Literasi Masih Rendah, 3.212 Guru Dibekali Pelatihan Metode Blended Learning

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 17 Desember 2021
Literasi Masih Rendah, 3.212 Guru Dibekali Pelatihan Metode Blended Learning

Pemkot Solo menggelar sarasehan dengan ribuan guru siswa di Balai Kota, Kamis (16/12). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Programme for International Student Assessment (PISA) mencatat kualitas literasi pendidik di Indonesia masih sangat rendah. Padahal, di tengah situasi pandemi tidak tahu kapan akan menjadi endemi, seorang guru dituntut berinovasi.

Pemkot Solo pun menggandeng platform digital Hafecs dan Guru Inovatif untuk mengukur kualitas pendidikan di Kota Begawan.

Chief Business and Innovation Guru Inovatif William Rahadi mengatakan, di masa pandemi COVID-19 ini, guru dituntut untuk memberikan pembelajaran yang berbasis blended learning. Hal ini sangat penting untuk tetap menjaga kualitas pendidikan nasional.

Baca Juga:

PSI Desak Anies Revisi Pergub Kepengurusan RT dan RW

"Para guru dan murid dari Soloraya kami jaring untuk mendapat pembekalan dan pemantauan para guru selama dua bulan untuk diukur kualitas pendidikannya," ujaran Rahadi, Kamis (16/12).

Dikatakannya, untuk di Solo ini ada sebanyak 3.212 guru dan 12.300 murid yang dilibatkan dalam program pengawasan dan pelatihan.

Untuk itu, program dari Hafecs dan Guru Inovatif ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Solo dengan menggunakan metode blended learning, baik secara literasi maupun secara numerasi.

"Sebelum mengikuti program ada pretest dan test untuk mengetahui angka literasi dan numerasi guru dan murid," kata dia.

Baca Juga:

Tuntut Hukum Mati Terdakwa Asabri, Guru Besar Unpad: Jaksa Terlampau Tendensius

Setelah pembekalan selama dua bulan, kata dia, harapannya ada peningkatan dari para guru dan murid dalam mendidik siswa.

Dari sisi guru, ada peningkatan kualitas 20 persen dalam metode pembelajarannya.

"Sebelum mendapat pembelajaran angkanya berada di posisi 60 persen, setelah mendapat pembekalan menjadi 80 persen," tutur dia

Begitu juga murid yang awalnya hanya berada di posisi 50 persen, lanjut dia, juga meningkat menjadi 68 persen. Rencananya program ini akan dilanjutkan di beberapa kota lain, seperti Jakarta dan Surabaya.

Kota Solo dipilih karena saat ini menjadi pusat perhatian secara nasional. Selain di Solo, kabupaten lainnya di Soloraya juga menjalankan program sama. Ternyata peringkat berdasarkan hasil literasi numerasinya, Solo berada di peringkat ketiga.

”Untuk peringkat pertama dari sisi guru diraih Karanganyar, sedangkan dari murid diperoleh Sukoharjo,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Etty Retnowati menambahkan, tantangan guru di masa pandemi COVID-19 ini, harus menguasai IT. Terlebih situasi sekarang belajar daring juga diperlukan untuk antisipasi jika terjadi sesuatu.

"Guru tidak lagi hanya mengajar dengan textbook, tapi juga bisa mengembangkan dengan metode pembelajaran yang melibatkan IT,” tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Usulan Hukum Kebiri untuk Guru Pemerkosa 12 Santri di Bandung

#Kota Solo #Guru
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Insentif Guru Madrasah Non ASN Cair Akhir Juni 2026, Tiap Guru Terima Rp 1,5 Juta
Kementerian Agama memastikan insentif guru madrasah non ASN mulai cair pada akhir Juni 2026. Setiap penerima akan mendapatkan dana sebesar Rp 1,5 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Insentif Guru Madrasah Non ASN Cair Akhir Juni 2026, Tiap Guru Terima Rp 1,5 Juta
Indonesia
Komisi X DPR Dukung 150 Ribu Beasiswa Guru, Usul Kuota Ditambah dan Seleksi Dipermudah
Wakil Ketua Komisi X DPR RI mendukung program 150 ribu beasiswa D4 dan S1 untuk guru. DPR juga mengusulkan penambahan kuota serta penyederhanaan proses seleksi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Komisi X DPR Dukung 150 Ribu Beasiswa Guru, Usul Kuota Ditambah dan Seleksi Dipermudah
Indonesia
Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis di Sekolah Tuai Sorotan, P2G Usul Jadi Ekstrakurikuler
P2G menilai Bahasa Prancis belum menjadi kebutuhan mendesak di pendidikan maupun perdagangan Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis di Sekolah Tuai Sorotan, P2G Usul Jadi Ekstrakurikuler
Indonesia
Sidang Gugatan Kesejahteraan Dosen di MK, Komisi X DPR Minta Hakim Kabulkan Permohonan
Komisi X DPR RI mendukung gugatan kesejahteraan dosen di MK dan meminta hakim mengabulkan permohonan demi perbaikan pendidikan tinggi Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Sidang Gugatan Kesejahteraan Dosen di MK, Komisi X DPR Minta Hakim Kabulkan Permohonan
Indonesia
Bukan Lagi Wewenang Daerah, Pengangkatan dan Distribusi Guru Diusulkan Dilakukan Pemerintah Pusat
Selain itu, agar pengangkatan guru, pamong belajar, penilik, dan pengawas sekolah dilakukan pemerintah pusat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Bukan Lagi Wewenang Daerah, Pengangkatan dan Distribusi Guru Diusulkan Dilakukan Pemerintah Pusat
Indonesia
Ini Kata Presiden Prabowo Mengapa Gaji Guru Kecil
Prabowo menyebut, telah terjadi aliran keluar kekayaan nasional atau outflow of national wealth sejak masa Orde Baru
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Ini Kata Presiden Prabowo Mengapa Gaji Guru Kecil
Indonesia
Krisis 480 Ribu Guru Hantui Indonesia, Nasib Honorer Malah Digantung Regulasi
Sebagai langkah konkret, pemerintah harus memberikan rekognisi khusus bagi guru dengan masa pengabdian minimal lima hingga sepuluh tahun
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Krisis 480 Ribu Guru Hantui Indonesia, Nasib Honorer Malah Digantung Regulasi
Indonesia
DPR Tolak Skema PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Diharap Segera Beri Kepastian Hukum Guru Non ASN Jadi Pegawai Tetap
Esti mendesak pemerintah memastikan kecukupan tenaga pendidik di daerah-daerah melalui pengangkatan yang sesuai aturan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
DPR Tolak Skema PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Diharap Segera Beri Kepastian Hukum Guru Non ASN Jadi Pegawai Tetap
Indonesia
Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk? DPR Minta Skema Terukur Selesaikan Masalah Pendidik
Ia meminta para guru non-ASN tetap tenang dan melihat kebijakan terbaru ini sebagai momentum percepatan status menjadi PNS atau PPPK
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Mei 2026
Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk? DPR Minta Skema Terukur Selesaikan Masalah Pendidik
Indonesia
SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 Picu Keresahan Guru Honorer, DPR Dorong Manajemen ASN Secara Total
Kekhawatiran mendalam menyelimuti sekitar 237.146 guru honorer yang merasa terancam kehilangan pekerjaan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Mei 2026
SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 Picu Keresahan Guru Honorer, DPR Dorong Manajemen ASN Secara Total
Bagikan