Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kemenag Doroang Majelis Taklim Naik Kelas, Ancaman terhadap Keluarga Indonesia tah hanya soal Ekonomi

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Kemenag Doroang Majelis Taklim Naik Kelas, Ancaman terhadap Keluarga Indonesia tah hanya soal Ekonomi

Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama RI, Muchlis M. Hanafi / dok Kemenag

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KEMENTERIAN Agama RI mengingatkan ancaman terhadap keluarga Indonesia hari ini tidak lagi hanya soal ekonomi. Menurut Kemenag, ancaman juga datang dari perubahan sosial dan derasnya arus digital yang perlahan menggerus relasi dalam rumah tangga.

Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama RI Muchlis M Hanafi meminta majelis taklim tidak sekadar menjadi ruang pengajian rutin, tapi tampil sebagai pusat penguatan ketahanan keluarga dan benteng moral masyarakat.

Menurut Muchlis, keluarga merupakan fondasi utama bangsa. Ketika keluarga melemah, berbagai persoalan sosial akan ikut bermunculan.

Ketahanan bangsa sangat terkait dengan ketahanan keluarga. Ketika keluarga kuat, masyarakat akan kuat. Sebaliknya, ketika keluarga rapuh, berbagai persoalan sosial akan mudah muncul.

Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama RI Muchlis M Hanafi

Ia menyoroti fenomena keluarga modern yang kini menghadapi tekanan berlapis komunikasi yang melemah akibat penggunaan gawai berlebihan, tekanan ekonomi, meningkatnya perceraian, hingga tantangan pengasuhan anak di era media sosial. Dalam situasi itu, pendekatan administratif dan hukum dinilai tidak cukup.

Baca juga:

Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual



Penguatan nilai, moral, dan spiritualitas harus diperkuat melalui ruang-ruang keagamaan yang dekat dengan masyarakat. Oleh karena itulah, kata Muchlis, majelis taklim harus mengalami transformasi peran.

Majelis taklim harus naik kelas. Tidak hanya menjadi tempat belajar agama semata, tetapi juga menjadi pusat edukasi keluarga dan ruang konsultasi sosial-keagamaan.

Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama RI Muchlis M Hanafi



Menurutnya, dakwah hari ini tidak boleh berhenti pada ceramah normatif semata. Dakwah harus hadir menjawab problem nyata umat. Majelis taklim harus mampu menghadirkan Islam yang menenangkan, mempersatukan, dan memberi solusi.

“Dakwah hari ini harus kontekstual dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat,” katanya.

Muchlis menegaskan majelis taklim memiliki peran yang jauh lebih besar daripada sekadar menjaga tradisi pengajian.

“Majelis taklim yang berdaya bukan hanya menjaga tradisi keagamaan, tetapi juga menjadi benteng sosial dan moral masyarakat di tengah perubahan zaman,” tutup dia.(knu)

Baca juga:

Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Hari Raya Idul Adha 1447 H Minggu (17/5), Pantau Hilal di 88 Titik Seluruh Indonesia



#Kemenag #Keluarga #Dakwah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Komunitas KucingMu Berdiri, Kucing Sekarang Bisa Punya KTA Muhammadiyah
: Muhammadiyah DIY meluncurkan Komunitas KucingMu sebagai wadah dakwah pecinta hewan. Uniknya, ada KTAM khusus kucing yang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Komunitas KucingMu Berdiri, Kucing Sekarang Bisa Punya KTA Muhammadiyah
Indonesia
Kemenag Rancang Program Sistematis Tangkal LGBTQ, Salah Satunya lewat Bimbingan Perkawinan
Dalam upaya mencegah penyebaran budaya LGBTQ, ada sejumlah peran penting yang bisa diambil Kementerian Agama.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Kemenag Rancang Program Sistematis Tangkal LGBTQ, Salah Satunya lewat Bimbingan Perkawinan
Indonesia
Kemenag Tegaskan LGBTQ Dilarang dalam Pandangan Semua Agama
Kemenag memiliki tanggung jawab moral dan kelembagaan untuk menindaklanjuti amanah Perpres No 111 Tahun 2025.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Kemenag Tegaskan LGBTQ Dilarang dalam Pandangan Semua Agama
Indonesia
Prabowo Keluarkan Perpres LGBTQ, Kemenag Siapkan Konten Edukasi Cegah Penyebaran
Penyebaran budaya LGBTQ harus dicegah melalui edukasi resmi yang berpijak pada nilai agama, Pancasila, dan Undang-Undang Dasar 1945.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo Keluarkan Perpres LGBTQ, Kemenag Siapkan Konten Edukasi Cegah Penyebaran
Fun
PRJ 2026 Dipadati Pengunjung saat Libur Sekolah, Hal ini yang Paling Diburu
PRJ 2026 diserbu pengunjung saat libur sekolah. Ada beberapa wahana yang paling diburu pengunjung.
Soffi Amira - Jumat, 03 Juli 2026
PRJ 2026 Dipadati Pengunjung saat Libur Sekolah, Hal ini yang Paling Diburu
Indonesia
KPK Periksa Bos Maktour, Selidiki Dugaan Aliran Dana Kuota Haji Khusus ke Pejabat Kemenag
KPK mendalami dugaan aliran dana dari penyelenggara ibadah haji khusus kepada pihak Kementerian Agama dalam kasus korupsi kuota haji 2023-2024.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
KPK Periksa Bos Maktour, Selidiki Dugaan Aliran Dana Kuota Haji Khusus ke Pejabat Kemenag
Indonesia
Kemenag Doroang Majelis Taklim Naik Kelas, Ancaman terhadap Keluarga Indonesia tah hanya soal Ekonomi
Majelis taklim tidak sekadar menjadi ruang pengajian rutin, tapi tampil sebagai pusat penguatan ketahanan keluarga dan benteng moral masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Kemenag Doroang Majelis Taklim Naik Kelas, Ancaman terhadap Keluarga Indonesia tah hanya soal Ekonomi
Indonesia
Temu Nasional Pesantren Sepakat Pelaku Kekerasan Seksual tak akan Dilindungi
Momentum penting bagi pesantren, pemerintah, dan aparat penegak hukum untuk membangun komitmen dalam memberantas kekerasan seksual di lembaga pendidikan berbasis keagamaan.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Temu Nasional Pesantren Sepakat Pelaku Kekerasan Seksual tak akan Dilindungi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kemenag Ambil Alih Pengelolaan Infaq dan Zakat Umat dari Baznas
Beredar hoaks di Facebook yang menyebut Kemenag mengambil alih pengelolaan zakat dari Baznas. Faktanya, zakat tetap dikelola Baznas sesuai UU No.23/2011.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kemenag Ambil Alih Pengelolaan Infaq dan Zakat Umat dari Baznas
Indonesia
Kemenag Bantah 'Rampas' Dana Kas Masjid, Diharap Transparan dan Akuntabel ke Jamaah
Pemerintah menjamin bahwa seluruh aset finansial rumah ibadah tetap berada di bawah kendali penuh pengurus atau Dewan Kemakmuran Masjid (DKM)
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 April 2026
Kemenag Bantah 'Rampas' Dana Kas Masjid, Diharap Transparan dan Akuntabel ke Jamaah
Bagikan