Kemendag akan Kontrol Impor 7 Produk

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Senin, 18 Mei 2015
Kemendag akan Kontrol Impor 7 Produk

Menteri Perdagangan Rahmat Gobel (tengah) bersama Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (kiri) saat mengunjungi Pasar Johar Semarang, Senin (11/5). (Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Partogi Pangaribuan mengatakan bahwa Kementerian Perdagangan (Kemendag) berencana untuk mengontrol impor tujuh produk ke Indonesia dalam waktu dekat. Hal tersebut bertujuan, untuk mengendalikan tata niaga impor dan menjaga pasar domestik dalam negeri.

"Kami akan kendalikan impor produk, terutama barang-barang konsumsi. Dan, memacu ekspor dengan target 300 persen sampai 5 tahun ke depan," tuturnya di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (18/5).

Namun apa saja produk dan konsumsi yang akan dikontrol, ia enggan menyebutkannya. Ia hanya menyebutkan beberapa barang konsumsi yang akan dikontrol impornya, yakni tekstil bermotif batik, produk elektronika, makanan dan minuman, mainan, serta ponsel.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa pemerintah juga komit untuk meningkatkan ekspor di tengah perlambatan ekonomi dunia saat ini. Hal tersebut guna mengamankan neraca perdagangan Indonesia dan menjaga industri dalam negeri. Karena, dengan menjaga industri nasional di tengah perekonomian dunia yang lesu wajib dilakukan oleh Kementerian Perdagangan caranya dengan mengendalikan impor.

"Kalau sebuah negara sudah terancam dengan serbuan barang impor, kebijakan pengendalian impor bisa dilakukan," tuturnya.

Ia menyadari bahwa dampak dari kebijakan pengendalian impor barang konsumsi tersebut sangatlah besar. Namun sekali lagi ia menegaskan hal ini guna mempertahankan surplus neraca perdagangan.

"Setiap saat dan setiap hari kami akan pantau perkembangan ekspor impor ini. Biarkan saja dibilang sedikit bad boy tidak apa, yang penting industri domestik terjaga dan kita akan mendominasi pasar-pasar ekspor ke depan," tutupnya. (rfd)

 

BACA JUGA:

Alasan Kemendag akan Impor Sapi Besar-besaran

Celana Impor tidak Menjamin Kualitas

Kemeja Fashion Impor Diobral di Tanah Abang

Komisi IV: Belum Ada Izin Impor Beras

#Kementerian Perdagangan #Pembatasan Impor #Produk Impor
Bagikan
Ditulis Oleh

Adinda Nurrizki

Berita Terkait

Berita
Didukung Pusat Riset Terbesar di Asia, Coway Fokus Hadirkan Inovasi Air dan Udara yang Relevan
Coway mengandalkan pusat riset terbesar di Asia untuk mengembangkan solusi air dan udara berbasis teknologi. Perkenalkan air purifier terbaru.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 30 Mei 2026
Didukung Pusat Riset Terbesar di Asia, Coway Fokus Hadirkan Inovasi Air dan Udara yang Relevan
Indonesia
Kemendag Tegur Shopee terkait Keluhan Konsumen, Banyak Barang tak Sesuai Pesanan
Kementerian Perdagangan memanggil Shopee, terkait banyaknya aduan konsumen. Shopee pun angkat bicara.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
Kemendag Tegur Shopee terkait Keluhan Konsumen, Banyak Barang tak Sesuai Pesanan
Indonesia
Indonesia Bidik Pasar Eropa, Kemendag Dorong Ekspor Rempah Bernilai Tinggi
Kemendag RI genjot ekspor rempah ke Uni Eropa melalui CEPA. Peluang besar terbuka dengan dukungan mitra seperti Unispices Wazaran BV di Belanda.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Indonesia Bidik Pasar Eropa, Kemendag Dorong Ekspor Rempah Bernilai Tinggi
Indonesia
Hasil Perjanjian Dagang Dengan AS, Sertifikat Halal Pakai Logo Dari Negara Produsen
“Produk dari Amerika tetap wajib halal. Sertifikasi bisa dilakukan di negara asal, lalu diregistrasi di Indonesia,”
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 24 Februari 2026
Hasil Perjanjian Dagang Dengan AS, Sertifikat Halal Pakai Logo Dari Negara Produsen
Indonesia
Produk AS Masuk RI Wajib 2 Label Halal, Ini Penjelasan BPJPH
BPJPH pastikan produk AS tetap wajib dua label halal meski ada kesepakatan dagang RI-AS. Skema MRA jamin standar halal tetap aman.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 24 Februari 2026
Produk AS Masuk RI Wajib 2 Label Halal, Ini Penjelasan BPJPH
Berita
Jawab Tantangan Kualitas Udara, Coway Hadirkan Sales Office Baru di Bandung
Coway mendirikan sales office di Bandung, Jawa Barat. Hal itu menjadi komitmen jangka panjang bagi warga perkotaan.
Soffi Amira - Jumat, 13 Februari 2026
Jawab Tantangan Kualitas Udara, Coway Hadirkan Sales Office Baru di Bandung
Indonesia
Indonesia Usulkan Lanjutan Negosiasi CEPA dengan Pakistan, Target Rampung 2027
Indonesia mendorong perluasan kerja sama ekonomi dengan Pakistan melalui CEPA. Negosiasi diusulkan berlanjut pada awal 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Januari 2026
Indonesia Usulkan Lanjutan Negosiasi CEPA dengan Pakistan, Target Rampung 2027
Indonesia
Harga Minyakita Kerap Di Atas HET, DPR Minta Pengawasan Ketat Usai Terbitnya Permendag
Anggota Komisi VI DPR mengapresiasi terbitnya Permendag 43/2025 tentang Minyakita. Dorong peran Bulog dan ID Food serta pengawasan ketat agar harga sesuai HET.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Desember 2025
Harga Minyakita Kerap Di Atas HET, DPR Minta Pengawasan Ketat Usai Terbitnya Permendag
Indonesia
Penindakan ke Penjual Baju Thrifting Tidak Bakal Efektif, Harusnya Cegah di Pintu Masuk Impor
Baju thrifting yang telah masuk ke dalam pasar secara masif merupakan bukti besarnya minat masyarakat untuk bergaya menggunakan merek-merek ternama, meski harus membeli pakaian bekas.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 22 November 2025
Penindakan ke Penjual Baju Thrifting Tidak Bakal Efektif, Harusnya Cegah di Pintu Masuk Impor
Indonesia
Tampil di Pameran Dagang Alkes di Jerman, Sarung Tangan Medis Indonesia Catat Potensi Transaksi Rp 200 Miliar
Kerja sama tersebut dijalin antara PT Haloni Jane dari Indonesia dan Excelmed Distribuidora De Materaiais Medicos E Odontologicos LTDA dari Brasil.
Dwi Astarini - Jumat, 21 November 2025
Tampil di Pameran Dagang Alkes di Jerman, Sarung Tangan Medis Indonesia Catat Potensi Transaksi Rp 200 Miliar
Bagikan