Pencopotan M Taufik dari Wakil Ketua DPRD DKI akan Berdampak Pada Gerindra

Mula AkmalMula Akmal - Senin, 04 April 2022
Pencopotan M Taufik dari Wakil Ketua DPRD DKI akan Berdampak Pada Gerindra

Mohammad Taufik saat memimpin Rapat Bamus di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (8/11/2021). ANTARA/HO-DPRD DKI Jakarta

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Gerindra akan rugi besar telah mendepak Mohamad Taufik dari Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.

Sebab, Taufik mempunyai sejarah baik dengan membawa kejayaan Gerindra DKI dalam memenangkan calonnya menjadi Gubernur DKI pada Pemilu 2014 dan 2017.

Baca Juga:

M Taufik Dikabarkan Digeser dari Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin menyebut, bahwa partai berlambang kepala burung garuda tersebut berpotensi kehilangan kantong-kantong suara yang selama ini telah dibangun oleh Taufik.

“Sedikit banyak akan berdampak bagi Gerindra. Tentu Gerindra DKI rugi kehilangan Mohamad Taufik, tapi itulah politik selalu banyak kejutan dan selalu dinamis,” kata Ujang saat dikonfirmasi, Senin (4/4).

Ia berpendapat, jika M. Taufik adalah figur pekerja keras, rendah hati dan banyak membantu aktivis.

Di sejumlah organisasi, Taufik juga sangat aktif. Di Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama atau PWNU DKI Jakarta dia menjadi Bendahara, kemudian dia juga menjadi Ketua Umum Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jaya periode 2022-2027.

Ia berpandangan, pencopotan Taufik sebagai pimpinan DPRD diprediksi akan membuat dia keluar dari Partai Gerindra.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik. (Foto: MP/Asropih)
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik. (Foto: MP/Asropih)

Apalagi Partai Nasional Demokrat (NasDem) cukup berambisi ingin meminang Taufik.

“Ada info dia ke PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) dan ada yang sebutkan juga ke NasDem. Kita lihat saja, mana yang menjadi pelabuhan M Taufik, karena hanya waktu yang akan bisa menjawab,” ungkapnya

Disamping itu, Ujang mengaku, dirinya sempat mendengar ketidaknyamanan Taufik di Gerindra sejak 2020 lalu.

Saat itu, jabatannya sebagai Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta digantikan oleh Ahmad Riza Patria yang juga menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta.

“Saya mendengar ketidaknyamanan M Taufik itu terjadi ketika Ariza jadi Wakil Gubernur dan jadi Ketua DPD Gerindra DK, serta lainnya mungkin karena M Taufik dukung Anies Baswedan (Pilpres 2024),” pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

DPD Gerindra Benarkan M Taufik Dicopot, Wakil Ketua DPRD DKI Diisi Rani

#DPRD #DKI Jakarta #Partai Gerindra
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Pramono Jawab Tuntutan Buruh soal Subsidi Upah Rp 200 Ribu
Penetapan UMP DKI Jakarta 2026 sebesar Rp 5,73 juta ditolak buruh. Gubernur Pramono Anung menegaskan tidak akan memberi subsidi upah dari APBD.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
Gubernur Pramono Jawab Tuntutan Buruh soal Subsidi Upah Rp 200 Ribu
Indonesia
Pemprov DKI Tata Kawasan Pasar Baru Hingga Kota Tua pada Pertengahan 2026
Program ini menjadi langkah strategis untuk menghidupkan kembali kawasan bersejarah sekaligus pusat aktivitas ekonomi lama Jakarta.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Pemprov DKI Tata Kawasan Pasar Baru Hingga Kota Tua pada Pertengahan 2026
Indonesia
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
Insiden 3 kali longsor pada Mei sampai Desember 2025 menunjukkan kondisinya sudah pelik.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
Indonesia
Tolak Keras Pilkada Lewat DPRD, Gerakan Rakyat: Ini Permufakatan Elit Rampas Kedaulatan
Gerakan Rakyat menilai usulan Pilkada via DPRD sebagai langkah mundur reformasi dan permufakatan elit yang mengancam demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
Tolak Keras Pilkada Lewat DPRD, Gerakan Rakyat: Ini Permufakatan Elit Rampas Kedaulatan
Indonesia
Pakar Sebut Operasional RDF Rorotan yang Dilaksanakan secara Bertahap sudah Tepat
RDF Plant Rorotan merupakan bagian penting dari transformasi sistem pengelolaan sampah Jakarta guna mengurangi ketergantungan terhadap TPST Bantargebang.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Pakar Sebut Operasional RDF Rorotan yang Dilaksanakan secara Bertahap sudah Tepat
Indonesia
Dinkes DKI Jakarta Minta Warga Tak Panik Terkait Virus Super Flu, Tapi Tetap Waspada
Dinkes DKI Jakarta memastikan belum ditemukan kasus Super Flu Influenza A subclade K. Masyarakat diminta tetap waspada tanpa panik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
Dinkes DKI Jakarta Minta Warga Tak Panik Terkait Virus Super Flu, Tapi Tetap Waspada
Indonesia
Pemprov DKI Siap Bongkar Tiang Monorel, DPRD Malah Sebut belum Pernah Diajak Pembahasan
Tidak ada penjelasan yang diterima Komisi D terkait sumber pendanaan, termasuk besaran anggaran yang disebut-sebut mencapai ratusan miliar rupiah.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Pemprov DKI Siap Bongkar Tiang Monorel, DPRD Malah Sebut belum Pernah Diajak Pembahasan
Indonesia
Dinas Bina Marga DKI Tegaskan Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said Dilakukan Malam Hari
Waktu pembongkaran monorel itu dilakukan pada malam hari, agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat di jam sibuk.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Dinas Bina Marga DKI Tegaskan Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said Dilakukan Malam Hari
Indonesia
Mayoritas Pemilih Partai Politik Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Hanya 53,3 persen publik percaya partai politik bekerja untuk kepentingan rakyat, sementara 39,3 persen menyatakan tak percaya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Mayoritas Pemilih Partai Politik Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Indonesia
Bongkar Monorel Mangkrak di Rasuna Said, Pemprov DKI Siapkan Anggaran Rp 100 Miliar
Gubernur Pramono Anung meminta pembongkaran tiang monorel mangkrak di Rasuna Said dilakukan pada Rabu 14 Januari 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Bongkar Monorel Mangkrak di Rasuna Said, Pemprov DKI Siapkan Anggaran Rp 100 Miliar
Bagikan