KY Umumkan 13 Calon Hakim Agung dan 3 Hakim Ad Hoc HAM ke DPR untuk Uji Kelayakan

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 09 September 2025
KY Umumkan 13 Calon Hakim Agung dan 3 Hakim Ad Hoc HAM ke DPR untuk Uji Kelayakan

Gedung Komisi Yudisial. (Foto: dok. KY)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi Yudisial (KY) mengumumkan hasil seleksi akhir calon hakim agung 2025.

Dari ratusan pendaftar, sebanyak 13 calon hakim agung dan tiga calon hakim ad hoc di Mahkamah Agung (MA) dinyatakan lolos dan dilaporkan kepada Komisi III DPR RI untuk menjalani uji kepatutan dan kelayakan.

Ketua KY, Amzulian Rifai mengatakan, seleksi dilakukan secara transparan dengan melibatkan lembaga negara dan partisipasi publik.

"Wawancara terbuka kami menerapkan asas partisipasi dan transparan dengan mengadakan wawancara secara terbuka dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan dan itu hampir setiap sesi cukup banyak masyarakat," kata Amzulian dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR, Senin (8/9).

Baca juga:

DPR RI Buka Kesempatan Publik Berikan Masukan dan Pandangan Terhadap Calon Hakim Agung dan Calon Hakim Ad Hoc HAM MA

Amzulian menjelaskan, pendaftaran dilakukan sejak Februari 2025 setelah KY mendapatkan surat kebutuhan hakim dari Mahkamah Agung.

"Berdasarkan surat yang disampaikan oleh ketua Mahkamah Agung kepada kami ada kebutuhan 5 Hakim Agung kamar pidana 3 Hakim Agung kamar perdata 2 Hakim Agung kamar agama dan satu hakim agung kamar tata usaha negara serta satu Hakim Agung kamar militer, dan selanjutnya 5 Hakim Agung kamar tun khusus pajak," tuturnya.

Seleksi administrasi masa pendaftaran itu dilakukan pada 6 Maret hingga 7 Maret 2025, kemudian diperpanjang sampai 10 April 2025.

Sementara itu, jumlah pendaftar calon hakim agung pada periode terakhir ini mencapai 183 orang, lalu sebanyak 161 lolos administrasi.

Baca juga:

Rapat Paripurna DPR Setujui Inosentius Samsul Jadi Hakim MK Gantikan Arief Hidayat

Sedangkan untuk calon hakim ad hoc HAM, dari 24 pendaftar, 18 orang dinyatakan lolos tahap awal.

Selanjutnya, peserta menjalani uji kelayakan terdiri dari seleksi kualitas yang diselenggarakan pada 29-30 April 2025.

Pada 6-9 agustus 2025, peserta mengikuti tes kesehatan, kepribadian, hingga wawancara terbuka yang disiarkan langsung melalui YouTube KY.

"Tes kepribadian ini tentu sangat menentukan Bagaimana seseorang itu untuk menduduki hakim agung tidak hanya sehat secara jasmani tetapi secara rohani mental harus sehat," sambungnya.

Baca juga:

