Pemprov DKI Luncurkan Kanal Aduan Lengkap untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Ilustrasi kekerasan perempuan. (Foto: Pixabay/Roszie)
MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan berbagai kanal aduan untuk menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di ibu kota. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov DKI dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kekerasan.
Sejumlah kanal aduan tersebut meliputi: Hotline 24 jam Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak (0813-1761-7622), Call Center Jakarta Siaga: 112, 44 Pos Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) yang tersedia di RPTRA, dan Layanan konsultasi Pusat Pelayanan Keluarga (PUSPA) melalui situs puspa.jakarta.go.id
"Kami siap bekerja sama dengan semua komponen, dengan OPD dan juga dengan semua instansi terkait untuk sama-sama kita melindungi perempuan dan anak di DKI Jakarta," ujar Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta, Iin Mutmainnah, Kamis (27/11).
Baca juga:
Pemprov DKI Desak Korban Kekerasan Perempuan dan Anak Berani Bersuara, Jangan Takut Melapor
1 Dari 3 Perempuan Di Dunia Hadapi Kekerasan Seksual, Ini Yang Paling Rentan
Iin menegaskan bahwa Pemerintah Jakarta hadir untuk memastikan perlindungan maksimal bagi perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan. Upaya ini melibatkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, Pemprov DKI, hingga BUMD.
“Pemerintah hadir untuk melindungi perempuan dan anak dari kekerasan. Jadi dalam konteks HAKTPA tahun 2025 ini, kami bekerja sama dan berkolaborasi dengan banyak pihak,” katanya.
Pemprov DKI juga mendorong edukasi kepada masyarakat melalui berbagai kampanye positif sebagai bagian dari peningkatan kesadaran publik terhadap isu perlindungan perempuan dan anak. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Tak Hanya Bongkar Tiang Monorel, Pemprov DKI Utamakan Penataan Rasuna Said
Pemprov DKI Jakarta Batal Naikkan Tarif Tiket Bus Transjakarta Karena Kondisi Ekonomi
DPRD DKI Jakarta Godok Pembentukan 5 Pansus Strategis untuk Tahun 2026
Pemprov DKI Jakarta Beberkan Skema Pembongkaran Tiang Monorel di Kuningan
Anggaran Transjakarta 2026 Disunat, Pemprov DKI Jakarta Putar Otak Cari Tambahan Triliunan Rupiah
JPO Sarinah Dibangun Lagi, Pramono Pastikan Pelican Crossing Tak Ditutup
Flyover Pesing Berlubang, Belasan Kendaraan Menepi Akibat Ban Pecah di Daan Mogot
Dinas Bina Marga Targetkan Perluasan Jalan Rasuna Said Pasca Bongkar Tiang Monorel
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said Dibongkar 14 Januari, Pemprov DKI Bakal Tata Ulang Jalan