Luhut Dorong Ekspansi Kelapa Sawit dengan Tiongkok
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan. (Foto MerahPutih/Yohanes Abimanyu)
MerahPutih.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan mendorong ekspansi kelapa sawit setelah ada peningkatan ekspor kelapa sawit dari Indonesia ke Tiongkok.
"Peningkatan ekspor kelapa sawit Indonesia ke Tiongkok sekarang sudah 1 juta ton, bukan 500 ribu ton," katanya seperti dilansir Antara, Selasa (16/7).
Baca Juga: Dampak Perang Dagang AS-China, Komisi XI: Genjot Pasar Ekspor ke Amerika Latin
Dia mengatakan, ekspansi dalam pertumbuhan kelapa sawit adalah yang paling kecil jika dibandingkan dengan komoditas lain.
Namun demikian, Luhut mencatatkan adanya peningkatan ekspor kelapa sawit ke Tiongkok menjadi 1 juta ton.
Karena itu, dia mendorong kemungkinan kerja sama agar Tiongkok dapat mengimpor kedelai dari Indonesia menyusul perang dagang antara Tiongkok dengan Amerika Serikat.
Dorongan kerja sama tersebut juga mengingat kemajuan teknologi yang sudah dicapai oleh Tiongkok.
Baca Juga: Ikan Cakalang Asal NTT akan Diekspor ke China
"Jadi kita lihat dan kita belajar dan mereka mau share teknologinya ke kita," katanya.
Dalam kesempatan itu, dia juga bercerita tentang kunjungannya ke Tiongkok untuk melihat perkembangan industri di sana.
Industri di Tiongkok, tambahnya, terus melakukan penelitian dan pengembangan. Dia juga memuji efisiensi, kebersihan lingkungan dan penerapan industri 4.0 yang berkembang di sana.
Menurutnya, perubahan global yang begitu cepat harus disimak dan diikuti oleh masyarakat Indonesia. Karena itu, perlu didorong tata kelola yang lebih baik karena hal tersebut dapat mendorong kemajuan Indonesia. (*)
Baca Juga: Pisang Mas Tanggamus, Komoditas Ekspor Primadona dari Lampung
Bagikan
Berita Terkait
Pemerintah Bersiap Ekspor Beras Setelah Swasembada
Produk Sabun Batang Indonesia Jadi Favorit Buat Bingkisan di Taiwan
Semikonduktor Jadi Penguat Ekonomi Kawasan, Proyeksi Pertumbuhan Indonesia Naik Jadi 5 Persen
Indonesia Perdana Kirim Produk Tetes Tebu ke Australia, Buka Diversifikasi Ekspor
Cadangan Devisa Indonesia Cukup Buat 6 Bulan Ekspor
Perdagangan Luar Negeri Indonesia Masih Untung
Ekspor Perdana Fronx dan Satria, Suzuki Tegaskan Indonesia sebagai Basis Produksi Global
Pembahasan Tarif Ekspor ke AS Belum Rampung, Airlangga Ingin Beberapa Komoditas Nol Persen
Satgasus OPN Bongkar Modus Baru Penghindaran Ekspor Produk Turunan Sawit, Potensi Kerugian Negara Mencapai Rp 140 Miliar
AS Kembali Percaya Ekspor Udang Indonesia Setelah Diterpa Isu Radioaktif Cs-137