Fitur Terbaru Platform Edutech untuk Peroleh Data Pendidikan Akurat
SekolahPro hadir untuk memberbaiki kualitas layanan pendidikan. (Foto: SekolahPro)
DUNIA pendidikan masih membutuhkan inovasi teknologi. Layanan pendidikan publik belum terintegrasi dengan baik, seperti layanan informasi manajemen, dunia usaha dan dunia industri (khusus SMK), program linieritas guru, upskiling dan reskilling, hingga Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).
Begitupun dengan integrasi universitas untuk pendaftaran calon mahasiswa baru dan penyajian data dari sekolah secara real time. Masih sulit untuk menyajikan data dapat dipantau oleh pihak yang berkepentingan seperti kepala sekolah, ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), hingga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Baca Juga:
Pentingnya Peran Platform Online Khusus Pengaduan Bullying Pelajar
Untuk mengatasi masalah tersebut, perusahaan edutech asal Pontianak menghadirkan fitur baru dalam platform pendidikan mereka, SekolahPro. Platform ini kini terintegrasi antara pemerintah daerah dengan sekolah binaannya.
Perusahaan ini melihat adanya urgensi masalah dalam sektor pendidikan publik antara pemerintah daerah dengan sekolah. "Seperti ekosistem sekolah yang tidak terintegrasi, manajemen sekolah yang masih manual, dan data yang tidak up-to-date," ujar CEO SekolahPro Firman Cahyadi dalam berita pers yang diterima merahputih.com, Selasa (10/1).
Fitur terbaru ini lanjut Firman, dapat dimanfaatkan pemerintah daerah untuk memperoleh informasi yang solid dan terintegrasi. Sistem yang terintegrasi dapat berguna terkait pengambilan kebijakan dalam hal pengembangan sektor pendidikan di suatu daerah. Informasi ini bersumber dari berbagai pihak di sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, karyawan sekolah, orang tua, hingga siswa.
Baca Juga:
Kisah Inspiratif Survivor Kasus 01 COVID-19 Sita Tyasutami Menghadapi Perundungan
SekolahPro berkomitmen untuk berkontribusi aktif dalam menyediakan layanan solusi pendidikan dan manajemen sekolah agar menjadi profesional dengan membantu sekolah menyajikan data analytic yang terkoneksi pemerintah daerah. Dengan begitu, pemerintah setempat mudah dalam melihat dan mengambil kebijakan berbasis data di setiap sekolah-sekolah dibawah pengawasannya.
Inovasi ini juga diharapkan dapat berdampak langsung kepada sekolah, guru, peserta didik, dan orang tua yang dapat dipantau oleh pemerintah daerah saat ini maupun oleh pemerintah pusat ke depannya. "Integrasi manajemen dan informasi sangat krusial jika kita berbicara tentang peningkatan kualitas manajemen sekolah dan pembelajaran," papar Firman.
Tak hanya itu, SekolahPro juga memberikan solusi layanan fitur di sekolah berkebutuhan khusus pada ekosistem sekolah berbasis digital. Platform ini menyediakan layanan komunikasi dan konsultasi dengan Komisi Nasional Disabilitas (KND) dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas.
Hal ini diimplementasikan melalui peningkatan keterampilan guru dan layanan pendidikan di sisi orang tua peserta didik, pengembangan layanan dashboard khusus layanan guru dan orang tua, seminar online KND di SekolahPro, serta menintegrasikan konten KND di aplikasi SekolahPro. (ikh)
Baca Juga:
Sekolah Diliburkan Karena Corona? Ini Deretan Situs Belajar Online yang Bisa Kamu Akses
Bagikan
Berita Terkait
Pemerintah Berlakukan Gerakan Satu Jam Tanpa Gawai Bagi Siswa Selama Ramadan
Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak
Tragedi Siswa SD di NTT, Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT, Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
OPPO Find X10 Siap Debut dengan Chipset Dimensity 9500 Plus, Find X10 Pro Beralih ke 2nm
Bocoran Warna Samsung Galaxy S26 Ultra, Ada Cobalt Violet hingga Sky Blue!
Bocoran iPhone Lipat: Apple Siapkan Baterai Terbesar Sepanjang Sejarah
OPPO Find X9s Pro Selangkah Lagi Meluncur, Sudah Kantongi Sertifikasi SRRC