Parenting

Plus Minus Menggunakan Jasa Baby Sitter

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 22 November 2019
Plus Minus Menggunakan Jasa Baby Sitter

Ada plus minus yang kamu dapatkan ketika menggunakan jasa baby sitter. (Foto: Pixabay/Alexas_Fotos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JOKOWI beserta keluarga baru-baru ini sedang berbahagia. Kabarnya cucu ketiga presiden telah lahir dengan selamat melalui di Rumah Sakit Umum PKU Muhammadiyah, Solo pada 15 November 2019. Anak kedua dari pasangan Gibran Rakabuming dan Selvi Ananda diketahui berjenis kelamin perempuan. Namanya pun kini menjadi sorotan netizen.

Semua orang tahu nama anak serta cucu presiden kita sangat unik dan sarat akan makna. Gibran memberikan nama La Lembah Manah. Dikutip dari laman berita Indonesia, Gibran menyampaikan artinya dari nama tersebut adalah rendah hati. Sedangkan nama La adalah singkatan dari luwes anakku, lomo anakku.

Baca juga:

Digital Parenting, Mengupas Metode Didik Orang Tua di Era Kekinian

Melansir dari sejumlah sumber, kali ini Gibran menggunakan jasa baby sitter untuk mengasuh anak keduanya. Tujuannya untuk meringankan beban istrinya dalam mengasuh anak. Sebenarnya apa sih plus minus menggunakan baby sitter? Yuk simak ulasannya.

Plus:

1. Bisa Bekerja

Plus Minus Menggunakan Jasa Baby Sitter
Kamu bisa tetap bekerja. (Foto: Pixabay/hamonazaryan1)

Dengan menggunakan jasa baby sitter, kamu bisa bebas bekerja tanpa mengkhawatirkan aktivitas anak sehari-hari. Baby sitter bertugas untuk menjaga anak selama orangtua tidak bisa meluangkan waktunya. Mereka juga bisa diperintah untuk mengantar jemput anak sekolah serta memperhatikan asupan gizinya setiap hari.

2. Me-Time

Plus Minus Menggunakan Jasa Baby Sitter
Bisa me-time tanpa rasa bersalah. (Foto: Pixabay/bridgesward)

Lelah bekerja sambil mengurus anak setiap hari? Luangkan akhir pekan dengan melakukan me-time. Jangan khawatir! Baby sitter akan siap menjaga anak di akhir pekan selama kamu pergi ke salon atau sekadar belanja di mall. Dengan begitu kondisi pikiranmu akan kembali segar. Tubuh pun akan penuh energi untuk memulai hari kerja kembali.

3. Mengurangi Baby Blues

Plus Minus Menggunakan Jasa Baby Sitter
Menurunkan resiko baby blues. (Foto: Pixabay/422694)

Baby blues biasa dialami oleh para pasangan yang baru memiliki anak. Kondisi dan situasi yang berubah drastis karena kehadiran anak akan membuatmu stres karena kaget. Kehadiran baby sitter akan mengurangi baby blues karena ketika kamu sedang berada di titik jenuh, mereka hadir untuk membantumu menggantikan peran ibu sebentar.

Baca juga:

Salah Pola Asuh, Hancurkan Anak

Minus:

1. Melewatkan Usia Emas

Plus Minus Menggunakan Jasa Baby Sitter
Kamu akan kehilangan momen umur emas anak. (Foto: Pixabay/Greyerbaby)

Umur emas terjadi ketika anak menginjak usia 0-5 tahun. Di sinilah pembentukan sel otak anak paling penting yang menentukan masa depannya nanti. Sebagai orangtua sebaiknya kamu tidak kehilangan momen ini. Karena hanya orangtua yang mengetahui semua yang terbaik untuk anak dalam melalui proses umur emas. Baby sitter hanya bertugas untuk menjaga dan memenuhi kebutuhannya. Mereka tidak berperan dalam mengasah otak si kecil.

2. Ada Jarak Antara Orangtua dan Anak

Plus Minus Menggunakan Jasa Baby Sitter
Ada jarak antara anak dan orangtua. (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Dengan menggunakan jasa baby sitter, sudah pasti akan terbentuk jarak di antara kamu dan anak. Mereka bisa saja tumbuh menjadi sosok yang asing dengan kehadiranmu sebagai orangtuanya. Hal ini terjadi karena mereka terbiasa diasuh dengan baby sitter. Akibatnya level of trust antara anak dan orangtua akan menurun.

3. Keselamatan Anak

Plus Minus Menggunakan Jasa Baby Sitter
Keselamatan anak harus diperhatikan. (Foto: Pixabay/Bessi)

Kamu perlu melakukan seleksi sebelum akhirnya memutuskan siapa yang akan menjadi baby sitter untuk anakmu. Mereka adalah orang asing yang tidak memiliki hubungan batin baik denganmu maupun si kecil. Bisa saja mereka memiliki niat jahat untuk mencelakai atau lalai dalam menjaga anakmu. Akibatnya keselamatan anak tidak bisa terjamin. (mar)

Baca juga:

Tugas Ribet itu Bernama Menjadi Orangtua

#Parenting #Anak #Pertumbuhan Anak #Tumbuh Kembang Anak
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menemukan berbagai masalah kesehatan siswa, mulai dari gangguan kebugaran, gigi berlubang, anemia hingga tekanan darah meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Pemerintah daerah kini memikul tanggung jawab besar untuk menyisir kembali legalitas setiap satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman penitipan anak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Indonesia
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Pengelola tempat penitipan anak yang baik seharusnya terbuka dan kooperatif dalam menanggapi kekhawatiran yang disampaikan oleh orang tua.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Indonesia
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Popok tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menjaga kenyamanan dan mendukung tumbuh kembang si Kecil dalam penggunaan sehari-hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Indonesia
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Kini halaman Bantuan YouTube di Indonesia, tertulis pernyataan resmi: “Jika Anda berusia di bawah 16 tahun di Indonesia, akses ke akun Anda di YouTube mungkin akan dinonaktifkan.”
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Olahraga
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Komisi I DPR mendukung kebijakan Komdigi, yang melarang anak di bawah 16 tahun memiliki akun media sosial.
Soffi Amira - Rabu, 11 Maret 2026
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Indonesia
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menekankan keberhasilan kebijakan aturan batasan usia medsos bergantung pada implementasi di lapangan
Wisnu Cipto - Senin, 09 Maret 2026
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Indonesia
Akun Medsos Anak Indonesia Mau Diperketat, Verifikasi Usia Online dan Wajib Disetujui Orang Tua
Pemerintah bersama platform digital kini tengah membentuk sistem pengawasan bersama untuk memperkuat perlindungan anak dari paparan konten negatif.
Wisnu Cipto - Selasa, 24 Februari 2026
Akun Medsos Anak Indonesia Mau Diperketat, Verifikasi Usia Online dan Wajib Disetujui Orang Tua
Bagikan