Ma'ruf Amin Minta Korban Banjir Bandang Lebak Sabar

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 30 Januari 2020
Ma'ruf Amin Minta Korban Banjir Bandang Lebak Sabar

Sejumlah bangunan dan rumah warga hanyut dan rusak akibat banjir bandang di Desa Naguya, Lebak, Banten, Rabu (1/1/2020). (ANTARA FOTO/MUHAMMAD BAGUS KHOIRUNAS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta warga pengungsi korban bencana banjir bandang dan longsor yang menerjang wilayah Kabupaten Lebak, Banten awal tahun 2020 bersikap sabar dan tawakal kepada Allah SWT.

"Kita berharap secepatnya warga pengungsi itu bangkit kembali," ujar Ma'ruf Amin di Dodiklatpur Ciuyah, Kecamatan Sajira kabupaten Lebak, Kamis (30/1).

Kunjungan Wakil Presiden tersebut didampingi Menteri Perhubungan Budi Sumardi, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Baca Juga

Diduga Lalai Atasi Banjir, Anies Layak Digugat ke Pengadilan

Ma'ruf mengatakan, Bencana banjir bandang yang melanda wilayah Kabupaten Lebak itu merupakan ujian dari Allah SWT. Sehingga masyarakat harus bersabar dan secepatnya kembali bangkit.

Begitu juga masyarakat yang kondisi rumahnya hanyut dan rusak berat dan tidak dihuni kembali maka segera direlokasi ke tempat yang lebih aman dari ancaman bencana banjir.

Pemerintah daerah melalui Bupati Lebak bekerja keras agar warga pengungsi terpenuhi kebutuhan makan sehari-hari juga pelayanan kesehatan.

ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/ss/pd/15.
ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/ss/pd/15.

Disamping itu juga pengungsi korban bencana banjir bandang tinggal di lokasi yang aman, nyaman dan sehat. Apalagi Posko Pengungsian Dodiklatpur Ciuyah luas dan hijau.

"Kami berharap warga pengungsi bencana banjir bandang agar tetap sehat selalu," tambahnya.

Ia juga mengemukakan anak-anak usia sekolah yang tinggal di pengungsian agar tetap mengikuti proses kegiatan belajar mengajar (KBM).

Pesan Presiden Joko Widodo beberapa pekan lalu yang mengunjungi Kabupaten Lebak tetap anak-anak harus belajar, kendati dalam kondisi terjadi bencana alam dan tinggal di pengungsian.

"Kami minta warga pengungsi tetap bersabar," ujar dia.

Baca Juga

Jakarta Banjir, Bos Fraksi PDIP Kritik Anies 2 Tahun Cuma 'Omdo'

Sementara Bupati Lebak, Iti Octavia mengatakan masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang sekitar 5.000 jiwa tinggal di pengungsian tersebar di 30 desa di enam kecamatan.

Mereka saat ini warga yang tinggal di pengungsian berkurang, karena sebagian sudah kembali ke rumah masing-masing. Namun, warga yang tinggal di pengungsian itu sudah tidak memiliki rumah akibat hanyut diterjang banjir bandang.

Meski demikian, mereka anak-anak yang tinggal di pengungsian tetap belajar dengan mendatangkan guru sekolah bersangkutan. Bahkan, mereka bisa mengikuti belajar di sekolah yang lokasinya dekat dengan posko pengungsian. "Kami tetap anak-anak usia sekolah bisa belajar dengan aman dan nyaman," lanjutnya. (*)

#Banjir Bandang #Ma'ruf Amin
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Indonesia
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
anjir bandang terjang Solok akibat hujan lebat 94 mm/hari. BMKG sebut peringatan dini sudah dikeluarkan 7 hari sebelum bencana.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Dunia
Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Di tengah suasana duka, pemerintah tetap melanjutkan operasi pencarian.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
 Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Selain korban jiwa, banjir bandang juga menyapu permukiman, jalan, lahan pertanian, serta berbagai infrastruktur yang berada di sepanjang jalur alirannya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Indonesia
Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Banjir bandang tercatat menewaskan lebih dari 1.000 orang, sedangkan lebih dari 3.900 orang masih dinyatakan hilang.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
  Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Dunia
Banjir Bandang Menyapu Grand Canyon, 1 Tewas dan 15 Orang Hilang
Banjir tersebut menghancurkan sejumlah jembatan penyeberangan dan menghanyutkan bongkahan batu besar ke arah hilir.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
 Banjir Bandang Menyapu Grand Canyon, 1 Tewas dan 15 Orang Hilang
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Dunia
Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, Sekitar 15 Orang Diduga Hilang
Banjir bandang menerjang kawasan Taman Nasional Grand Canyon, Arizona, Amerika Serikat.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, Sekitar 15 Orang Diduga Hilang
Bagikan