Kesehatan

Kenali Pemicu Keinginan Makan yang Asin-Asin

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juni 2022
Kenali Pemicu Keinginan Makan yang Asin-Asin

Keinginan melahap makanan asin berhubungan dengan lingkungan atau gaya hidup. (Foto: freepik/azerbaijan_stocker)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KAMU pasti sering mendengar tentang bahaya mengonsumsi terlalu banyak gula, tetapi tidak demikian dengan garam. Padahal banyak orang yang sering kepingin makanan asin. Lalu apakah itu mengganggu kesehatan, dan apa yang dapat kamu lakukan?

Sebagian besar penjelasan keinginan melahap makanan asin berhubungan dengan lingkungan atau gaya hidup. Jadi jika kamu merasa tidak bisa mengendalikan diri di sekitar makanan asin, ketahuilah bahwa kamu dapat melakukan sesuatu untuk mengatasinya.

Baca juga:

Lezat, Makanan Ini Ternyata Mengandung Kolesterol Jahat

Saat kelelahan dan stres, kondisi itu dapat secara nyata memengaruhi nafsu makan. Keduanya membuat kamu mendambakan comfort food karena pengaruhnya terhadap kadar hormon dalam tubuh.

Bagi sebagian orang, stres membungkam sinyal rasa lapar. Sementara bagi yang lain stres memperkuatnya. Jika kamu tergolong orang yang membutuhkan camilan atau makanan gurih saat kelelahan, kamu mungkin termasuk kelompok yang nafsu makannya meningkat karena stres.

"Lain kali, ketika kamu merasa menginginkan makanan yang asin-asin, periksa tingkat stres secara keseluruhan. Stres dapat memengaruhi kelenjar adrenal Anda dan kemampuannya untuk mengatur natrium. Ini sering dapat menyebabkan peningkatan keinginan untuk garam," kata Elysia Cartlidge, MAN, RD, ahli diet terdaftar di Ontario, Kanada.

Kekurangan natrium

Kenali Pemicu Keinginan Makan yang Asin-Asin
Olahraga menyebabkan tubuh mendambakan lebih banyak garam untuk menggantikan natrium yang hilang. (Foto: freepik/fxquadro)

Selain lelah dan stres, keinginan makan makanan asin juga dapat berarti tubuh mengirimkan sinyal kurangnya asupan natrium. Oleh karena itulah, meskipun olahraga teratur sangat bagus untuk kesehatan, kebiasaan ini mungkin juga berkontribusi pada keinginan akan makanan asin.

Peningkatan keringat dari olahraga membuatmu kehilangan natrium. Natrium adalah elektrolit, yang keluar dari tubuh saat berkeringat, Itulah mengapa minuman berenergi mengandung elektrolit.

"Jika kamu telah berolahraga dan berkeringat berlebihan, peningkatan jumlah keringat dapat mengakibatkan hilangnya natrium dari tubuh. Ini menyebabkan tubuh mendambakan lebih banyak garam untuk menggantikan natrium yang hilang," kata Cartlidge seperti diberitakan Real Simple.

Hal itu bukan berarti kamu harus mengurangi olahraga, kecuali kamu benar-benar terlalu memaksakan diri saat melakukannya. Namun, kamu dapat memilih sumber natrium dengan lebih hati-hati, dan ingatlah untuk tetap terhidrasi, tidak hanya setelah berolahraga tetapi sepanjang hari.

Minum minuman elektrolit setelah berkeringat dapat membantu memenuhi pengisian elektrolit dan hidrasi. Namun, ingat bahwa meminum minuman berenergi sepanjang waktu bukanlah cara paling sehat untuk menyeimbangkan elektrolit. Sumber elektrolit terbaik adalah makan makanan seimbang, seperti buah-buahan dan sayuran.

Baca juga:

Makanan Sehat Bantu Mempercepat Pemulilhan Setelah Operasi

Pengaruh kondisi lain

Kenali Pemicu Keinginan Makan yang Asin-Asin
Fluktuasi hormonal memperkuat isyarat lapar dan keinginan akan makanan yang membuat nyaman. (Foto: freepik/teksomolika)

Banyak kemungkinan alasan mengapa kamu sering menginginkan makanan asin dapat dijelaskan oleh faktor-faktor yang dikendalikan. Namun, ada beberapa contoh di mana keinginan menyantap makanan asin tidak dalam kendalimu. Cartlidge mengatakan, kondisi kesehatan seperti penyakit Addison dan sindrom pramenstruasi (PMS) adalah penyebab potensial.

"Penyakit Addison adalah kondisi langka yang terjadi ketika kelenjar adrenal rusak dan tidak dapat membuat cukup hormon kortisol dan terkadang aldosteron," jelasnya.

Hormon-hormon ini berperan dalam menyeimbangkan kadar cairan dan natrium dalam tubuh. Jika tubuh tidak menahan garam, hal itu dapat menyebabkan peningkatan keinginan untuk makan makanan asin dan camilan.

Siklus menstruasi juga bisa menjadi faktor. Ini karena fluktuasi hormonal memperkuat isyarat lapar dan keinginan untuk menyantap makanan yang membuat kamu merasa nyaman.

Jika kamu merasa mengidam garam yang tak terpuaskan mungkin disebabkan oleh kondisi kesehatan yang mendasarinya, hubungi dokter. Mungkin ada cara untuk mengelola kesehatan dan secara bersamaan menenangkan keinginan akan makanan asin-asin.

Jangan terlalu membatasi diri

Kenali Pemicu Keinginan Makan yang Asin-Asin
Secara bertahap kurangi asupan garam dan bukan sama sekali tidak mengonsumsi makanan asin. (Foto: freepik/Drazen Zigic)

Jika kamu telah mencoba mengurangi garam tapi gagal terus. Mungkin kamu telah menerapkan beberapa aturan yang terlalu ketat pada diri sendiri. Menghilangkan semua garam tambahan dalam makanan tampak logis secara teori. Tapi terlalu banyak aturan dan pembatasan dapat memiliki efek sebaliknya.

"Dari sudut pandang psikologis, pembatasan yang disengaja terhadap makanan yang pernah kamu nikmati mengarah ke fiksasi berlebihan, dan tiba-tiba makanan itu menjadi satu-satunya yang kamu pikirkan," kata ahli gizi dan nutrisi terdaftar Jamie Lee McIntyre di Connecticut, AS.

"Ketika kita mencoba memaksakan diri ke dalam aturan kaku tentang tidak ada makanan asin, itu menjadi topik utama dari pemikiran makanan kita, membuat kamu akhirnya mencarinya, dan ini sering mengarah pada tindakan konsumsi berlebihan," dia mengingatkan.

Jadi, tetapkan tujuan yang realistis. Jika kamu menetapkan tujuan yang tidak realistis, kamu mungkin merasa kecil hati jika tidak mencapainya. Mulailah perlahan dan secara bertahap kurangi asupan garam alih-alih menghentikannya sekaligus. (aru)

Baca juga:

Makanan Tinggi Gula dan Karbohidrat Penyebab Migrain

#Kesehatan #Makanan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Lifestyle
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Abu vulkanis itu bukan debu biasa. Ada campuran silica di dalamnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Bagikan