M Taufik Jelaskan Perkara Doakan Anies Jadi Presiden Berujung Pencopotan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 06 April 2022
M Taufik Jelaskan Perkara Doakan Anies Jadi Presiden Berujung Pencopotan

Politisi Gerindra M Taufik. (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Keputusan Gerindra sudah bulat melengserkan Mohamad Taufik sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Surat pencopotan Taufik pun sudah berada di tangan fraksi dari DPD Gerindra DKI.

Adapun isu yang berkembang di masyarakat terkait pencopotan M Taufik itu, imbas dari ulahnya sendiri yang secara terang-terangan mendoakan Anies Rasyid Baswedan menjadi presiden 2024.

Ketika ditanya mengenai hal itu, Taufik langsung tertawa. Ia menyebutkan saat melontarkan harapan itu, posisinya adalah Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), bukan sebagai kader Gerindra.

Baca Juga:

Surat Pergantian M. Taufik dari Wakil Ketua DPRD Sudah Diterima Fraksi Gerindra

Sehingga kata dia, pernyataan tersebut tidak ada hubungannya dengan partai berlambang kepala burung Garuda itu.

"Saya kira kan gini ya, kan ketika posisi kita berdiri di mana, waktu saya doain itu kan saya sebagai Ketua Umum KAHMI," kata Taufik saat dihubungi awak media, Rabu (6/4).

Ketua Dewan Pengawas DPD Gerindra DKI mengungkapkan, ketika mendoakan Anies menjadi presiden dalam acara KAHMI, dirinya saat itu baru saja dilantik sebagai ketua umum.

Taufik melanjutkan, baik Anies maupun Ahmad Riza Patria merupakan bagian dari KAHMI. Sehingga, ia membantah hubungannya dengan Riza renggang.

"Pak Anies itu anggota kita, Ariza (Riza Patria) itu kan anggota kami," papar dia.

Baca Juga:

Gerindra DKI Bantah Pencopotan M Taufik karena Dukung Anies Jadi Presiden

Sebelumnya, Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menampik pelengseran Mohamad Taufik dari kursi Wakil Ketua DPRD DKI dikarenakan mendoakan Anies Baswedan menjadi presiden 2024.

Pasalnya, Taufik pernah mendoakan Anies menjadi presiden dalam acara pelantikan Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) beberapa waktu lalu.

"Bukan (karena doakan Anies jadi Presiden)," kata di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (4/4). (Asp)

Baca Juga:

Pencopotan M Taufik dari Wakil Ketua DPRD DKI akan Berdampak Pada Gerindra

#Politikus Partai Gerindra M Taufik #Gerindra #Partai Politik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Pengakuan itu harus menjadi motivasi bagi partai politik lainnya untuk melahirkan kader yang bisa bekerja untuk rakyatnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Indonesia
Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen
Sugiono menyatakan bakal ada pertemuan lanjutan antara ketua-ketua umum partai koalisi pemerintah untuk menentukan keputusan yang diambil bersama.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen
Indonesia
Gerindra Klaim Partai Koalisi Prabowo Solid, Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Partai Koalisi Pemerintahan Prabowo Subianto sepakat mengusulkan ambang batas parlemen 5 persen dalam revisi UU Pemilu. Simak poin kesepakatan koalisi di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Gerindra Klaim Partai Koalisi Prabowo Solid, Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Indonesia
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai manuver AHY jadi sinyal instabilitas politik di koalisi Prabowo.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Indonesia
Gerindra Bantah Ketum Projo Budi Arie, Sebut Analogi Patahan Sejarah Ahistoris
Wasekjen Partai Gerindra Kawendra Lukistian menegaskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berjalan berdasarkan konstitusi dan mandat rakyat yang sah.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Gerindra Bantah Ketum Projo Budi Arie, Sebut Analogi Patahan Sejarah Ahistoris
Indonesia
Gerindra akan Kaji Hasil Survei SMRC, Jadikan Masukan bagi Pemerintah
Dasco mengatakan Gerindra tidak hanya mencermati survei SMRC, tetapi juga hasil survei dari lembaga lain yang dipublikasikan ke publik.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Gerindra akan Kaji Hasil Survei SMRC, Jadikan Masukan bagi Pemerintah
Indonesia
Gerindra Sebut Presiden Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Jangan Dramatisasi
Prabowo selama ini selalu memberikan Gibran ruang untuk bekerja.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Gerindra Sebut Presiden Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Jangan Dramatisasi
Bagikan