Kedubes Amerika Peringatkan Warganya Waspada Cuaca Ekstrem di Indonesia

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 08 Januari 2020
Kedubes Amerika Peringatkan Warganya Waspada Cuaca Ekstrem di Indonesia

Ilustrasi (Foto: pixabay/b_me)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kedutaan Besar Amerika Serikat mengeluarkan peringatan dini bagi warganya di Indonesia, khususnya di Jakarta dan sekitarnya agar mewaspadai cuaca ekstrem.

Dikutip dari laman resminya, id.usembassy.gov, Jakarta dan daerah sekitarnya diperkirakan akan mengalami hujan sangat lebat sepanjang hari dan badai halilintar.

"Untuk mengantisipasi badai dan angin kencang yang mungkin menyebabkan banjir, tanah longsor, pemadaman listrik, dan kondisi perjalanan yang sulit, warga Amerika diminta untuk menyiapkan langkah-langkah," tulis kedubes Amerika.

Baca Juga

Iran Tembakan Rudal ke Pangkalan Militer AS di Irak

Beberapa langkah itu antara lain, menyiapkan rencana tanggap darurat dengan menggunakan fasilitas yang tersedia di https://www.ready.gov/ untuk membuat rencana bagi keluarga, pekerjaan, dan sekolah.

Tangkapan layar laman resmi Kedubes Amerika (https://id.usembassy.gov/)

Kedubes Amerika Serikat juga meminta warganya untuk memantau perkembangan terkini melalui media lokal dan mewaspadai lingkungan sekitarnya serta memantau informasi dari otoritas cuaca Indonesia melalui website https://www.bmkg.go.id/.

” Kunjungi peta bencana untuk mengetahui informasi terkini tentang daerah banjir. Daftarkan diri Anda dalam Program Pendaftaran Pelancong Cerdas (LANGKAH) untuk menerima pembaruan keamanan,” tulis peringatan dini dalam website tersebut.

Baca Juga

Bila Iran dan Amerika Berperang, Ini yang Bakal Terjadi di Indonesia

Tidak hanya itu, Kedubes Amerika juga mengimbau warganya untuk mengikuti Konsulat Jenderal AS di Surabaya melaluui akun Twitter dan Facebook dan Kedutaan Besar AS di Jakarta di Twitter dan Facebook. (Knu)

#Amerika Serikat
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Timnas Iran Kritik FIFA usai Tiba di Meksiko, Visa Piala Dunia 2026 Dinilai Bermasalah
Timnas Iran sudah tiba di Meksiko jelang Piala Dunia 2026. Namun, mereka mengkritik FIFA atas visa yang dinilai bermasalah.
Soffi Amira - 40 menit lalu
Timnas Iran Kritik FIFA usai Tiba di Meksiko, Visa Piala Dunia 2026 Dinilai Bermasalah
Indonesia
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
DPR AS meloloskan resolusi penghentian serangan ke Iran dengan dukungan anggota Partai Republik. P
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
Indonesia
Rp 432 Triliun Aset Ditahan AS, Iran Minta Pencairan Setengah Sesuai Kesepakatan Damai
Iran menuntut Amerika Serikat untuk segera mencairkan sedikitnya 50 persen aset asing miliknya setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU)
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Rp 432 Triliun Aset Ditahan AS, Iran Minta Pencairan Setengah Sesuai Kesepakatan Damai
Olahraga
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D: Amerika Serikat dan Turki Harus Waspadai Paraguay
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D lengkap dengan jadwal pertandingan, analisis kekuatan Amerika Serikat, Turki, Paraguay, Australia, dan peluang lolos.
ImanK - Kamis, 04 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D: Amerika Serikat dan Turki Harus Waspadai Paraguay
Dunia
Siapkan Aksi Balasan, Iran Tuding Kuwait dan Bahrain Terlibat Serangan AS ke Pulau Qeshm
Pemerintah Iran mengecam keras serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap Pulau Qeshm dan sebuah kapal tanker minyak milik mereka di Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Siapkan Aksi Balasan, Iran Tuding Kuwait dan Bahrain Terlibat Serangan AS ke Pulau Qeshm
Olahraga
Ebola Intai Piala Dunia 2026, AS Wajibkan Tes Kesehatan Penumpang Internasional di Semua Bandara
Amerika Serikat mewajibkan tes Ebola di semua bandara utama untuk mencegah penyebaran wabah selama Piala Dunia FIFA 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Ebola Intai Piala Dunia 2026, AS Wajibkan Tes Kesehatan Penumpang Internasional di Semua Bandara
Indonesia
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata. Namun, perundingan lanjutan yang berlangsung di Islamabad berakhir tanpa menghasilkan terobosan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Dunia
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Total 15 negara pernah diancam Presiden AS Donal Trump, 7 di antaranya benar-benar diserang, termasuk Iran, Irak, Suriah, Yaman, Venezuela, Nigeria, dan Somalia.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Indonesia
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Google menyatakan bersedia bekerja sama dengan regulator, namun menganggap banyak tuntutan tersebut justru kontraproduktif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Dunia
Di Tengah Proses Negosiasi, Militer AS Hancurkan 2 Kapal Garda Revolusi di Pelabuhan Iran
Militer AS menghancurkan dua kapal IRGC dan sistem rudal di Bandar Abbas, Iran. Insiden ini terjadi di tengah negosiasi dengan Iran, diduga sebagai serangan defensif.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Di Tengah Proses Negosiasi, Militer AS Hancurkan 2 Kapal Garda Revolusi di Pelabuhan Iran
Bagikan