MerahPutih.com - Kementerian Agama memberikan bantuan kepada Gereja Katedral Jakarta. Bantuan diserahkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kepada Kardinal, Ignatius Suharyo di gereja Katedral, Jakarta.
"Komitmen kami, melayani semua agama, tentu dengan segala keterbatasan kami. Ini bagian perhatian kami kepada Gereja Katolik," ujar Yaqut dalam keteranganya di Jakarta, Senin (10/10).
Baca Juga:
Kemenag Janji Langsung Perbaiki Tembok Gedung MTsN 19 yang Roboh
Ia menuturkan, bantuan yang diberikan berlaku adil bagi semua kalangan.
"Kita akan terus membuat perhatian kepada semua agama secara proporsional," sambungnya.
Yaqut berharap kualitas kehidupan keagamaan masyarakat ke depan terus meningkat. Ajaran agama hadir sebagai solusi atas persoalan umat. Agama perlu dihadirkan, termasuk dalam menjawab tantangan peradaban.
Plt Dirjen Bimas Katolik, Albertus Magnus Adiyarto Sumardjono menyampaikan bahwa pihaknya akan secara maksimal memberikan pelayanan kepada umat.
"Bantuan sarana ini, kami akan sampaikan sebagai hajat kerja kami untuk pelayanan kepada umat Katolik," kata Albertus Magnus Adiyarto Sumardjono.
Romo Kardinal Ignatius Suharyo mengucapkan terima kasih dan merasa sangat senang atas kunjungan Menteri Agama dan jajaran Kementerian Agama ke Gereja Kathedral.
Baca Juga:
Kemenag Minta Umat Islam Gelar Salat Ghaib Bagi Korban Tragedi Kanjuruhan
"Saya pribadi, sangat terharu atas perhatian pemerintah kepada kami. Tolong sampaikan kepada pimpinan negara. Bapak Menteri Agama dan jajaran, terimakasih atas kunjungan kesekian kalinya," kata Romo Kardinal, Ignatius Suharyo.
Suharyo juga menyampaikan bahwa seluruh komunitas Gereja Katolik sungguh sangat merasakan kehadiran pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama.
"Perlu kami sampaikan Pak Menteri. Di sini, akan dibangun Graha Pemuda. Tahun depan akan mulai dibangun, ini sumbangan dari PUPR," kata Romo Kardinal, Ignatius Suharyo.
Suharyo menjelaskan bahwa sejak tahun 2016-2020, Gereja Katedral telah mengajak semua umat di-keuskup-an Jakarta untuk terus mencintai Indonesia dengan mengusung semboyan 'Cinta Tanah Air'.
Dengan memberi pemahaman kepada umat Katolik dengan nyanyi-nyanyian bahwa semua sila dari Pancasila sesuai dengan nilai-nilai ajaran agama.
"Selanjutnya, kami mengajak umat Katolik untuk merawat warisan mulia bangsa kita, dengan slogan 'Watak Mulia'. Lalu, kami akan menanamkan semangat bagi seluruh umat Katolik dengan slogan 'Semakin Mengasihi Semakin Peduli'," tutup Suharyo. (Knu)
Baca Juga:
Imbas Tabloid Anies di Malang, Kemenag Larang Politisasi Masjid