Klarifikasi Polemik Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 Ribu, Mensos: Itu Bukan Harga Final

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Klarifikasi Polemik Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 Ribu, Mensos: Itu Bukan Harga Final

Audiensi Kementerian Sosial di KPK, Jumat (8/5). (Foto: MerahPutih.com/Ponco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul buka suara terkait polemik pengadaan sepatu siswa Sekolah Rakyat yang disebut mencapai Rp700 ribu per pasang.

Ia menegaskan angka tersebut bukan harga final, melainkan masih bagian dari proses perencanaan dan penganggaran.

“Pengadaan sepatu yang mungkin sudah beredar itu pengadaan tahun 2025, sementara yang tahun 2026 masih dalam perencanaan,” kata Gus Ipul di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat (8/5).

Baca juga:

Datangi KPK, Mensos Tegaskan Program Sekolah Rakyat Tak Boleh Dikotori Korupsi

Gus Ipul juga menjelaskan soal foto sepatu yang ramai dibicarakan di media sosial. Menurut dia, sepatu yang terlihat dalam foto dirinya bersama Gubernur Jawa Timur merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk siswa Sekolah Rakyat di daerah tersebut.

“Jadi itu pemberian khusus dari Ibu Gubernur Jawa Timur dan bukan bagian dari pengadaan di Kementerian Sosial,” ujarnya.

Ia menjelaskan pengadaan sepatu di lingkungan Kementerian Sosial terdiri atas beberapa jenis, mulai dari sepatu untuk pakaian dinas lapangan (PDL) siswa SMP dan SMA, sepatu harian, hingga sepatu olahraga.

Namun, Gus Ipul mengaku tidak mengingat merek sepatu yang masuk dalam rencana pengadaan tersebut.

“Untuk mereknya saya terus terang enggak ingat,” katanya.

Baca juga:

DPR Tuntut Kemensos Buka-Bukaan soal Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 Ribu per Pasang

Menurut Gus Ipul, angka Rp 700 ribu yang beredar saat ini masih berada pada tahap penganggaran atau penentuan pagu.

Dalam proses tersebut, pemerintah melakukan survei harga pasar, melihat referensi dari e-katalog dan e-commerce, hingga meminta pendapat ahli sebelum menentukan Harga Perkiraan Sendiri (HPS).

“Nanti setelah lelang biasanya harganya lebih murah daripada harga perkiraan sendiri,” ujarnya.

Ia mengatakan detail teknis pengadaan lebih dipahami oleh panitia pengadaan barang dan jasa, sementara dirinya bersama Wakil Menteri Sosial lebih fokus pada aspek kebijakan umum.

Gus Ipul juga mengungkapkan polemik pengadaan sepatu Sekolah Rakyat telah dikonsultasikan kepada KPK untuk dianalisis dan dievaluasi lebih lanjut.

“Kami konsultasikan dan kami informasikan untuk dianalisis, untuk dievaluasi oleh KPK,” katanya.

Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur itu menambahkan hasil evaluasi nantinya akan disampaikan langsung oleh KPK pada waktunya. (Pon)

#Sekolah Rakyat #Menteri Sosial #KPK # Saifullah Yusuf
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
KPK Periksa Anggota DPR Nabil Husein Terkait Kasus Korupsi Rita Widyasari
KPK memeriksa Anggota Komisi III DPR RI Fraksi NasDem Nabil Husein sebagai saksi dalam pengembangan kasus korupsi Rita Widyasari.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
KPK Periksa Anggota DPR Nabil Husein Terkait Kasus Korupsi Rita Widyasari
Indonesia
KPK Dorong Integrasi Hukum dan Akuntansi Forensik untuk Perkuat Pembuktian Kerugian Negara
Membuktikan bahwa kerugian itu timbul akibat langsung dari perbuatan melawan hukum merupakan tantangan sesungguhnya
Dwi Astarini - Senin, 22 Juni 2026
KPK Dorong Integrasi Hukum dan Akuntansi Forensik untuk Perkuat Pembuktian Kerugian Negara
Indonesia
KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim dan 7 Tersangka Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA
KPK memperpanjang masa penahanan Silmy Karim dan tujuh tersangka kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA selama 40 hari untuk melengkapi alat bukti dan penyidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim dan 7 Tersangka Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA
Indonesia
iPhone XS Sitaan KPK Laku Rp 34 Juta di Lelang, Data Dipastikan Sudah Dihapus Total
iPhone XS 64 GB sitaan KPK terjual Rp 34 juta dalam lelang barang rampasan negara. KPK memastikan semua data sudah dihapus total sebelum dilelang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
iPhone XS Sitaan KPK Laku Rp 34 Juta di Lelang, Data Dipastikan Sudah Dihapus Total
Indonesia
Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji Asrul Azis Taba Ajukan Penangguhan Penahanan ke KPK
KPK memastikan seluruh tahanan memperoleh pelayanan kesehatan sesuai standar yang berlaku
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji Asrul Azis Taba Ajukan Penangguhan Penahanan ke KPK
Berita
KPK dan Kejagung Diminta Audit Dugaan Penyimpangan Penugasan Pemerintah di PPI
Dendi menilai audit perlu mencakup seluruh aspek pengelolaan perusahaan, mulai dari mekanisme penentuan vendor, distribusi komoditas strategis, pemberian kuota usaha, proses pengadaan, hingga sistem pengawasan internal
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
KPK dan Kejagung Diminta Audit Dugaan Penyimpangan Penugasan Pemerintah di PPI
Indonesia
Ke-3 Kalinya KPK Perpanjang Penahanan Yaqut Cholil Qoumas, Ngaku Masih Konfirmasi Barang Bukti
Perpanjangan itu menjadi yang ketiga kalinya setelah sebelumnya masa tahanan Yaqut diperpanjang sejak 8 Mei 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Ke-3 Kalinya KPK Perpanjang Penahanan Yaqut Cholil Qoumas, Ngaku Masih Konfirmasi Barang Bukti
Indonesia
Usut Korupsi MGB, KPK Tegaskan Tidak Lakukan Duplikasi Kasus Dengan Kejagung
Pada 8 Juni 2026, KPK mengungkapkan sempat melakukan penyelidikan dugaan korupsi terkait MBG di BGN pada saat Kejagung mengumumkan penahanan mantan pimpinan BGN.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Usut Korupsi MGB, KPK Tegaskan Tidak Lakukan Duplikasi Kasus Dengan Kejagung
Indonesia
KPK Hormati Langkah Kejagung Usut Dugaan Korupsi MBG, Pilih Kawal dari Sisi Pencegahan
KPK menghormati langkah Kejagung dalam mengusut dugaan korupsi MBG. KPK memilih mengawal dari sisi pencegahan.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
KPK Hormati Langkah Kejagung Usut Dugaan Korupsi MBG, Pilih Kawal dari Sisi Pencegahan
Indonesia
Hari Ini KPK Periksa Eks Wamen Imipas Silmy Karim, Fokus Dalami Bukti Gratifikasi
KPK memeriksa mantan Wamen Imipas Silmy Karim sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA. Delapan pejabat Imigrasi ditetapkan sebagai tersangka.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Hari Ini KPK Periksa Eks Wamen Imipas Silmy Karim, Fokus Dalami Bukti Gratifikasi
Bagikan