Komisi Eropa Nyatakan Ukraina sebagai Calon Anggota EU

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 18 Juni 2022
Komisi Eropa Nyatakan Ukraina sebagai Calon Anggota EU

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyambut Presiden Eropa di Kiev, Ukraina, 11 Juni 2022. (ANTARA/via REUTERS/UKRAINIAN PRESIDENTIAL PRESS SERVICE)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi Eropa memandang bahwa Uraina telah berusaha untuk menjadi sebuah negara dengan standar Benua Biru tersebut. Penilaian itu memunculkan rekomendasikan agar Uni Eropa (EU) menunjuk Ukraina sebagai calon anggota, sebuah tonggak dalam perjalanan bekas republik Soviet itu menuju ekonomi maju di blok perdagangan terbesar di dunia.

"Komisi merekomendasikan... Ukraina diberikan status kandidat," kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dalam konferensi pers pada Jumat (18/6).

"Ukraina telah dengan jelas menunjukkan aspirasi negara dan tekad negara untuk hidup sesuai dengan nilai dan standar Eropa," ujar von der Leyen yang memakai jaket kuning dan kemeja biru, yang adalah warna nasional Ukraina, dikutip Antara.

Baca Juga:

Dituduh Lakukan Propaganda, 16 Jurnalis Kurdi Dipenjara di Turki

Rusia, yang menginvasi Ukraina pada Februari, hampir pasti menentang sikap politik Brussels sebagai campur tangan yang tidak diinginkan dalam apa yang dilihatnya sebagai wilayah pengaruhnya, bahkan jika Ukraina sudah memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan blok tersebut.

Sementara beberapa negara EU termasuk Belanda dan Denmark tidak mendukung lebih banyak negara menjadi calon anggota EU, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memenangi dukungan dari Prancis, Jerman, Italia, dan Rumania pada Kamis (16/6).

Keputusan Komisi, eksekutif EU, akan membuka jalan bagi para pemimpin pemerintah blok tersebut untuk menandatanganinya pada pertemuan puncak pekan depan di Brussels dalam apa yang akan menjadi dorongan moral bagi Ukraina saat melawan invasi Rusia.

Kremlin mengatakan, apa yang disebutnya "operasi militer khusus" sebagian dipicu oleh perambahan Barat ke dalam apa yang dicirikan sebagai wilayah pengaruhnya yang sah.

Dalam kunjungan pertama ke Kiev sejak Rusia menginvasi pada 24 Februari 2022, Emmanuel Macron dari Prancis, Olaf Scholz dari Jerman, Mario Draghi dari Italia dan Klaus Iohannis dari Rumania mengatakan bahwa Ukraina termasuk dalam "keluarga Eropa".

Baca Juga:

Inflasi Melonjak, Suku Bunga Pinjaman Bank Besar Naik Tajam

Status kandidat EU, diincar oleh Ukraina sejak 2014 ketika protes di Kiev menggulingkan presiden pro Rusia yang tidak populer.

Sejak Ukraina memenangkan kemerdekaan dari Uni Soviet pada 1991, politisi pro Rusia dan pro EU telah bersaing untuk mendapatkan kendali.

Bagi EU, jalan menuju keanggotaan diperkirakan akan memakan waktu bertahun-tahun, yang membutuhkan reformasi mendalam untuk mengatasi korupsi endemik. Von der Leyen menyoroti korupsi selama kunjungan ke Kiev pada 11 Juni lalu.

Menurut lembaga Transparency International, Ukraina dianggap sebagai salah satu negara paling korup di dunia, peringkat 122 dari 180 negara.

