Paerenting

Kompak Menyambut Kelahiran si Kecil

P Suryo RP Suryo R - Senin, 25 November 2019
Kompak Menyambut Kelahiran si Kecil

Kekompakan pada masa sebelum kehamilan sampai si kecil lahir sangatlah penting. (Foto: Pixabay/freestocks-photos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PADA masa kehamilan, seorang calon ibu bisa saja merasa stres karena adanya tekanan sosial. Stres pada ibu hamil dapat mengganggu perkembangan janin yang dikandung. Masalah psikologis selama hamil berdampak pada anak seumur hidupnya.

Oleh sebab itu, sangat penting bagi calon ibu dan ayah untuk mempersiapkan kesehatan mental sebelum menyambut kehadiran buah hati di dunia. Untuk menanggulangi stres pada calon ibu, dibutuhkan kerja sama yang harmonis dan penuh cinta dari pasangan suami istri.

Baca juga:

Plus Minus Menggunakan Jasa Baby Sitter

couple
Perlunya menciptakan iklim kerja sama antara calon orangtua ini. (Foto: Pixabay/dw-lifestylefotografie)


Seperti yang disampaikan oleh Psychological Health Trainer, William Budiman, “Sejak mulai hamil, kedua pasangan harus mengidentifikasi apa saja jenis dan sumber stres yang mungkin muncul di masa kehamilan. Kemudian bagaimana cara penanganan yang tepat. Lalu bagaimana stres bisa membawa hal positif bagi kesiapan menjadi orang tua yang baik.”

“Kehamilan adalah perjalanan yang membutuhkan kerja sama dari calon ibu dan ayah. Dalam perjalanan masa kehamilan ini ada banyak hal yang harus diperhatikan bersama. Mulai dari pemenuhan nutrisi yang tepat, gaya hidup yang sehat, kesehatan psikologis suami-istri agar siap menjadi orang tua yang positif ,” papar Dr. Ulul Albab, Sp. OG yang juga Sekretaris POGI Jaya.

Tak hanya masalah tekanan saja, namun untuk kekompakan pasangan calon orangtua bayi harus melakukan pembagian tugas ketika si kecil sudah hadir di dunia.

“Kunci penting suksesnya mengasuh bayi baru lahir adalah kekompakan orang tua bayi, dengan berbagi peran dan tugas antara istri dan suami. Sejak sebelum lahir, penting bagi pasangan untuk membahas pembagian tugas mengasuh agar sama-sama tidak kelelahan dan stres. Bahkan termasuk soal pemberian ASI, peran ayah secara fisik dan mental sangat menentukan kemampuan ibu untuk menyediakan ASI bagi sang bayi,” papar Bidan Israna Atika. S.Keb.

Baca Juga:

Kesalahan Orangtua yang Berdampak Besar Bagi Hidup Anak

hamil
Butuh pembagian tugas sebelum si kecil dilahirkan. (Foto: Pixabay/nguyentungson)

Edukasi pra-kelahiran yang dilakukan PRENAGEN bersama Mom’s Mingle, ditujukan untuk mempersiapkan dengan matang calon ibu dan ayah di masa transisi menjadi ayah bunda. Mulai dari elemen-elemen kehamilan, persalinan dan kelahiran bayi, serta keahlian dasar tentang parenting. Kegiatan edukasi bagi calon ayah bunda seperti ini dilakukan untuk pembelajaran sebanyak mungkin calon ayah ibu agar dapat menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat dan bermental positif.

“Periode transisi menjadi ayah bunda memang digambarkan sebagai salah satu transisi paling menantang di dalam kehidupan, saat perubahan besar terjadi di dalam kehidupan calon ayah bunda baru. Banyak cara untuk mempersiapkan pengalaman transisi ini secara positif, termasuk mengetahui apa yang akan datang dan strategi menghadapinya. PRENAGEN ingin selalu menjadi sahabat bagi tiap calon ayah bunda saat menjalani transisi ini,” tutup Sinteisa Sunarjo, Group Business Unit Head for Woman Nutrition KALBE Nutritionals. (psr)


Baca Juga:

Cara Simpel Cegah Obesitas Pada Anak

#Bayi #Orangtua Baik #Anak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Ibu di Solo 2 Kali Jual Anak Rp 15 Juta dan 6 Juta Buat Bayar Hutang dan Penuhi Kebutuhan Sehari-hari
Sebelumnya tersangka juga berniat menjual anak pertamanya R p15 juta. Tetapi batal dan saat ini bayi telah berusia sekitar satu tahun
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Ibu di Solo 2 Kali Jual Anak Rp 15 Juta dan 6 Juta Buat Bayar Hutang dan Penuhi Kebutuhan Sehari-hari
Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Berita Foto
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Sejumlah anak mengikuti pertandingan padel dalam ajang Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026 di Tangerang, Banten, Sabtu (29/8/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 29 Agustus 2026
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Foto Essay
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Gio dan Hamzah berlatih tinju dengan alat seadanya di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 19 Agustus 2026
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Indonesia
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Jangan pernah menjadikan anak sebagai alat untuk memperoleh keuntungan ekonomi
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Indonesia
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
KPAI menyoroti dugaan keterlibatan anak dalam promosi vape di YouTube dan meminta aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Lifestyle
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Save the Children menggelar Festival Anak Pahlawan pada 13-16 Agustus 2026. Acara ini mengajak masyarakat mewujudkan lingkungan aman.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Bagikan