Kota Bogor Yakin Vaksinasi Capai 100 Persen di Oktober

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Oktober 2021
Kota Bogor Yakin Vaksinasi Capai 100 Persen di Oktober

Vaksinasi COVID-19. (Foto: Sekretariat Presiden))

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat menargetkan, vaksinasi COVID-19 tuntas 100 persen atau memenuhi 819.444 orang target sasaran pada akhir Oktober 2021.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan, saat ini vaksinasi telah mencapai 83 persen atau 680.138 orang warga, yang artinya tinggal 17 persen atau 139.305 orang warga yang perlu dikejar untuk diedukasi agar mau terbuka divaksin.

Baca Juga:

Polda Metro Akui Vaksinasi Merdeka di Willayah Penyangga Tak Capai Target

Pemerintah Kota Bogor, memasrahkan sepenuhnya mengenai penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kepada Jawa Barat dan pemerintah pusat.

Semua data yang dibutuhkan sebagai pemenuhan indikator penurunan level, seperti persentase vaksinasi, penurunan jumlah kasus positif COVID-19 yang tinggal 55 orang dengan 3 orang di antaranya menjalani isolasi di RSUD Kota Bogor dan sisanya isolasi mandiri.

Jumlah itu jauh terkendali dari sebelumnya total kasus positif mencapai 40.000 orang selama 1,5 tahun terakhir.

"Kini, Kota Bogor telah mendekati PPKM Level 2 untuk pelonggaran aktivitas masyarakat lebih dinamis lagi," katanya.

Dedie berharap pembukaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas tahap I serentak 200 sekolah tingkat SMP dan SMA/SMK sederajat yang dilaksanakan mulai Senin (4/10), tidak menjadi gerbang penyebaran COVID-19 meluas kembali.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim saat diwawancarai di sela meninjau PTMT tahap I tingkat SMP hingga SMA/SMK sederajat pada Senin (4/10). ANTARA/Linna Susanti
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim saat diwawancarai di sela meninjau PTMT tahap I tingkat SMP hingga SMA/SMK sederajat pada Senin (4/10). ANTARA/Linna Susanti

"Kita ikutilah, mau level 3 atau level 2 yang penting kita melaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan," ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor Sri Nowo Retno menambahkan untuk mendekati warga yang belum juga ikut vaksinasi, saat ini lokasi vaksinasi telah ada di level RW dari 68 kelurahan yang tersebar di enam kecamatan.

Dinkes bekerja sama dengan tim pemburu vaksin yang terdiri atas petugas wanita dari berbagai unsur di Pemkot Bogor, yakni srikandi Satpol PP Kota Bogor, karyawati Dinas Perhubungan, Polwan, Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad), dan Wanita Angkatan Udara (Wara).

Tim pemburu vaksin juga melibatkan Camat, Lurah, RW, dan RT di tempat tinggal warga agar lebih gencar mendata warganya dan berkoordinasi dengan tim karena tidak akan bisa bergerak sendiri.

"Mereka mengedukasi 17 persen warga target sasaran vaksinasi yang kebanyakan adalah warga lanjut usia (lansia), memiliki penyakit bawaan (komorbid), dan para penyintas atau orang yang pernah terinfeksi COVID-19," ujarnya dikutip Antara. (*)

Baca Juga:

Akhir Oktober, Pemkot Yogya Targetkan Cakupan Vaksinasi Dekati 100 Persen

#Vaksinasi #Vaksin Covid-19 #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Lifestyle
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
HPV merupakan kelompok virus yang dapat menginfeksi kulit dan selaput lendir
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Kondisi radang otak yang dialami bayi tersebut tidak berkaitan dengan vaksin yang diberikan.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Lifestyle
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Bagikan