Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Indonesia Bidik Pasar Eropa, Kemendag Dorong Ekspor Rempah Bernilai Tinggi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Indonesia Bidik Pasar Eropa, Kemendag Dorong Ekspor Rempah Bernilai Tinggi

Ilustrasi Cengkeh (Foto: Freepik/rawpixel.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag) RI terus mendorong pasar rempah dan pangan Indonesia di Uni Eropa demi meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri.

"Produk rempah Indonesia memiliki peluang ekspansi yang sangat besar di Eropa," ujar Atase Perdagangan (Atdag) RI Den Haag di Belanda, Annisa Hapsari, saat mengunjungi salah satu importir rempah-rempah di Belanda, Unispices Wazaran BV di Hoofddorp yang dikutip Jumat (10/4).

Sari mengatakan, implementasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia dan Uni Eropa (Indonesia-EU CEPA) nantinya dapat menurunkan tarif dan semakin mempermudah akses pasar.

"Unispices Wazaran BV di Belanda merupakan mitra potensial, yang tidak hanya berfokus pada rempah, tetapi juga hortikultura olahan dan hasil perikanan ke Eropa," urainya.

Sari mengatakan, untuk menangkap peluang tersebut, pemerintah berkomitmen penuh memfasilitasi pelaku usaha Indonesia untuk bermitra dengan pembeli di Eropa.

"Kami akan terus mendampingi mitra usaha, termasuk petani dan koperasi melalui penjajakan peluang pengumpulan produk (sourcing), pengembangan kerja sama usaha, hingga peningkatan potensi pengolahan produk rempah di Indonesia," ujar Sari.

Baca juga:

Cetak Sejarah: Indonesia Ekspor Rempah hingga Madu ke Hongkong, Nilai Transaksi Capai Rp 5,6 Miliar

Sari menambahkan, pemerintah turut mendukung mitra usaha dalam negeri agar dapat masuk ke Eropa dengan produk-produk bernilai tambah.

"Kami akan terus mengawal mitra usaha di dalam negeri, mulai dari hulu hingga hilir, agar produk kita tidak hanya masuk ke Eropa sebagai bahan mentah, tetapi sebagai produk dengan nilai jual tinggi yang kompetitif," pungkas Sari.

Unispices Wazaran BV merupakan perusahaan multidimensi yang bergerak di bidang perdagangan, pengolahan rempah-rempah, jasa boga/katering, hingga pemasaran produk pangan. Sebagai unit usaha dari Wazaran Group asal Arab Saudi, perusahaan ini menerapkan model bisnis yang terintegrasi, mulai dari sourcing bahan baku dan pengemasannya di Indonesia, serta pengujian standar mutu dan kepatuhan regulasi di Belanda.

Hingga saat ini, Unispices Wazaran BV telah melakukan sourcing bahan baku rempah dari daerah-daerah seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur. Selain rempah-rempah, perusahaan ini juga mengembangkan potensi produk jamur asal Jawa Tengah dan Jawa Timur serta produk tuna unggulan asal Sulawesi Utara.

Baca juga:

Mentan Alihkan 3,5 Juta Ton CPO Ekspor Buat Program B50, Kurangi Impor Solar

Sari menekankan, rekam jejak pengumpulan produk yang dilakukan Unispices Wazaran BV menjadi bukti nyata kepercayaan pasar internasional terhadap kualitas bahan baku Indonesia. Namun, ia juga mengingatkan para pelaku usaha domestik untuk terus berbenah demi menjaga kepercayaan tersebut.

"Kepercayaan ini harus kita jawab dengan penguatan standardisasi, ketertelusuran (traceability), dan kontrol kualitas (quality control) yang ketat di dalam negeri," urai Sari.

Sepanjang 2025, total perdagangan Indonesia dengan Belanda tercatat sebesar USD 6,58 miliar.

