Gerindra DKI Bantah Pencopotan M Taufik karena Dukung Anies Jadi Presiden
Politisi Gerindra M Taufik. (Foto: MP/Asropih)
MerahPutih.com - Ada perombakan di alat perlengkapan dewan (APD) pada tubuh Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta. Mohamad Taufik dilengserkan sebagai Wakil Ketua DPRD dan digantikan oleh Rani Mauliani.
Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan, pencopotan M Taufik itu bukan disebabkan karena dia mendoakan Anies Baswedan menjadi Presiden 2024 mendatang, seperti informasi yang berkembang.
Memang, Gerindra sendiri sudah menyatakan untuk kembali mendorong Prabowo Subianto menjadi calon Presiden 2022.
Baca Juga:
Pencopotan M Taufik dari Wakil Ketua DPRD DKI akan Berdampak Pada Gerindra
"Bukan (karena mendoakan Anies jadi Presiden 2022)," ucap Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (4/4).
Menurut Riza, perombakan di struktur organisasi merupakan hal yang wajar.
Ia pun mengapresiasi kinerja baik M Taufik selama belasan tahun memimpin DPD Gerindra DKI dan pimpinan DPRD DKI.
"Pak Taufik itu kan sudah saya bilang, Pak Taufik itu sudah sejak partai berdiri 13 tahun memimpin di DKI Jakarta dan sudah dua periode memimpin DPD, dan sudah dua periode di pimpinan DPRD dan beliau sudah baik, memimpin DKI Jakarta," papar dia.
Baca Juga:
PKB Akan Sambut Politikus Gerindra M. Taufik Jika Pindah Partai
Lanjut dia, di tangan M Taufik juga, kursi anggota Dewan Legislator Kebon Sirih dari Gerindra terus naik. Terlebih dia juga sukses mengantarkan pasangan calon Gubernur DKI sebanyak dua kali pada Pemilu DKI tahun 2014 dan 2017.
"Berhasil meningkatkan perolehan kursi dan kedua juga beliau itu berhasil mengantarkan dua pasangan calon pilkada, Jokowi-Ahok dan Anies-Sandi," pungkasnya. (Asp)
Baca Juga:
Pencopotan M Taufik dari Wakil Ketua DPRD DKI Dinilai Rugikan Gerindra
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
PDIP Gelar Rakarnas 10 -12 Januari, Ini Tema dan Agenda Yang Dibahas
Mayoritas Pemilih Partai Politik Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Pengamat Ungkap Dampak Kepala Daerah Dipilih DPRD, hanya Partai Penguasa yang Bisa Tentukan Arah dan Picu Kompromi Politik
Ikuti Jejak Golkar, Gerindra Usulkan Kepala Daerah Dipilih Lewat DPRD
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Didepak Gerindra Buntut Umrah Viral di Tengah Bencana
Pramono Perintahkan 2 Hari Setelah Acara Bendera dan Spanduk Partai Harus Diturunkan
Gimmick Baru PSI, Tinggalkan Sapaan Bro dan Sis Demi Kesan Lebih Egaliter
Ketua DPC Solo Terang-terangan Tolak Rencana Budi Arie Mau Masuk Gerindra
Di Hadapan Kader Gerindra, Prabowo Tekankan Pemimpin Sejati Harus Paham Arah Bangsa, Bukan Sekadar Punya Rasa Suka atau Tidak Suka
Sekjen Gerindra Dukung Usulan Soeharto dan Gus Dur Jadi Pahlawan Nasional