Akhir Oktober, Pemkot Yogya Targetkan Cakupan Vaksinasi Dekati 100 Persen

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 04 Oktober 2021
Akhir Oktober, Pemkot Yogya Targetkan Cakupan Vaksinasi Dekati 100 Persen

Kegiatan vaksinasi di wilayah DIY. (Foto: MP/Humas Pemkot Yogyakarta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menargetkan cangkupan vaksinasi COVID-19 mendekati 100 perse di akhir Oktober 2021. Dalam sepekan ke depan, Pemkot akan jemput bola mengajak warga untuk segera divaksin.

"Kami optimistis insyaallah Oktober di seluruh warga Kota Yogya yang layak vaksin divaksin semua," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi melalui keterangan pers di Yogyakarta, Senin (4/10).

Pada minggu-minggu kemarin, Pemkot berfokus menuntaskan vaksinasi pelajar serta tenaga pendidik untuk persiapan sekolah tatap muka.

Baca Juga:

Yogyakarta Selenggarakan Wayang Night Carnival dengan Konsep Hybrid

Ke depan pihaknya akan berkonsentrasi memvaksin warga lansia atau penyitas COVID-19, serta melakukan vaksinasi tahap kedua.

Kegiatan vaksinasi juga akan menyasar warga KTP non-Kota Yogyakarta.

Catatan Pemkot Yogyakarta, capaian vaksinasi COVID-19 penduduk Kota Yogyakarta sekitar 73 persen dibandingkan total penduduk wajib divaksin.

Kegiatan vaksinasi di wilayah DIY. (Foto: MP/Humas Pemkot Yogyakarta)
Kegiatan vaksinasi di wilayah DIY. (Foto: MP/Humas Pemkot Yogyakarta)

Tapi, lanjut dia, jika total penduduk kota wajib vaksin dikurangi warga penyintas COVID-19 dan memiliki komorbiditas, capaian vaksinasi penduduk Kota Yogyakarta sekitar 82 persen.

"Pada kenyataannya RT-RT sudah kesulitan untuk mencari warga yang belum divaksin. Jadi biasanya ketemunya orang-orang yang belum divaksin karena penyintas atau memiliki komorbid," tambah Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Yogyakarta itu.

Dengan kondisi itu, Heroe menyampaikan, vaksinasi COVID-19 di Kota Yogyakarta tinggal menunggu waktu warga penyintas dan memiliki syarat komorbiditas. Diharapkan juga bagi warga belum divaksin segera datang ke puskesmas, pusat layanan vaksinasi, maupun mendaftar lewat Jogja Smart Service.

Baca Juga:

Yogyakarta Selenggarakan Workshop Aksara Jawa Secara Virtual

Selain itu, pihaknya sedang mensinkronkan data vaksinasi di Pusdatin bagi penduduk KTP Kota Yogyakarta yang tinggal di luar kota.

Terutama untuk memastikan penduduk Kota Yogyakarta itu sudah divaksin atau belum.
Heroe menambahkan, dari data yang dimiliki Pemkot Yogyakarta, sekitar 20 persen penduduk KTP Kota Yogyakarta tidak tinggal di Kota Pelajar tersebut. (Patricia Vicka/Yogyakarta)

Baca Juga:

Pengunjung Pasar Tradisional di Kota Yogyakarta Wajib Scan Barcode QR

#Yogyakarta #Vaksinasi #COVID-19
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Tradisi
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Makam Raja Imogiri atau Pajimatan Imogiri dibangun oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo pada 1554 Saka atau 1632 Masehi.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Tradisi
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Hingga kini, tradisi memakamkan raja keturunan Mataram di kompleks permakaman ini masih dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Indonesia
Mulai 2026, Jemaah Calon Haji Banten dan DIY Berangkat dari Embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta
Siap memberangkatkan jemaah calon haji mulai 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Mulai 2026, Jemaah Calon Haji Banten dan DIY Berangkat dari Embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta
Lifestyle
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Bagikan