Ekspor Indonesia ke Belanda sebesar USD 5,69 miliar dan impor Indonesia dari Belanda sebesar USD 888,2 juta. Pada tahun yang sama, total ekspor rempah-rempah Indonesia ke Belanda tercatat sebesar USD 34,32 juta. (Asp)

#Ekspor #Rempah-Rempah #Kementerian Perdagangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Kemendag Respons Kompensasi Pemadaman Listrik PLN, Masih Tunggu Hasil Investigasi
Kemendag merespons soal kompensasi pemadaman listrik PLN. Namun, hal itu masih menunggu hasil investigasi Bareskrim Polri.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Kemendag Respons Kompensasi Pemadaman Listrik PLN, Masih Tunggu Hasil Investigasi
Indonesia
Prabowo Klaim Indonesia Surplus Pangan, Australia Minta Pasokan Pupuk dari RI
Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia berada dalam posisi kuat di sektor pangan. Ia mengungkap Australia dan sejumlah negara lain meminta pasokan pupuk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 24 Juni 2026
Prabowo Klaim Indonesia Surplus Pangan, Australia Minta Pasokan Pupuk dari RI
Indonesia
Kemendag Minta Klarifikasi Tokopedia soal Aduan Konsumen, Soroti Refund hingga Akun Bermasalah
Kemendag meminta klarifikasi Tokopedia terkait berbagai pengaduan konsumen, mulai dari barang tidak sesuai pesanan, refund, hingga kendala akses akun.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
Kemendag Minta Klarifikasi Tokopedia soal Aduan Konsumen, Soroti Refund hingga Akun Bermasalah
Indonesia
Indonesia Belum Siap Ekspor Listrik ke Singapura
Airlangga mengatakan pemerintah saat ini masih melakukan evaluasi teknis bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
Indonesia Belum Siap Ekspor Listrik ke Singapura
Indonesia
Diduga Terapkan Praktik Kerja Paksa, Indonesia Bakal Dikenakan Tarif Tambahan Ekspor ke AS
Pemerintah akan menindaklanjuti proses yang telah disiapkan USTR, termasuk penyampaian tanggapan tertulis (written comment)
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Diduga Terapkan Praktik Kerja Paksa, Indonesia Bakal Dikenakan Tarif Tambahan Ekspor ke AS
Indonesia
Aturan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Besok, Menko Airlangga Jamin Masa Transisi Tanpa Kendala
Pemerintah memastikan kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu akan mulai berlaku pada 1 Juni 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Aturan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Besok, Menko Airlangga Jamin Masa Transisi Tanpa Kendala
Indonesia
Prabowo Siapkan Sentra Budidaya Perikanan Ribuan Hektare untuk Dongkrak Ekspor
Prabowo menyiapkan proyek budidaya perikanan berskala besar hingga 14 ribu hektare untuk memperkuat ekspor dan devisa Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Prabowo Siapkan Sentra Budidaya Perikanan Ribuan Hektare untuk Dongkrak Ekspor
Indonesia
Purbaya Janji Ekspor Tunggal SDA oleh BUMN Tidak Monopolis dan Ganggu Pasar
PT DSI sebagai perusahaan dengan penugasan khusus untuk mengelola dan mengawasi transaksi ekspor komoditas sumber daya alam strategis.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Purbaya Janji Ekspor Tunggal SDA oleh BUMN Tidak Monopolis dan Ganggu Pasar
Indonesia
Airlangga Matangkan BUMN Jadi Eksportir Tunggal SDA, Data Bea Cukai Bakal Diserahkan ke Danantara
Data ekspor selama ini telah tersedia dalam sistem Bea Cukai dan Indonesia National Single Window (INSW)
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Airlangga Matangkan BUMN Jadi Eksportir Tunggal SDA, Data Bea Cukai Bakal Diserahkan ke Danantara
Indonesia
Pemerintah Evaluasi Kontrak SDA Terindikasi Tidak Sesuai Harga Pasar Global
DSI direncanakan sebagai perantara transaksi ekspor untuk sejumlah komoditas strategis sebelum nantinya bakal menjadi eksportir tunggal.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Pemerintah Evaluasi Kontrak SDA Terindikasi Tidak Sesuai Harga Pasar Global
Bagikan