Kenali Tanda-Tanda Seorang Misoginis

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 06 Juli 2022
Kenali Tanda-Tanda Seorang Misoginis

Seringkali orang tersebut tidak sadar dirinya adalah seorang misoginis. (Pixabay/Isabella Quintana)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KAMU tahu istilah misoginis? Istilah ini merujuk kepada seseorang yang punya pandangan merendahkan atau kebencian terhadap perempuan. Istilah ini mengkhalayak sejak Twitter diramaikan oleh komentar-komentar negatif tentang perempuan atau menyamakan perempuan dengan perbendaan.

Seringkali orang tersebut tidak sadar dirinya adalah seorang misoginis. Pandangan dan kebencian tersebut mewujud ke praktek sehari-hari yang sering memojokkan perempuan.

Misoginis muncul dari proses panjang. Mereka hidup dalam kultur patriarki yang lama sehingga memosisikan perempuan sebagai makhluk kelas dua atau lebih rendah.

Intinya, misioginis tentang mengendalikan dan menghukum perempuan yang melanggar norma, mencederai harapan patriarki, dan tidak melayani kepentingan laki-laki dengan baik.

Umumnya misoginis melekat pada lelaki. Namun, beberapa perempuan juga tanpa sadar bisa terseret menjadi misoginis. "Seperti lelaki, perempuan yang misoginis (female misogynist) didorong oleh kebencian atau penghinaan yang tidak dapat dibenarkan terhadap wanita," sebut psychology today.

Baca juga:

Dukung Sesama Perempuan, inilah 4 Pidato Feminis Terbaik di Oscar

Seorang lelaki misoginis bukan tidak bisa menjalin hubungan romansa dengan perempuan. Malah sangat banyak dari mereka yang kemudian bisa berumahtangga. Tak masuk akal ya? Tapi faktanya begitu.

Dikutip dari Psychology Today, ketika seorang misoginis mencapai kedewasaan, kebencian mereka terhadap perempuan tidak lagi dapat dikendalikan. Untuk mencegah kamu berpasangan dengan misoginis, yuk, kita simak ciri-ciri lelaki misoginis.

Menjadikan Perempuan sebagai Target/Objek

misoginis 1
Dia akan mengincar wanita dan menjadikannya sebagai target. (Pexels/Hasan Albary)

Dia akan memasang strategi sebagai pemburu ulung. Apapun yang bisa dia lakukan, akan dia lakukan. Seperti bersikap genit, menggairahkan, menyenangkan, dan berkharisma. Tujuannya demi memuaskan hasrat berburu atau menaklukannya sehingga dia dihormati oleh kelompoknya.

Mengungkapkan Kepribadian Jekyll & Hyde

misoginis 2
Seorang misoginis bisa berubah dengan cepat. (Pexels.com/Lucian Petrean)

Seorang misoginis bisa berubah dengan cepat. Dari yang awalnya lembut menjadi seorang yang kasar. Bisa juga sebaliknya lagi, dari yang awalnya kasar tiba-tiba menjadi seseorang yang bersikap lembut.

Ingkar Janji

misoginis 3
Dia akan sering membuat janji kepada perempuan, tapi sering tidak menepati janjinya. (Pexels/Janko Perlic)

Dia akan sering membuat janji kepada perempuan, tapi sering tidak menepati janjinya. Sebaliknya, jika membuat janji dengan seorang laki-laki, pasti janjinya akan selalu ditepati.

Angkuh

misoginis 4
Seorang misoginis akan mengeluarkan sikap angkuh. (Pexels/Pixabay)

Seorang misoginis akan mengeluarkan sikap angkuh, bermuluk-muluk, suka mengontrol, dan hanya mementingkan dirinya sendiri. Dia merasa dirinya lebih istimewa dibanding perempuan tanpa alasan jelas.