Legislator PDIP Ingatkan Inosentius Jangan Hantam DPR Setelah Jadi Hakim MK

Daftar 13 Calon Hakim Agung dan 3 Hakim Ad Hoc HAM yang Lolos Seleksi KY 2025

1. Alimin Ribut Sujono, jabatan Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Banjarmasin

2. Annas Mustaqim, jabatan Hakim Tinggi Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI

3. Julius Panjaitan, jabatan Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Bengkulu

4. Suradi, jabatan Hakim Tinggi Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI

5. Ennid Hasanuddin, jabatan Hakim Tinggi Mahkamah Agung Republik Indonesia

6. Heru Pramono, jabatan Hakim Tinggi Mahkamah Agung Republik Indonesia

7. Lailatul Arofah, jabatan Hakim Tinggi Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI

8. Muhayah, jabatan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Samarinda

9. Agustinus Purnomo Hadi, jabatan Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi Mahkamah Agung RI

10. Hari Sugiharto, jabatan Hakim Tinggi Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan TUN

11. Budi Nugroho, jabatan Hakim Pengadilan Pajak

12. Diana Malemita Ginting, jabatan Auditor Utama Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan

13. Triyono Martanto, jabatan Hakim Pengadilan Pajak

14. Puguh Haryogi, jabatan Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang

15. Agus Budianto, jabatan Dosen Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan

16. Bonifasius Nadya Arybowo, jabatan Hakim Ad Hoc Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung. (Pon)

#Komisi Yudisial #Hakim Agung #Komite Ad Hoc #Hakim
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
KY Umumkan 139 Calon Hakim Agung Lolos Administrasi, Nama Albertina Ho Jadi Sorotan
Komisi Yudisial mengumumkan 139 calon hakim agung yang lolos administrasi. Eks anggota Dewan Pengawas KPK jadi sorotan.
Soffi Amira - Rabu, 22 April 2026
KY Umumkan 139 Calon Hakim Agung Lolos Administrasi, Nama Albertina Ho Jadi Sorotan
Indonesia
Eks Direktur JakTV Tian Bahtiar Divonis Bebas, Hakim Tegaskan Perlindungan Hukum terhadap Karya Jurnalistik
Eks Direktur JakTV, Tian Bahtiar, divonis bebas dalam kasus dugaan perintangan tiga kasus korupsi. Hakim pun menyatakan ia tidak bersalah.
Soffi Amira - Rabu, 04 Maret 2026
Eks Direktur JakTV Tian Bahtiar Divonis Bebas, Hakim Tegaskan Perlindungan Hukum terhadap Karya Jurnalistik
Indonesia
KY Akan Pantau Hakim Sidangkan ABK Dituduh Bawa Narkoba 2 Ton Dituntut Hukuman Mati
KY akan melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan pemeriksaan kedua perkara dimaksud sebagaimana kewenangan yang diatur Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2011 tentang Komisi Yudisial.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 26 Februari 2026
KY Akan Pantau Hakim Sidangkan ABK Dituduh Bawa Narkoba 2 Ton Dituntut Hukuman Mati
Indonesia
Sengkarut Laporan Adies Kadir, Komisi III DPR Ingatkan MKMK Jangan 'Offside'
DPR menyoroti adanya potensi pelanggaran prosedur dalam pemeriksaan pendahuluan yang dilakukan oleh MKMK
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Februari 2026
Sengkarut Laporan Adies Kadir, Komisi III DPR Ingatkan MKMK Jangan 'Offside'
Indonesia
MA Pastikan Tidak Berikan Bantuan Hukum ke Hakim Terjerat OTT KPK
Sebagai langkah lanjutan, MA akan memberhentikan sementara Ketua PN Depok EKA dan Wakil Ketua PN Depok BBG.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Februari 2026
MA Pastikan Tidak Berikan Bantuan Hukum ke Hakim Terjerat OTT KPK
Indonesia
Besaran Kenaikan Gaji Hakim Ad Hoc Sudah Oke, Tinggal Diteken Prabowo
Penetapan kenaikan gaji hakim ad hoc telah memasuki tahap akhir dan kini tinggal menunggu tanda tangan Presiden Prabowo Subianto.
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Januari 2026
Besaran Kenaikan Gaji Hakim Ad Hoc Sudah Oke, Tinggal Diteken Prabowo
Indonesia
Nasib Hakim Luar Jawa Dianaktirikan, DPR Desak Aturan Karier Segera Disahkan
Safaruddin menyoroti adanya ketimpangan yang nyata antara hakim yang bertugas di Pulau Jawa dengan mereka yang berada di pelosok daerah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Nasib Hakim Luar Jawa Dianaktirikan, DPR Desak Aturan Karier Segera Disahkan
Indonesia
Kasus Penghasutan Bakar Mabes Polri, Laras Faizati Divonis Masa Percobaan 6 Bulan
Mantan pegawai AIPA, Laras Faizati Khairunnisa, divonis masa percobaan enam bulan dalam kasus penghasutan bakar Mabes Polri.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Kasus Penghasutan Bakar Mabes Polri, Laras Faizati Divonis Masa Percobaan 6 Bulan
Indonesia
Gaji Hakim Ad Hoc Mau Disulap Setara Hakim Karier, DPR: Tunjangan Harus Naik, Kalau Perlu Seribu Persen
Yang jelas, tunjangan dan hak keuangannya harus sama karena tugasnya juga sama
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
Gaji Hakim Ad Hoc Mau Disulap Setara Hakim Karier, DPR: Tunjangan Harus Naik, Kalau Perlu Seribu Persen
Indonesia
Hakim Tolak Penangguhan Penahanan Delpedro Marhaen dkk, Sidang Kasus Dugaan Penghasutan Tetap Lanjut
Majelis Hakim menolak penangguhan penahanan Delpedro Marhaen dkk. Sidang kasus dugaan penghasutan pun resmi dilanjutkan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
Hakim Tolak Penangguhan Penahanan Delpedro Marhaen dkk, Sidang Kasus Dugaan Penghasutan Tetap Lanjut
Bagikan