Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini

Komplek Makam Imogiri.(foto: Website Pemakaman Imogiri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DI atas sebuah bukit di daerah Bantul, Yogyakarta, berdiri kompleks permakaman kuno. Permakaman itu merupakan tempat peristirahatan terakhir untuk para raja Mataram. Hingga kini, tradisi memakamkan raja keturunan Mataram di kompleks permakaman ini masih dilakukan.

Kompleks permakaman yang disebut Imogiri ini juga menjadi lokasi pemakaman jenazah Raja Keraton Solo Paku Buwono (PB) XIII yang dkebumikan pada Rabu (5/10). Paku Buwono XIII dimakamkan di samping makam ayahnya, PB XII, di kompleks Kedhaton PB X.

Lokasi kompleks permakaman para raja Mataram ini berada di Bantul, Yogyakarta. Penanggung jawab makam para raja yang menjabat Bupati Juru Kunci Kadipaten Imogiri KPH Djoyo Adilogo menuturkan jenazah dibawa naik ke lokasi Kedhaton atau makam utama Paku Buwono X.

Proses tersebut memakan waktu dan tenaga karena keranda jenazah akan dibawa naik melewati hampir 500 anak tangga dan melibatkan lebih dari 20 orang. Setelah sampai atas, rombongan akan istirahat terlebih dulu, lalu dilanjutkan dengan prosesi upacara hingga prosesi utama pemakaman.

Baca juga:

Pemakaman Paku Buwono XIII, Ini Jalur Rute Iring-iringan Jenazah dari Solo ke Imogiri



Djoyo menjelaskan, dalam prosesi pemakaman itu, tradisi ditandu ke atas melewati ratusan anak tangga memiliki filosofi sendiri. "Setiap raja yang wafat atau mangkat atau surut akan menuju alam baka. Tangga naik ke atas tinggi ini, filosofinya dari bawah naik ke atas, seperti di puncak gunung," katanya.

Makam itu memang berada di atas area perbukitan yang juga dikenal sebagai Bukit Merak. Jenazah raja wajib ditandu abdi dalem atau orang yang dipersiapkan secara bergantian.

Makam Imogiri merupakan salah satu objek wisata penting karena nilai sejarah dan budaya serta arsitekturnya yang unik. Makam ini terletak di atas perbukitan yang asri, dan memiliki kekayaan sejarah dan budaya. Imogiri terkenal sebagai lokasi makam para raja Mataram sehingga menjadi tempat ziarah.

Nama 'Imogiri' dalam bahasa Jawa memiliki arti 'gunung yang berkabut'. Imogiri dibangun pada 1632 oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo, Sultan Mataram III. Area permakaman dibagi menjadi tiga kompleks utama, yakni kompleks makam raja-raja Mataram Islam berada di sisi utara paling atas, kompleks makam raja-raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat berada di sisi barat, dan kompleks makam raja-raja Keraton Kasultanan Yogyakarta Hadiningrat berada di sisi timur.

Di kompleks makam raja-raja Mataram Islam terdapat dua bagian yaitu Astana Kasultanagungan, dan Astana Pakubuwanan. Di kompleks makam raja-raja Surakarta terdapat tiga bagian, yaitu Astana Kaswargan, Astana Kapingsangan, dan Astana Girimulya.

Sementara itu, di kompleks makam raja-raja Yogyakarta, terdapat tiga bagian yaitu Kedhaton Kasuwargan, Kedhaton Besiyaran, dan Kedhaton Saptarengga.

Di area permakaman ini juga terdapat lokasi makam seorang pengkhianat bernama Tumenggung Endranata. Makamnya tersebar di tiga bagian yang terpisah di beberapa bagian dari ke-409 anak tangga, di sekitar Gapura Supit Urang, dan di kolam sisi kanannya.

Tumenggung Endranata sendiri disebut berkhianat karena membocorkan rencana penyerbuan di Batavia.(knu)

Baca juga:

Jenazah PB XIII Diberangkatkan ke Imogiri, Diawali Sambutan Duka dari Putra Mahkota dan Tradisi Brobosan

#Makam Imogiri #Paku Buwono #Yogyakarta
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Patuhi Putusan PN Solo, Dukcapil Solo Proses Perubahan Nama Purboyo
Langkah tersebut dilakukan seiring dengan adanya pengajuan yang telah sah melalui proses putusan Pengadilan Negeri (PN) Solo.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Patuhi Putusan PN Solo, Dukcapil Solo Proses Perubahan Nama Purboyo
Indonesia
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Penghentian sementara dilakukan untuk memastikan keselamatan sementara setelah terjadinya gempa bumi.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Olahraga
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,5 mengguncang Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya pada Selasa (27/1) pada pukul 13.15 WIB.
Frengky Aruan - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
ShowBiz
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
Lagu ini menegaskan filosofi 'Takhta untuk Rakyat'.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
ShowBiz
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Lagu ini dibalut nuansa ringan dan ceria, terinspirasi dari pengalaman berlibur di Yogyakarta
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Januari 2026
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Fadli Zon Dijadwalkan Resmikan Songgobuwono Keraton Solo, 2 Kubu Keraton Bertemu
Menteri dijadwalkan meresmikan Panggung Songgobuwono itu pada Selasa (16/12).
Dwi Astarini - Selasa, 16 Desember 2025
Fadli Zon Dijadwalkan Resmikan Songgobuwono Keraton Solo, 2 Kubu Keraton Bertemu
Bagikan