Baca juga:

Beda Feminisme di Korea Selatan Dulu dan Kini

Kompetitif

misogisnis 6
Dia hanya sangat kompetitif dengan perempuan. Pexels/Julia Larson)

Dia hanya sangat kompetitif dengan perempuan. Apabila seorang perempuan mempunyai status sosial atau apapun itu, yang lebih tinggi darinya, seorang misoginis akan merasa tidak enak dan tidak mau kalah.

Diskriminatif

misoginis 7
anpa sadar, seorang misoginis akan memperlakukan wanita dan lelaki dengan beda di tempat kerja dan lingkungan sosial. (Pexels/The Coach Space)

Tanpa sadar, seorang misoginis akan memperlakukan wanita dan lelaki dengan beda di tempat kerja dan lingkungan sosial yang memungkinkan lelaki memiliki kebebasan untuk mengkritik rekan kerja atau teman wanita.

Membuat Perempuan Merasa Bersalah

Misoginis 8
Dia akan menggunakan segala cara untuk membuat perempuan merasa sengsara dan bersalah. (Pexels/Artem Podrez)

Dia akan menggunakan segala cara untuk membuat perempuan merasa sengsara dan bersalah. Contohnya saat akan menuntut seks, membuat lelucon tentang perempuan, membuat perempuan malu di depan umum, dan meminjam uang perempuan tanpa mengembalikannya.

Gampang Menghilang

Misoginis 9
Seorang misoginis mungkin akan tiba-tiba menghilang dari suatu hubungan. (Pexels/Cottonbro)

Seorang misoginis mungkin akan tiba-tiba menghilang dari suatu hubungan tanpa mengakhirinya terlebih dahulu. Namun, bisa tiba-tiba kembali tiga bulan kemudian dengan berbagai alasan agar wanita tersebut bisa menerimanya kembali. (yos)

Baca juga:

Feminis, Idola Korea Berikut Berani Mendobrak Tradisi

#Feminisme #Perempuan
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Indonesia
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Putusan MK soal kewajiban 30 persen caleg perempuan mendapat dukungan dari Sufmi Dasco Ahmad. DPR memastikan aturan tersebut akan masuk dalam revisi UU Pemilu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Mood swing saat menstruasi sering disalahpahami. Psikiater Elvine Gunawan menjelaskan cara mengatasinya dan pentingnya self love serta pola hidup sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Roemah Koffie Academy hadirkan program edukasi kopi untuk perempuan dengan diskon 21% selama April dalam rangka Hari Kartini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Lifestyle
Tren Video Podcast Buka Ruang Baru bagi Kreator Perempuan di Indonesia
Secara global, lebih dari 250 juta pengguna telah menyaksikan video podcast di Spotify.
Dwi Astarini - Minggu, 15 Maret 2026
Tren Video Podcast Buka Ruang Baru bagi Kreator Perempuan di Indonesia
Indonesia
Kekerasan Pada Anak dan Perempuan Kian Melonjak, Pengaduan ke Komnas Perempuan Naik 10 Persen
Pengaduan kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan yang diterima Komnas Perempuan selama 2025 naik 10 persen dengan total 4.597 kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Maret 2026
Kekerasan Pada Anak dan Perempuan Kian Melonjak, Pengaduan ke Komnas Perempuan Naik 10 Persen
Fun
Sinopsis Film Alone, Jules Willcox Terjebak Kucing-Kucingan dengan Kematian
Tanpa banyak dialog dan minim bantuan, Alone menyoroti naluri bertahan hidup manusia harus menghadapi ancaman di tempat terisolasi.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Februari 2026
Sinopsis Film Alone, Jules Willcox Terjebak Kucing-Kucingan dengan Kematian
Indonesia
Megawati Ingatkan Perempuan Jangan Terjebak Dilema Palsu Cita-Cita Vs Rumah
Megawati Soekarnoputri menegaskan mengejar cita-cita publik dan komitmen keluarga bukanlah hal yang saling bertentangan bagi kaum perempuan muda saat ini.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Megawati Ingatkan Perempuan Jangan Terjebak Dilema Palsu Cita-Cita Vs Rumah
Bagikan