"Perluasan" EU sebagai kebijakan juga terhenti sejak 2018. Negara-negara anggota EU tidak dapat menyetujui apakah akan membawa kandidat resmi lainnya seperti Albania, Makedonia Utara, Montenegro, Serbia, dan Turki ke dalam blok tersebut. (*)

Baca Juga:

Penembakan California: Dua Polisi Tewas Setelah Dilarikan ke RS

#Uni Eropa #Ukraina #Konflik Ukraina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Harga BBM Mahal, 50 Juta Warga Eropa Tidak Mampu Hangatkan Rumah
Negara-negara Uni Eropa memperkirakan akan menghadapi musim dingin yang sulit akibat tingginya harga gas dan produk minyak yang dipicu oleh situasi di Timur Tengah.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
Harga BBM Mahal, 50 Juta Warga Eropa Tidak Mampu Hangatkan Rumah
Indonesia
Nasib Kelam Taufiq Muhammad: Latihan Cuma Seminggu, Langsung Tewas di Garis Depan Donbas
Kisah tragis Taufiq Muhammad, mantan sopir taksi Jakarta yang tewas di pertempuran pertamanya sebagai tentara bayaran Rusia di Ukraina. Simak kronologi lengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Oktober 2026
Nasib Kelam Taufiq Muhammad: Latihan Cuma Seminggu, Langsung Tewas di Garis Depan Donbas
Dunia
Intelijen Ukraina Ungkap Taufiq Muhammad, Tentara Bayaran Asal Indonesia yang Tewas Saat Bela Pasukan Rusia
Intelijen Ukraina membenarkan seorang WNI asal Sorong, Taufiq Muhammad, tewas di medan perang. Cek fakta lengkap keterlibatannya sebagai tentara bayaran Rusia di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Oktober 2026
Intelijen Ukraina Ungkap Taufiq Muhammad, Tentara Bayaran Asal Indonesia yang Tewas Saat Bela Pasukan Rusia
Dunia
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Pesawat Zelenskyy nyaris terkena drone saat lepas landas dari Moldova dalam perjalanan menuju Oslo untuk menghadiri pemakaman Raja Harald V.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Indonesia
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dalam proses verifikasi itu, perlu mendengarkan keterangan dari pihak Rusia, pihak terkait, dan WNI yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dunia
Di Hadapan Prabowo dan Undangan EEF 2026, Putin: Ukraina Kehilangan 8.000-12.000 Tentara Setiap Bulan
Presiden Putin menyebut Ukraina telah kehilangan 8.000 hingga 12.000 tentara setiap bulan dalam konflik yang berlangsung sejak tahun 2022 silam.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Di Hadapan Prabowo dan Undangan EEF 2026, Putin: Ukraina Kehilangan 8.000-12.000 Tentara Setiap Bulan
Indonesia
Intel Ukraina sebut Rusia Rekrut WNI untuk Ikut Perang
Upaya tersebut telah memungkinkan Kremlin untuk menambah kekuatan pasukannya dengan memanfaatkan warga negara asing sebagai bagian dari propaganda.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Intel Ukraina sebut Rusia Rekrut WNI untuk Ikut Perang
Indonesia
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Indonesia memiliki ketentuan hukum yang jelas mengenai keterlibatan WNI dalam dinas militer negara asing,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Indonesia
Jerman Bakal Lebih Ketat Terapkan Aturan Perpindahan Migran Antar Negara Anggota Uni Eropa
Berdasarkan peraturan Dublin, permohonan suaka dari migran non-Uni Eropa yang masuk ke wilayah Uni Eropa pada prinsipnya harus diproses di negara Uni Eropa pertama yang menjadi tempat masuk mereka.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Jerman Bakal Lebih Ketat Terapkan Aturan Perpindahan Migran Antar Negara Anggota Uni Eropa
Indonesia
Ribuan Imigran Menyebrang ke Kota Otonom Spanyol Ceuta di Afrika Utara
ota Ceuta mengalami lonjakan tajam kedatangan jumlah migran dari Maroko yang berusaha memasuki kota otonom Spanyol yang terletak di Afrika Utara itu dengan berenang maupun berjalan kaki.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Ribuan Imigran Menyebrang ke Kota Otonom Spanyol Ceuta di Afrika Utara
Bagikan