Kubu Moeldoko Minta AHY-SBY Jelaskan soal Tudingan Megawati Gulingkan Gus Dur

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 06 Oktober 2021
Kubu Moeldoko Minta AHY-SBY Jelaskan soal Tudingan Megawati Gulingkan Gus Dur

Agus Harimurti Yudhoyono. (Foto: Partai Demokrat)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Demokrat kubu Moeldoko merespons serius pernyataan resmi DPP Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang menyebut Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menggulingkan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Juru Bicara Partai Demokrat kubu Moeldoko, Muhammad Rahmad mengaku kaget atas pernyataan Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat kubu AHY, Herzaky Mahendra Putra tersebut.

Baca Juga

Bela Moeldoko, Yusril Dicibir Anak Buah AHY

Rahmad mengaku setelah mendengar pernyataan Herzaky yang menyebut Megawati menggulingkan Gus Dur, dirinya langsung menanyakan kebenaran hal tersebut kepada rekan-rekannya yang ada di PDIP dan Gusdurian.

"Herzaky tentu tidak asal bicara. Kami tahu betul bahwa SBY sangat ketat dan sangat teliti dalam memilih dan menunjuk seseorang untuk jadi juru bicara partai," kata Rahmad dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (6/10).

Rahmad lantas mengingatkan soal kebohongan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat maju pada Pilpres 2003 silam melalui kendaraan Partai Demokrat.

"Aneka kebohongan sebetulnya sudah terasa lazim dilakukan SBY. Tahun 2003 itu SBY menyatakan loyal pada Presiden Megawati dan tidak maju sebagai Capres, ternyata SBY berbohong ke Presiden Megawati. SBY menggunakan siasat terdzolimi dan maju Pilpres mengalahkan Presiden Megawati," ujarnya.

Menurut Rahmad, kebohongan fundamental lainnya dilakukan SBY, yakni terkait pendiri Partai Demokrat. Menurut dia, SBY tidak terlibat sebagai pendiri Demokrat pada 2001. Namun, pada Mukadimah AD/ART Partai Demokrat Kongres 2020, SBY menjadi Founding Father bersama Ventje Rumangkang dan menghilangkan 98 Founding Father lainnya.

"Kebohongan yang mungkin akan berbuah karma untuk SBY dan keturunannya," tegas dia.

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto:  Demokrat)
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: Demokrat)


Atas dasar itu, Rahmad menyatakan, walaupun Jubir Partai Demokrat Kubu AHY sudah meralat ucapannya, namun apa yang disampaikan Herzaky itu tidak bisa dianggap main main.

"SBY atau AHY harus menjelaskan kepada masyarakat Indonesia terkait pernyataan resmi DPP asuhan SBY yang menyebut Megawati Menggulingkan Gus Dur, yang diwakili oleh Herzaky sebagai Juru Bicara itu," tegasnya.

"Apakah diinternal Demokrat asuhan SBY itu dibangun keyakinan bahwa Megawati menggulingkan Gusdur, sehingga keyakinan itu yang dibawah alam sadar disampaikan Herzaky kepada masyarakat Indonesia?" Sambung dia.

Sebelumnya, Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyatakan bahwa ia tidak sengaja mengatakan Megawati menggulingkan Gus Dur. Menurutnya, itu hanya kekeliruan dan salah ucap.

Ia pun meminta maaf atas kesalahan ucap tersebut kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan. Sebab ia tidak bermaksud untuk menyerang personal bahkan tokoh tertentu.

"Saya ini pengagum Gus Dur dan NU. Saya juga hormat kepada Ibu Megawati sebagai mantan presiden. Mohon maaf saya kepeleset lidah saat tanya jawab setelah konferensi pers," kata Herzaky. (Pon)

Baca Juga

Demokrat Sindir Moeldoko: Kalau Mau Jadi Presiden Bikin Partai Sendiri

#Partai Demokrat #Agus Harimurti Yudhoyono #Susilo Bambang Yudhoyono
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
SBY Singgung Potensi Perang Dunia III, Komisi I DPR: ini Bentuk Peringatan
Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta menilai pernyataan itu patut dibaca sebagai peringatan dini dan bukan sekedar ramalan.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
SBY Singgung Potensi Perang Dunia III, Komisi I DPR: ini Bentuk Peringatan
Indonesia
SBY Menyeru ke PBB, Ambil Tindakan Nyata Hindari Perang Dunia III
Ia menilai sangat mungkin konflik yang terjadi di dunia akan berujung pada Perang Dunia III.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
SBY Menyeru ke PBB, Ambil Tindakan Nyata Hindari Perang Dunia III
Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Indonesia
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Negara dan demokrasi harus diatur oleh rule of law, bukan rule of noise atau kebisingan rumor
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Demokrat Respons Usulan Koalisi Permanen, Tegaskan Fokus ke Penanganan Bencana
Energi politik semestinya dicurahkan untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan efektif.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Demokrat Respons Usulan Koalisi Permanen, Tegaskan Fokus ke Penanganan Bencana
Indonesia
Percepat Penanganan Bencana Sumatra, Demokrat Desak Pemerintah Buka Akses Bantuan Asing
Partai Demokrat mendesak pemerintah untuk membuka akses bantuan asing. Hal itu dilakukan demi mempercepat penanganan darurat bencana Sumatra.
Soffi Amira - Senin, 08 Desember 2025
Percepat Penanganan Bencana Sumatra, Demokrat Desak Pemerintah Buka Akses Bantuan Asing
Indonesia
Janji Tanggung Jawab Pembiayaan Whoosh, Presiden Prabowo: Kita Layani Rakyat, Bukan Hitung Untung Rugi
Presiden Prabowo Subianto menegaskan siap bertanggung jawab atas pembiayaan proyek kereta cepat Jakarta–Bandung (Whoosh), menilai Indonesia masih sanggup membayar utangnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 November 2025
Janji Tanggung Jawab Pembiayaan Whoosh, Presiden Prabowo: Kita Layani Rakyat, Bukan Hitung Untung Rugi
Indonesia
Jokowi Sebut Whoosh Investasi Sosial, Demokrat: Siapa yang Talangi Kerugiannya?
Jokowi sebut Whoosh jadi investasi sosial. Demokrat mempertanyakan siapa yang akan menalangi kerugiannya.
Soffi Amira - Sabtu, 01 November 2025
Jokowi Sebut Whoosh Investasi Sosial, Demokrat: Siapa yang Talangi Kerugiannya?
Indonesia
Partai Demokrat Dukung Menkeu soal Dana Pemda Mengendap, Tawarkan Solusi Efektif
Fenomena APBD mengendap di perbankan bukan sekadar persoalan teknis pengelolaan kas daerah, melainkan menggambarkan masalah struktural keuangan daerah.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Oktober 2025
Partai Demokrat Dukung Menkeu soal Dana Pemda Mengendap, Tawarkan Solusi Efektif
Indonesia
Demokrat ‘Pelototi’ Paket Stimulus Kuartal IV 2025: Ingin Tepat Sasaran dan Berkelanjutan
Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat menegaskan pentingnya pengawasan dan kolaborasi antara pemerintah dan DPR.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Oktober 2025
Demokrat ‘Pelototi’ Paket Stimulus Kuartal IV 2025: Ingin Tepat Sasaran dan Berkelanjutan
Bagikan