Ibu di Pesanggrahan Jadi Korban KDRT, Bayi 5 Bulan Dibawa Lari Suami

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 14 November 2025
Ibu di Pesanggrahan Jadi Korban KDRT, Bayi 5 Bulan Dibawa Lari Suami

Ilustrasi - Bayi. (ANTARA/HO/Internet).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bayi merah lima bulan akhirnya kembali ke pelukan ibunya, perempuan berinisial warga Pesanggrahan Jakarta Selatan.

Ibu dan buah hatinya itu berhasil dipertemukan kembali setelah sang bayi dibawa lari suaminya. Bayi itu disembunyikan suaminya, AS, di rumah orang tuanya di Jalan Madrasah, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan.

Proses pengembalian bayi itu ke ibunya turut dibantu Kepolisian Sektor Pesanggrahan. Kasus ini berawal dari laporan Call Center 110 pada Senin malam (10/11) sekitar pukul 22.38 WIB.

Baca juga:

Resmob Polres Sukoharjo Tangkap Penadah Bayi Korban Penculikan Lintas Provinsi

“Kami menemui pelapor ibu LI bahwa benar anak pelapor yang masih bayi berumur lima bulan dibawa oleh suaminya bernama AS ke rumah orang tuanya,” kata Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam, kepada awak media, di Jakarta, Jumat (14/11).

Dalam laporan itu, lanjut Kapolsek, korban LI mengungkapkan dirinya kerap mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dari suaminya.

Baca juga:

Bayi Dikubur Hidup-Hidup di Banyuwangi, DPR Serukan Alarm Sosial Pentingnya Edukasi KB

Menindaklanjuti laporan itu, AKP Seala langsung memerintahkan personel Polsek Pesanggrahan segera bergerak menuju lokasi penyekapan dan melakukan mediasi dengan suami korban dan keluarga pihak mertua.

Kepada polisi, Kapolsek mengungkapkan AS mengakui perbuatannya melakukan KDRT dan membawa lari anak korban. "Anaknya (saat ini) sudah bersama ibunya,” tandas Kapolres Pesanggrahan dilansir Antara. (*)

#Bayi #KDRT #Jakarta Selatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Akhirnya, Getek Anak Sekolah Warga Ulujami-Kebayoran Lama Utara Mau Diganti JPO
Getek buatan warga masih menjadi satu-satunya sarana penyeberangan Kali Pesanggrahan Jaksel, termasuk buat anak-anak sekolah
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Akhirnya, Getek Anak Sekolah Warga Ulujami-Kebayoran Lama Utara Mau Diganti JPO
Indonesia
Di Jaksel Ada 139 Dokter Hewan, 61 Beroperasi Tanpa Izin Praktik Sah
Dari 139 dokter hewan yang beroperasi di Jaksel, hampir setengahnya belum mengantongi Surat Izin Praktik (SIP) sah.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Di Jaksel Ada 139 Dokter Hewan, 61 Beroperasi Tanpa Izin Praktik Sah
Indonesia
Kebakaran Rumah di Tebet Tewaskan 4 Orang, Status Api Masih Kuning
Kebakaran rumah di Jalan Rasamala II, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Senin dini hari, menewaskan 4 orang dan melukai 1 orang.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Kebakaran Rumah di Tebet Tewaskan 4 Orang, Status Api Masih Kuning
Indonesia
3 Fakta Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan, hanya Satu Senjata Api
Lokasi yang seharusnya menjadi tempat belajar yang aman bagi siswa itu justru menyimpan ratusan senjata di salah satu ruangannya.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
3 Fakta Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan, hanya Satu Senjata Api
Indonesia
995 Temuan di Sekolah Swasta bukan Senjata Api, Polda Metro: itu Senapan Angin
Hasil pemeriksaan menunjukkan hampir seluruh barang tersebut merupakan senapan angin, bukan senjata api.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
995 Temuan di Sekolah Swasta bukan Senjata Api, Polda Metro: itu Senapan Angin
Indonesia
Polisi tak Yakin Ratusan Senpi di Bunker Sekolah untuk Kegiatan Ekskul Murid
Menurut polisi, tidak ada kaitan antara senpi dan ekstrakurikuler di sekolah.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi tak Yakin Ratusan Senpi di Bunker Sekolah untuk Kegiatan Ekskul Murid
Indonesia
Temuan Ratusan Senjata di Sekolah, DPR RI Khawatirkan Keselamatan Pelajar
Sekolah merupakan ruang belajar yang harus bebas dari segala bentuk ancaman.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Temuan Ratusan Senjata di Sekolah, DPR RI Khawatirkan Keselamatan Pelajar
Indonesia
DPR Minta Kasus Penemuan Senjata di Sekolah Diusut Tuntas, Sebut Bisa Ancam Keamanan Negara
Senjata api yang jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab dapat membahayakan masyarakat bahkan mengancam keamanan negara.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
DPR Minta Kasus Penemuan Senjata di Sekolah Diusut Tuntas, Sebut Bisa Ancam Keamanan Negara
Indonesia
Penemuan Senjata Api di Ruang Mantan Ketua Yayasan, Pihak Sekolah Minta Polisi Usut Tuntas
Pihak sekolah menghormati proses hukum yang berjalan setelah temuan itu dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Penemuan Senjata Api di Ruang Mantan Ketua Yayasan, Pihak Sekolah Minta Polisi Usut Tuntas
Indonesia
Pengakuan Pelapor soal Temuan Senjata Api dan Amunisi di Ruang Kepala Yayasan Sekolah Swasta Kebayoran Lama
Pengacara pelapor, Hermawanto, mengatakan barang-barang tersebut ditemukan saat penggeledahan lanjutan pada Rabu (5/8).
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Pengakuan Pelapor soal Temuan Senjata Api dan Amunisi di Ruang Kepala Yayasan Sekolah Swasta Kebayoran Lama
Bagikan