Headline

Kejar Target, Pembangunan Jalan Transpapua Sepanjang 575 KM Terus Dikebut

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 04 November 2018
Kejar Target, Pembangunan Jalan Transpapua Sepanjang 575 KM Terus Dikebut

Foto udara pengerjaan Jalur Trans Papua di Wamena, Papua, Senin (8/5). (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pemerintah berpacu dengan waktu mengejar target pembangunan jalan Transpapua yang rencananya akan rampung pada Desember 2018. Jalur Transpapua ruas Jayapura-Wamena dengan panjang 575 kilometer tengah dikebut pengerjaannya dan sementara sebagian ruas sudah bisa digunakan masyarakat.

Kepala Satker BPJN I Jayapura, Saut Parulian Munte mengatakan, Jalan Transpapua Jayapura-Wamena yang ditanganinya sejauh 400 kilometer dalam tahap pengerjaan dan perbaikan di sejumlah titik.

"Saya menangani ruas Jayapura-Wamena hingga kilometer 400 tepatnya di Elelim, Kabupaten Yalimo," papar Saut Parulian di Jayapura, Minggu (4/11) di sela-sela tur Jalan Transpapua ruas Jayapura-Wamena yang guna memperingati HUT ke-55 Korem 172/PWY.

Menurut dia, ruas jalan Jayapura-Wamena hingga kini masih dalam pengerjaan terutama pembangunan Jalan Elelim 1 dan Elelim 3 yang perkembangannya sudah mencapai 80 persen.

Presiden Jokowi jajal jalan Transpapua
Presiden Jokowi saat menjajal Trans Papua dengan motor trail (Biro Pers Setpres)

"Kondisi terkini pelaksanaannya dalam tahap perbaikan dan memang bisa dikatakan saat ini jalan tersebut sedang kami tutup tapi pada hari Minggu dibuka untuk umum. Kenapa hal ini kami lakukan, mengingat animo warga khususnya dari Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dan Elelim, Kabupaten Yalimo, dan sekitarnya begitu banyak," katanya.

Terutama warga atau para pengusaha yang membawa barang dagangan atau material usaha dari Jayapura, Kota Jayapura ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya, sehingga aktivitas pelaksanaan pengerjaan Jalan Elelim 1 dan Elelim 3 terganggu.

"Kami membuat kesepakatan dengan berbagai pihak dan penyedia jasa jalan bahwa khusus hari kerja Senin-Sabtu ditutup dan pada Minggu dibuka untuk warga. Ini terpaksa kami lakukan agar pekerjaan jalan bisa cepat selesai sesuai target dan menghindar dari hal-hal yang tidak diinginkan," kata Saut Parulian Munte seperti dilansir Antara.

Khusus pekerjaan jalan dari Jayapura hingga Elelim, kata dia, pengaspalan sudah sampai 230 kilometer, dimana jumlah ini ada yang sedang dalam perbaikan atau disebut pemeliharaan rutin.

"Memang ada beberapa titik yang sedang dilakukan perbaikan, dan dari kilometer 230 ke arah Benawa di kilometer 306 itu tahap pemeilarahan rutin, intinya kondisi jalannya di sana bagus," katanya.

Mengenai nilai total anggaran untuk pekerjaan tersebut, kata dia, kurang lebih Rp150 miliar termasuk pembangunan jalan Elelim 1, 2, dan 3, ada rehap mayor dan pemeliharaan.

"Sekarang sedang berjalan pengerjaannya oleh semua kontraktor dan target pada Desember 2018 selesai. Sementara untuk uji coba jalan, ini yang ketiga kalinya bersama dengan acar tur peringati HUT ke-55 Korem 172/PWY," tandas Munte.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Wapres Jusuf Kalla Ungkap dari Empat Juta Pelamar PNS yang Diterima Hanya 120.000 Orang

#Trans Papua #Papua #Proyek Infrastruktur
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
Bank Jakarta dan PT SMI Siapkan Rp 2,11 Triliun untuk 7 Proyek Infrastruktur
Bank Jakarta dan PT SMI menyiapkan Rp 2,11 triliun untuk membantu tujuh proyek infrastruktur.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Bank Jakarta dan PT SMI Siapkan Rp 2,11 Triliun untuk 7 Proyek Infrastruktur
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Indonesia
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Korban ditemukan dalam kondisi lemah di Kampung Bela 1, Distrik Alama, Kabupaten Mimika.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Indonesia
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Hingga saat ini masih terjadi perbedaan pandangan di tingkat daerah mengenai kriteria Orang Asli Papua dalam UU Otsus Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Bagikan