Luncurkan OSS, Jokowi: Mudahkan Pengusaha dan Hapus Calo

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 09 Agustus 2021
Luncurkan OSS, Jokowi: Mudahkan Pengusaha dan Hapus Calo

Presiden Jokowi, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia (kiri ke kanan) dalam peluncuran OSS Berbasis Risiko. (ANTARA/Ade Irma Junida)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Jokowi meresmikan sistem Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko.

OSS merupakan sistem pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik.

"Kehadiran OSS untuk memudahkan pengusaha mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) dan menghapus calo," kata Jokowi saat berdialog dengan pengusaha kecil di sela peresmian OSS, Senin (9/8).

Baca Juga:

Jokowi Tidak Mau Dengar Lagi Ada Pejabat Terima Suap

Menurut Jokowi, OSS berbasis risiko merupakan reformasi yang sangat signifikan dalam perizinan. Kini, layanan perizinan dilakukan secara online dan terintegrasi dengan paradigma berbasis risiko.

Jenis perizinan akan disesuaikan dengan tingkat risikonya. Perizinan antara UMKM dengan usaha besar tidak sama.

Risiko tinggi perizinan berusaha berupa izin.

"Risiko menengah perizinan berusaha berupa sertifikat standar dan risiko rendah perizinan berusaha cukup berupa pendaftaran atau nomor induk berusaha dari OSS,” kata Jokowi.

Jokowi mengimbau para pengusaha, pelaku investor, dan pelaku UMKM memanfaatkan OSS ini karena diyakini akan membuat kemudahan dalam berusaha di Indonesia.

“OSS bertujuan untuk memutus mata rantai ‘orang tengah’ sehingga pengusaha bisa secara langsung melakukan pendaftaran secara transparan, terbuka dan terjamin,” tegas Jokowi.

Tangkapan layar Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam peluncuran OSS Berbasis Risiko, Senin (9/8/2021). (ANTARA/Ade Irma Junida)
Tangkapan layar Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam peluncuran OSS Berbasis Risiko, Senin (9/8/2021). (ANTARA/Ade Irma Junida)

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menjelaskan, sistem OSS berbasis risiko ini merupakan wujud nyata implementasi Undang-Undang No 11 Tahun 2021 tentang Cipta Kerja (UU CK).

Melalui sistem tersebut, katanya, ada keistimewaan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil alias UMK risiko rendah, karena hanya perlu mengurus Nomor Induk Berusaha sebagai perizinan tunggal.

"Mengurusnya mudah, cepat, dan tanpa biaya,” ucapnya.

Baca Juga:

Jokowi Perintahkan Respon Cepat Penanganan COVID-19 di Luar Pulau Jawa

Menurut Bahlil, mayoritas UMKM yang ada saat ini belum memiliki legalitas perizinan berusaha. Hal ini menjadi kendala bagi UMKM untuk memperoleh pembiayaan dan mengembangkan usahanya.

Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku UMK risiko rendah tidak hanya sebagai identitas dan legalitas.

Namun juga sebagai perizinan tunggal mencakup Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Sertifikasi Jaminan Produk Halal (SJPH) setelah mendapat pembinaan dari instansi terkait, sesuai ketentuan perundang-undangan. (Knu)

Baca Juga:

Novel Harap Jokowi Turun Tangan Sikapi Langkah Pimpinan KPK

#Presiden Jokowi #Pengusaha
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bukan Sosok Baru di Politik, Ini Perjalanan Hana Fadel hingga Terpilih Pimpin IWAPI
Hana Hasanah Fadel Muhammad terpilih sebagai Ketua Umum IWAPI periode 2026–2031. Simak profil, rekam jejak politik, dan kiprahnya dalam pemberdayaan perempuan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Oktober 2026
Bukan Sosok Baru di Politik, Ini Perjalanan Hana Fadel hingga Terpilih Pimpin IWAPI
Indonesia
Hasil Survei Kadin Sebut Birokrasi dan Kebijakan Pengaruhi Perkembangan UMKM
Sebanyak 16,4 persen responden pelaku bisnis mengatakan, permasalahan pengembangan bisnis masih ada pada birokrasi,
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Hasil Survei Kadin Sebut Birokrasi dan Kebijakan Pengaruhi Perkembangan UMKM
Indonesia
Mayoritas Tenaga Kerja Ada di Sektor Informal, Kemenaker Dorong Penguatan Kewirausahaan
Kementerian Ketenagakerjaan tidak hanya menyiapkan tenaga kerja siap masuk industri, tetapi juga mencetak masyarakat yang siap menjadi wirausaha
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Mayoritas Tenaga Kerja Ada di Sektor Informal, Kemenaker Dorong Penguatan Kewirausahaan
Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
Prabowo Bertemu 5 Pengusaha Besar Indonesia, Ini Keterangan Istana
pertemuan ini menjadi wadah diskusi untuk menyelaraskan peran pemerintah dan pelaku usaha dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan memaksimalkan potensi ekonomi nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 11 Februari 2026
Prabowo Bertemu 5 Pengusaha Besar Indonesia, Ini Keterangan Istana
Indonesia
Bertemu 4,5 Jam di Hambalang, Prabowo dan 5 Pengusaha Bahas Agenda Strategis Nasional
Presiden RI, Prabowo Subianto, mengundang lima pengusaha ke Hambalang. Pertemuan itu berlangsung selama 4,5 jam.
Soffi Amira - Rabu, 11 Februari 2026
Bertemu 4,5 Jam di Hambalang, Prabowo dan 5 Pengusaha Bahas Agenda Strategis Nasional
Indonesia
Presiden Minta Pengusaha Kolaborasi Ciptakan Lapangan Kerja
Presiden RI Prabowo Subianto ingin memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha untuk menciptakan peluang lapangan kerja bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 10 Februari 2026
Presiden Minta Pengusaha Kolaborasi Ciptakan Lapangan Kerja
Indonesia
Dukung Langkah Purbaya, DPR: Pengusaha Rokok Rumahan Dirangkul, Bukan Dipukul
Komisi XI DPR RI mendukung langkah Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang ingin membina pelaku usaha rokok rumahan.
Soffi Amira - Rabu, 05 November 2025
Dukung Langkah Purbaya, DPR: Pengusaha Rokok Rumahan Dirangkul, Bukan Dipukul
Indonesia
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Mantan Wali Kota Solo ini mendapatkan rumah pensiun hadiah dari negara di bangun di atas lahan seluas 12.000 meter persegi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Oktober 2025
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Indonesia
Ekonomi Indonesia Diklaim di Jalur yang Benar, Menko Airlangga Minta Pengusaha dan Investor tak Panik
Ekonomi Indonesia diklaim berada di jalur yang benar. Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Ia meminta pengusaha dan investor tidak panik.
Soffi Amira - Senin, 01 September 2025
Ekonomi Indonesia Diklaim di Jalur yang Benar, Menko Airlangga Minta Pengusaha dan Investor tak Panik
Bagikan