisasi. Saat ini ia berstatus sebagai gelandang andalan tim Persib. Tentu, menjadi salah satu pemain bintang Liga 1 Indonesia, membuatnya menerima begitu banyak dalam hal materi.
"Menurut saya semua anak-anak harus punya mama dan papa, tapi tidak semuanya beruntung. Makanya, saya merasa sudah mendapatkan begitu banyak dari negara ini, dan saya harus mengembalikan sesuatu kepada Indonesia. Saya rasa pendidikan bisa jadi jalan yang baik," kata Klok.
Baca juga:
Klok mengaku datang dari keluarga yang lengkap dan penuh kasih sayang. Ia tak menampik, bahwa apa yang ia punya saat ini berkat dukungan kedua orang tuanya. Maka, Klok ingin fokus membantu anak-anak, terutama mereka yang yatim piatu.
"Saya tumbuh di lingkungan yang sangat suportif. Kedua orang tua saya memberi saya pendidikan yang berkualitas, sehingga saya juga sekarang bisa memberikan anak saya hal sama. Tapi banyak yang tidak demikian, maka saya ingin agar mereka yang kurang beruntung tidak lantas mengecilkan mimpinya," lanjut Klok.
Klok saat ini memberikan donasi melalui Happy Hearts Indonesia untuk membangun dan merehabilitasi sekolah yang bangunannya sudah tak layak. Ke depan, Klok juga ingin menciptakan sekolah baru yang dibangun atas nama Marc Klok Foundation.
Baca juga:
Pendidikan Jurnalistik untuk Dukung Sustainable Development Goals
Happy Hearts Indonesia yang turut didukung Plaza Indonesia, saat ini telah merenovasi sebanyak 13 sekolah di berbagai daerah Indonesia. Namun, mereka masih berambisi untuk membangun kembali 40 sekolah lainnya sepanjang 2023.
Selain membantu anak-anak yatim/piatu dan sekolah, Klok juga ingin membantu para anak-anak disabilitas. Ia ingin, agar meski dengan segala keterbatasan mereka, anak-anak itu tetap berani bermimpi besar, dan berharap ia dapat membantu mereka menggapai mimpi itu.
Kamu juga bisa menjadi bagian dari perwujudan mimpi Klok dan Happy Hearts Indonesia dengan memberikan dukungan melalui situs id.happyheartsindonesia.org. Meski sedikit, tapi bila banyak yang melakukan maka akan jadi besar. (waf)
Baca juga:
Fitur Terbaru Platform Edutech untuk Peroleh Data Pendidikan Akurat
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak
Tragedi Siswa SD di NTT, Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT, Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Siswa Meninggal Karena Tidak Bisa Beli Buku, Tamparan Bagi Dunia Pendidikan
Tali Nilon dan Surat Pendek, Kronologis Kisah Pilu Bocah SD Bunuh Diri Tak Bisa Beli Alat Sekolah di NTT
Guru Pamulang Dipolisikan karena Nasihati Murid, DPR Desak Restorative Justice