Mahfud MD Ingatkan Potensi Naiknya Kasus Korupsi hingga Politik Uang
Ilustrasi Pemilu 2024. ANTARA/Ilustrator/Kliwon
MerahPutih.com - Pemerintah memberi jaminan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 berjalan tepat waktu.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memastikan, tidak akan ada lagi isu-isu yang menghambat tahapan Pemilu.
"Tidak ada lagi isu penundaan dan tidak ada lagi isu perpanjangan periode," ujar Mahfud dalam Forum Diskusi Sentra Gakkumdu "Wujudkan Pemilu Bersih" di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (8/7).
Baca Juga:
PKS Latih Sejumlah Saksi Pemilu untuk Cegah Kecurangan
Ia berujar, jika Pemilu tidak digelar tepat waktu, maka akan memicu permasalahan dalam kehidupan politik tanah air.
"Karena implikasinya bagi konstitusi bisa sangat berat dan bisa menimbulkan kekisruhan di bidang kehidupan politik kita," jelas Mahfud.
Dia menekankan, tahapan Pemilu merupakan elemen penting dalam demokrasi di Indonesia.
"Pemilu merupakan salah satu implementasi yang paling penting di dalam pelaksanaan demokrasi," katanya.
Tak hanya itu, Mahfud mengingatkan tindak pidana korupsi kerap terjadi menjelang masa Pemilu.
"Kalau di berdasarkan hasil penelitian itu misalnya korupsi-korupsi itu terjadi pada tahun 2003, 2004 kemudian 2008 dan 2009 itu menjelang Pemilu 2014, 2019," lanjutnya.
Baca Juga:
KPU Gandeng TNI-Polri Cegah Kendala Distribusi Logistik Pemilu
Mahfud menyebut, penangkapan terkait kasus korupsi juga kerap terjadi menjelang masa Pemilu.
"Berarti Pemilu ini selalu diiringi dengan terjadinya upaya melakukan korupsi atas keuangan negara. Di situ lah penangkapan-penangkapan banyak terjadi menjelang Pemilu," ujar Mahfud.
Selain itu, Mahfud juga menyinggung mengenai adanya politik uang yang terjadi jelang masa Pemilu.
Menurutnya, politik uang kerap terjadi mendekati hari pemilihan. Mantan Ketua MK itu menyebut hal itu sebagai serangan fajar.
"Politik uang sering dibeli dari mereka, ada juga yang eceran, sering disebut serangan fajar," ungkapnya.
Melihat itu semua, Mahfud mengingatkan bahwa esensi Pemilu merupakan momentum untuk mencari pemimpin bersama bukan justru untuk mencari musuh. Tentu saja melalui proses yang bersih dan prosedur yang benar. (Knu)
Baca Juga:
Bawaslu Libatkan Tokoh Adat Tangani Kawasan Rawan Konflik Pemilu
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Mahfud MD Bela Pandji Pragiwaksono: Tidak Bisa Dijerat KUHP Baru
Heboh Kodifikasi Hukum Pemilu, Komisi II DPR Tegaskan Pilkada Lewat DPRD Konstitusional
ICW Tolak Kepala Daerah Dipilih DPRD, Rugikan Demokrasi dan Fasilitasi Politik Transaksional
Junta Gelar Pemilu Pertama Sejak Kudeta Militer Pada 2021
Perkap Polri 10/2025 Dikritik Mahfud MD, Dinilai Langgar Putusan MK
MK Tolak Gugatan Rakyat Bisa Pecat DPR, Pilihannya Jangan Dipilih Lagi di Pemilu
Mahfud MD Ungkap Akar Kisruh PBNU, Mulai dari Undangan Tokoh Israel hingga Isu Tambang
Ketua DKPP Sebut Kritik Media Massa Vitamin yang Menyehatkan
DKPP Janji Penyelesaian Etik Penyelenggara Pemilu Dijamin Cepat