MerahPutih.com - Rencana pernikahan Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman dengan adik Presiden Joko Widodo (Jokowi), Idayati mendapat sorotan dari sejumlah pihak.
Anwar Usman diminta mengundurkan diri dari jabatan Ketua MK dan Hakim Konstitusi untuk menghindari konflik kepentingan dalam penanganan perkara di MK.
Baca Juga
Rawan Konflik Kepentingan, Ketua MK Diminta Mundur Jika Nikahi Adik Jokowi
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menilai pernikahan tersebut merupakan urusan personal Anwar Usman dan Idayati.
“Saya pikir soal itu sebenarnya soal pribadi yang tidak tidak perlu dibahas,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/3).
Saat disinggung terkait sorotan publik soal potensi adanya konflik kepentingan, Ketua Harian Partai Gerindra ini menekankan, tidak ada larangan secara aturan.
Dasco memastikan DPR tidak akan mencampuri urusan tersebut dan tetap berharap MK bekerja transparan, profesional dan berintegritas.
“Kalau dilihat dari aturan, itu juga tidak ada yang melarang soal itu. Sehingga saya tidak mau berkomentar lebih jauh tentang hal itu. Saya pikir DPR tidak akan mencampuri ranah tersebut,” ujar Dasco.
Baca Juga
Diketahui, adik Presiden Jokowi, Idayati telah dilamar oleh Anwar Usman pada 12 Maret lalu. Anwar Usman dan Idayati akan melangsungkan pernikahan pada 26 Mei mendatang di Solo, Jawa Tengah.
Idayati menjanda sejak suami pertamanya, Hari Mulyono, meninggal di usia 58 tahun pada Senin (24/9/2018), setelah sempat menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto Jakarta.
Sedangkan istri Anwar Usman, Suhada Ahmad Sidik, meninggal dunia pada 26 Februari 2021 yang lalu karena serangan jantung. (Pon)
Baca Juga