Kudeta Myanmar Hilangkan Ratusan Nyawa, Jokowi Diminta Bersuara di ASEAN

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 16 April 2021
Kudeta Myanmar Hilangkan Ratusan Nyawa, Jokowi Diminta Bersuara di ASEAN

Pemakaman peserta aksi tolak kudeta yang terbunuh. (Foto: Myanmarnow)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) diminta segera bertindak pascaratusan orang tewas dalam kudeta militer di Myanmar, mengingat posisi penting penting Indonesia di kalangan negara ASEAN.

"Jika perlu Presiden (Jokowi) bisa melakukan hotline kepada para pemimpin di ASEAN karena gentingnya situasi di Myanmar," kata Anggota Komisi 1 DPR RI dari Fraksi PKS, Sukamta, dalam rilis yang diterima Jumat (16/4).

Baca Juga:

Situasi Myanmar Bakal Memburuk

Menurut Sukamta, kondisi yang terjadi di Myanmar saat ini adalah tragedi bagi ASEAN. Bahkan, tercatat korban tewas jumlahnya sudah mencapai 700 orang. Untuk itu, lanjut dia, para pemimpin ASEAN termasuk Indonesia harus segera melakukan tindakan nyata untuk mencegah korban jiwa berjatuhan.

Jokowi
Presiden Joko Widodo (ANTARA/HO)

Sukamta menambahkan Presiden Jokowi bisa memerintahkan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bisa secara intensif melakukan komunikasi dengan para menlu di ASEAN untuk segera menggalang negara ASEAN lainnya menjamin keselamatan nyawa rakyat Myanmar.

Baca Juga:

Jokowi Serukan KTT ASEAN Selesaikan Krisis Myanmar

Wakil Ketua Fraksi PKS berharap, para pemimpin ASEAN jangan sampai ragu melangkah karena adanya prinsip non-intervensi ASEAN. Alasannya, kata dia, situasi yang terjadi di Myanmar saat ini dengan banyaknya korban sipil menuntut sikap tegas ASEAN untuk campur tangan.

"Yang terjadi di Myanmar saat ini sudah mengarah kepada pembunuhan massal oleh rejim secara sistematis. Ini bentuk kejahatan HAM yang sangat berat," imbuh Sukamta.

Kudeta Myanmar
Aksi tolak kudeta di Myanmar. (Foto: Myanmarnow)

Lebih jauh, Sukamta menekankan dibutuhkan campur tangan komunitas internasional merujuk prinsip internasional Tanggung Jawab untuk Melindungi atau Responsibility to Protect (R2P) yang diusung oleh PBB.

"Dimungkinkan adanya intervensi langsung dari suatu negara jika negara lain dianggap gagal melindungi warganya dari kekerasan. Para pemimpin ASEAN tentu sangat paham dengan prinsip ini dan bisa menggunakannya dalam menyikapi krisis di Myanmar,” papar dia.

"Ini juga akan menjadi desakan lebih kuat kepada PBB dan komunitas internasional lainnya melakukan tindakan konkrit atasi krisis Myanmar,” tutup Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri (BPPLN) DPP PKS itu. (Knu)

Baca Juga:

Kemenlu Pastikan WNI di Myanmar Masih Aman

#Myanmar #ASEAN
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Gelandang Persib Bandung Thom Haye Jadi Kreator Saat Indonesia Lawan Malaysia
Herdman tetap mempertahankan formasi 5-4-1 dari pertandingan lawan Singapura. Maarten Paes kembali dipercaya sebagai penjaga gawang, sedangkan Kevin Diks masih menjadi kapten
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Gelandang Persib Bandung Thom Haye Jadi Kreator Saat Indonesia Lawan Malaysia
Indonesia
Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Pramono Janjikan Layanan Keamanan dan Transportasi Bagi Suporter
Pemprov DKI Jakarta akan memastikan dukungan terhadap kebutuhan penyelenggaraan, terutama dari aspek keamanan, kenyamanan, dan kemudahan transportasi bagi peserta selama berada di Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 14 September 2026
Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Pramono Janjikan Layanan Keamanan dan Transportasi Bagi Suporter
Indonesia
Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dipamerkan di JCC Jakarta, Turnamen Digelar di 2 Negara
FIFA ASEAN Cup 2026 adalah turnamen sepak bola terbesar di kawasan Asia Tenggara yang baru pertama kali digelar.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dipamerkan di JCC Jakarta, Turnamen Digelar di 2 Negara
Olahraga
Piala AFF Indonesia vs Timor Leste: Shayne Pattynama jadi Man of The Match
Sebelum jeda, Niski sempat memblok sepakan Ivar Jenner yang disusul tembakan Rayhan Hannan yang membentur tiang
Angga Yudha Pratama - Jumat, 31 Juli 2026
Piala AFF Indonesia vs Timor Leste: Shayne Pattynama jadi Man of The Match
Olahraga
Timnas Indoensia Perdana Tinggalkan SUGBK, John Herdman Tantang Masyarakat Penuhi Stadion Pakansari
Skuad Merah Putih pernah menjadikan stadion berkapasitas 30.000 penonton ini sebagai markas utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Timnas Indoensia Perdana Tinggalkan SUGBK, John Herdman Tantang Masyarakat Penuhi Stadion Pakansari
Olahraga
Indonesia vs Kamboja: Prediksi Skor, Head to Head dan Prakiraan Pemain
Kamboja asuhan pelatih Koji Gyotoku mengandalkan formasi 4-4-2 dengan memboyong sembilan pemain naturalisasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Indonesia vs Kamboja: Prediksi Skor, Head to Head dan Prakiraan Pemain
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Diplomasi Selamatkan 2 WNI yang Disandera di Myanmar
Kementerian Luar Negeri mengungkap dua WNI berinisial AE dan S diduga disandera di Myanmar dengan tuntutan tebusan Rp 200 juta.
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Diplomasi Selamatkan 2 WNI yang Disandera di Myanmar
Dunia
Nasib Tragis Pengungsi Rohingya, 500 Orang Diduga Tewas Tenggelam di Perairan Myanmar
Dua kapal pengungsi Rohingya tenggelam di Myanmar. UNHCR dan IOM menduga lebih dari 500 orang tewas. Mayoritas berasal dari Cox’s Bazar, Bangladesh.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Nasib Tragis Pengungsi Rohingya, 500 Orang Diduga Tewas Tenggelam di Perairan Myanmar
Dunia
Ledakan Dahsyat Gudang Peledak Myanmar Tewaskan 45 Orang, Warga Diimbau Donorkan Darah
Lokasi ledakan berada sekitar 3 kilometer di selatan perbatasan China yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional Ta’ang (TNLA), kelompok bersenjata yang memperjuangkan otonomi di Myanmar.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Ledakan Dahsyat Gudang Peledak Myanmar Tewaskan 45 Orang, Warga Diimbau Donorkan Darah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: ASEAN Prediksi Indonesia Akan Bangkrut Tahun 2030 Gara-gara Terlilit Utang
Ini dalam informasi yang diunggah akun Facebook “Herna Rizky”.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: ASEAN Prediksi Indonesia Akan Bangkrut Tahun 2030 Gara-gara Terlilit Utang
Bagikan