MerahPutih.com - Kepulauan Meranti Provinsi Riau mulainya melakukan pembukaan proses belajar tatap atau pembelajaran tatap muka, dari mulai timgkat SD sampai dengan SMA.
Bupati Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, Muhammad Adil, meninjau penerapan protokol kesehatan saat di pembelajaran tatap muka.
Baca Juga:
Batalkan PTM, Gibran Fokus Vaksinasi Pelajar
Sekolah yang ditinjau, antara lain, SD Negeri 02 Jalan Pembangunan I, SMP Negeri 1 Jalan Teuku Umar, dan SMA Negeri 2 Jalan Handayani, Selatpanjang, Tebingtinggi.
Bupati yang melihat proses belajar mengajar dengan tatap muka di tengah pandemi COVID-19 di Kota Selanpanjang menilai PRM sudah berjalan baik. Hal itu dibuktikan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat oleh pihak sekolah.
"Saya berharap selama proses belajar tatap muka, prokes menjadi hal yang harus diperhatikan. Karena dengan penerapan prokes yang konsisten dapat menghindari tenaga pendidikan dan peserta didik dari penularan COVID-19," ujarnya.
Mantan legislator Provinsi Riau mengaku, dari laporan sekolah tidak ada kendala dalam proses belajar tatap muka. Namun ada beberapa fasilitas dan sarana sekolah yang perlu diperhatikan oleh Pemkab Meranti mulai dari gedung hingga mebel.
"Kita akan mencarikan solusi untuk mendata fasilitas dan sarana sekolah yang dianggap perlu untuk dibenahi agar dapat segera ditangani," kata dia.
Kepala Disdikbud Kabupaten Kepulauan Meranti Agusyanto menuturkan, penerapan proses belajar mengajar dengan tatap muka di daerah ini mengacu pada peraturan 4 kementerian. Aturan tersebut telah mengatur akselerasi pembelajaran tatap muka terbatas dengan tetap memperhatikan prokes.
Selain itu, keputusan hasil rapat Tim Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Kepulauan Meranti pada Senin (5/7) bertempat di Ruang Rapat Melati Kantor Bupati Kepulauan Meranti.
"Sehubungan dengan hal itu, terhitung mulai tanggal 12 Juli 2021 pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP dapat dilaksanakan," jelas Agusyanto dikutip Antara. (*)
Baca Juga:
Kasus COVID-19 Melejit, PTM di DKI Jakarta Dibatalkan

