Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam

Arsip - Pelaksanaan Pilkada Langsung 2024. (ANTARA/Muhsidin)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rencana pelaksanaan pemilihan umum berbasis sistem elektronik atau e-voting pada masa mendatang menuai reaksi dari pihak Istana Negara.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengatakan, wacana itu harus dikaji sebelum diterapkan.

"Kajian menurut kami harus, siapa pun itu. Pemerintah, DPR, teman-teman akademisi yang memiliki keilmuan dalam sistem kepemiluan," kata Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Senin (19/1).

Pras juga menekankan sistem yang dianut negara lain belum tentu cocok diterapkan di Indonesia.

Baca juga:

Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat

Ketua DPP Partai Gerindra itu menyebutkan, setiap usulan akan dikaji dan diputuskan sesuai budaya Indonesia.

"Karena masing-masing negara punya sistem yang kemudian tidak selalu sistem negara lain itu lebih baik atau cocok diterapkan di negara kita," kata Prasetyo.

Sebelumnya, PDIP menegaskan sikap mendukung pilkada tetap digelar secara langsung. PDIP memberikan usulan penerapan sistem e-voting untuk menekan biaya mahal dalam pilkada.

Keputusan ini diambil dalam Rakernas PDIP yang digelar di Ancol, Jakarta Utara, Senin (12/1). Hasil rakernas dibacakan oleh Ketua DPD PDIP Aceh, Jamaluddin Idham.

Baca juga:

Dasco Janji Tidak Buru Buru Bahas Revisi UU Pilkada, Fokus ke UU Pemilu

PDIP menilai, pilkada langsung penting untuk memperkuat legitimasi kepemimpinan daerah.

Selain itu, hal ini disebut demi memberikan kepastian masa jabatan kepala daerah yang bersifat tetap selama lima tahun. (knu)

#Istana Negara #Pemilihan Kepala Daerah #Pemilu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
1.147 Personel Dikerahkan Amankan HUT ke-81 RI, Ancaman Drone hingga Serangan Siber Diantisipasi
Sebanyak 1.147 personel disiapkan untuk mengamankan rangkaian HUT ke-81 RI di Istana Negara, termasuk upacara, Sidang DPR/MPR, dan Pesta Rakyat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
1.147 Personel Dikerahkan Amankan HUT ke-81 RI, Ancaman Drone hingga Serangan Siber Diantisipasi
Indonesia
336 Ribu Orang Berebut Hadiri Upacara 17 Agustus di Istana, Pemerintah Siapkan Kuota Tambahan
Pendaftar upacara 17 Agustus 2026 di Istana menembus 336 ribu orang. Pemerintah menambah kuota sekitar 3.400 peserta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
336 Ribu Orang Berebut Hadiri Upacara 17 Agustus di Istana, Pemerintah Siapkan Kuota Tambahan
Indonesia
Tiket Upacara HUT ke-81 RI Gelombang Kedua Dibuka 8-9 Agustus 2026, Begini Cara Daftarnya
Pendaftaran tiket Upacara HUT ke-81 RI gelombang kedua dibuka 8-9 Agustus 2026 mulai pukul 10.00 WIB. Simak cara daftar dan jadwalnya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
Tiket Upacara HUT ke-81 RI Gelombang Kedua Dibuka 8-9 Agustus 2026, Begini Cara Daftarnya
Indonesia
Anggaran Pilgub Jateng 2029 Tembus Rp 1 Triliun, Pemprov Pikirkan Dana Cadangan
Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan pihaknya perlu menyiapkan dana cadangan Pilgub Jateng 2029 agar pesta demokrasi tidak membebani APBD Pemprov Jateng.
Frengky Aruan - Minggu, 02 Agustus 2026
Anggaran Pilgub Jateng 2029 Tembus Rp 1 Triliun, Pemprov Pikirkan Dana Cadangan
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Ada empat pilar utama yang mendesak dimasukkan dalam revisi Undang-Undang Pemilu yang saat ini sedang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Indonesia
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Secara ideal, RUU Pemilu seharusnya bisa dituntaskan pada tahun 2026 sehingga pada tahun 2027 cukup waktu untuk menyosialisasikan
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Indonesia
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Sejak awal berdiri, DKPP memang menghadapi tantangan untuk memperkenalkan keberadaannya kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Indonesia
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Media memiliki peran penting dalam membangun transparansi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap proses penegakan kode etik penyelenggara pemilu.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Indonesia
Aleksandr Lukashenko Jadi Presiden Pertama yang Menginap di Istana Negara, ini Penjelasan Menlu Sugiono
Presiden Belarus, Aleksandr Lukashenko, jadi pemimpin pertama yang menginap di Istana Negara, Jakarta.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Aleksandr Lukashenko Jadi Presiden Pertama yang Menginap di Istana Negara, ini Penjelasan Menlu Sugiono
Bagikan