Lawan Korupsi, ICW Harap Anies-Sandi Teruskan Sistem Gubernur Lalu

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 18 Oktober 2017
Lawan Korupsi, ICW Harap Anies-Sandi Teruskan Sistem Gubernur Lalu

Peneliti Indonesian Corruption Watch (ICW) Donal Fariz. (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Peneliti Indonesian Corruption Watch (ICW) Donal Fariz menilai, selama lima tahun kepemimpinan Jokowi-Ahok dan Ahok-Djarot, banyak memberikan perubahan progresif dalam tatanan pemerintahan.

Menurutnya, lima tahun ini Ahok-Djarot sudah menghadirkan kepemimpinan yang menerapkan desain sistem e-goverment, e-budgeting, dan e-katalog yang mampu mengurangi celah kasus korupsi. Karena itu, dia berharap di bawah kepemimpinan Anies-Sandi, celah untuk melakukan korupsi semakin tertutup.

"Sistem ini sangat bagus untuk menutup celah korupsi," kata Donal saat ditemui di DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Selasa (17/10).

Diakuinya, dengan penerapan sistem ini Ahok-Djarot mampu mengendalikan permainan anggaran besar Pemprov DKI Jakarta.

"Kita lihat kasus e-budgeting jadi pintu masuk membongkar kasus korupsi pengadaan UPS di Jakarta, kemudian permainan anggaran oknum DPRD Jakarta," katanya.

Dia pun berharap, sistem yang telah diterapkan gubernur periode 2012-2017 itu diteruskan dan dilanjutkan, termasuk kemampuan Ahok-Djarot yang tidak mau berkompromi dengan elite Jakarta.

"Di sisi lain, kemampuan mereka akselerasi di Jakarta tidak berkompromi dengan elite di Jakarta. Saya melihat itu sisi progresif juga," tandasnya. (Fdi)

Baca berita terkait Anies-Sandi yang lain di: Anies Ingatkan Siswa untuk Selalu Baca Buku

#Anies Baswedan-Sandiaga Uno #Kasus Korupsi
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Ketua KPK: Modus OTT kini Menggunakan Pola Layering
Praktik suap kini tidak lagi dilakukan dengan cara konvensional seperti pertemuan langsung dan serah terima uang secara fisik.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Ketua KPK: Modus OTT kini Menggunakan Pola Layering
Indonesia
Perkuat Asset Tracing, KPK Kembalikan Aset Korupsi Rp 1,53 Triliun ke Kas Negara
KPK telah mengembalikan aset korupsi senilai Rp 1,53 triliun ke kas negara. KPK kini terus mengoptimalkan asset recovery.
Soffi Amira - Rabu, 28 Januari 2026
Perkuat Asset Tracing, KPK Kembalikan Aset Korupsi Rp 1,53 Triliun ke Kas Negara
Indonesia
Ahok 'Nyanyi' di Sidang Tipikor Dugaan Korupsi Pertamina, Sebut Laporan BPK dan BPKP Bersih dari Penyimpangan
Dalam kesempatan tersebut, Ahok juga merespons dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) yang menyebut adanya kerugian negara fantastis mencapai Rp285 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Ahok 'Nyanyi' di Sidang Tipikor Dugaan Korupsi Pertamina, Sebut Laporan BPK dan BPKP Bersih dari Penyimpangan
Indonesia
Jaksa Soroti Selisih Harga Chromebook di E-Catalog yang Lebih Mahal daripada Marketplace
Jaksa mempertanyakan apakah para saksi pernah melakukan survei harga sebelum proses pengadaan dilakukan.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Jaksa Soroti Selisih Harga Chromebook di E-Catalog yang Lebih Mahal daripada Marketplace
Indonesia
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Uang Rp 450 Juta dan USD 30 Ribu dari Vendor Chromebook
Mengaku menerima uang saat melakukan survei ke gudang vendor.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Uang Rp 450 Juta dan USD 30 Ribu dari Vendor Chromebook
Indonesia
Gandeng BPK, KPK Mulai Telusuri Kasus Korupsi Kuota Haji Tambahan
KPK menggandeng KPK untuk menelusuri kasus korupsi kuota haji tambahan. Pemeriksaan ini melibatkan biro haji dan umrah.
Soffi Amira - Selasa, 27 Januari 2026
Gandeng BPK, KPK Mulai Telusuri Kasus Korupsi Kuota Haji Tambahan
Indonesia
Bos Maktour Sebut Kuota Haji Tambahan Tanggung Jawab Kemenag
Membantah anggapan menggunakan kuota haji ilegal dan menegaskan pemerintah yang meminta Maktour untuk mengisi kuota haji tambahan.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
Bos Maktour Sebut Kuota Haji Tambahan Tanggung Jawab Kemenag
Indonesia
Saksi Beberkan Pertemuan Pimpinan Google dengan Nadiem di Kantor Kemendikbudristek
Pertemuan itu disebut berlangsung sekitar Februari 2020.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
Saksi Beberkan Pertemuan Pimpinan Google dengan Nadiem di Kantor Kemendikbudristek
Indonesia
Eks Wamenaker Noel Bocorkan Partai Ikut Terima Uang Peras K3, Cluenya Ada Huruf 'K'
Eks Wamenaker Noel berharap dihukum mati apabila terbukti melakukan korupsi dalam kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Eks Wamenaker Noel Bocorkan Partai Ikut Terima Uang Peras K3, Cluenya Ada Huruf 'K'
Indonesia
Terdakwa Nadiem Makarim Bingung Pemilihan OS Laptop Dipermasalahkan
Terdakwa Nadiem Makarim meluruskan persepsi keliru pemilihan OS tidak otomatis menunjuk merek laptop tertentu
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Terdakwa Nadiem Makarim Bingung Pemilihan OS Laptop Dipermasalahkan
Bagikan