Kecewa Pada Dewan Keamanan, Indonesia Dorong Resolusi Majelis Umum PBB

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 25 Oktober 2023
Kecewa Pada Dewan Keamanan, Indonesia Dorong Resolusi Majelis Umum PBB

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan pernyataan pers terkait pertemuan Dewan Keamanan PBB di New York, Amerika Serikat pada Selasa (24/10/2023). (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Indonesia telah mendesak Dewan Keamanan (DK) PBB menggunakan kekuatannya agar menjadi badan yang lebih manusiawi. Rakyat Palestina berhak mendapatkan hak dan perlakuan yang sama, sebagai sesama manusia.

Karena perbedaan pendapat yang sangat tajam di antara negara-negara anggota, DK PBB sampai saat ini belum menghasilkan upaya konkret untuk menghentikan konflik Israel-Palestina. Pada 18 Oktober lalu, AS memveto rancangan resolusi DK PBB yang diusulkan oleh Brazil—untuk menuntut jeda kemanusiaan di Gaza.

Baca Juga:

Menlu Retno Mengikuti 3 Pertemuan di PBB Bahas Kondisi Gaza

Padahal, resolusi yang ditentang oleh AS itu mendapat dukungan 12 negara anggota DK, sementara Rusia dan Inggris menyatakan abstain. Terkait konflik Israel-Palestina, mayoritas anggota tetap DK yang memiliki hak veto yaitu AS, Inggris, dan Prancis diketahui mendukung Israel.

AS bahkan berpendapat bahwa gencatan senjata justru akan menguntungkan kelompok Hamas, yang melancarkan serangan terhadap Israel dalam konflik terbaru di Timur Tengah sejak 7 Oktober lalu.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyuarakan kekecewaan Indonesia terhadap kerja Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), terutama dalam merespons konflik Israel-Palestina.

"Sampai saat ini, DK PBB belum dapat menghasilkan resolusi untuk dapat menangani perkembangan di Gaza, untuk menghentikan kekerasan, dan menjamin penyaluran bantuan kemanusiaan secara aman," kata Retno.

Ia menegaskan, perbedaan pendapat dan bahkan penggunaan hak veto telah menghalangi kerja DK PBB. Indonesia menjadi salah satu negara yang mendorong agar isu Palestina dibahas dalam sesi khusus darurat (emergency session) Sidang Majelis Umum PBB pada Kamis (26/10).

Sebanyak 193 negara anggota PBB dapat memutuskan untuk mengajukan rancangan resolusi melalui pemungutan suara Majelis Umum, di mana tidak ada negara yang memiliki hak veto. Resolusi Majelis Umum PBB tidak mengikat, tetapi memiliki bobot politik. (Pon)

Baca Juga:

Listrik Rumah Sakit di Gaza Mulai Padam, Termasuk RS Indonesia

#Perang #Gaza #Palestina #Israel
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Trump berulang kali menolak rencana kembali melancarkan operasi tempur besar tahun ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Dunia
Iran Rencana Kenalkan Senjata Baru, Beri Sinyal Putuskan Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz
Mohebbi mengklaim bahwa seluruh lalu lintas data internet dan komersial melewati kabel-kabel tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Iran Rencana Kenalkan Senjata Baru, Beri Sinyal Putuskan Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz
Dunia
Kena Ancaman Bom, Penerbangan Israel ke Austria Terpaksa Mendarat Darurat
Insiden ini terjadi setelah bulan lalu seorang pilot mencoba membajak penerbangan Flydubai dalam perjalanan ke Tel Aviv .
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
 Kena Ancaman Bom, Penerbangan Israel ke Austria Terpaksa Mendarat Darurat
Indonesia
Houthi Luncurkan Balistik ke Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, PM Diklaim Aman
Sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan asap membumbung dari Istana Kepresidenan Al-Maashiq.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Houthi Luncurkan Balistik ke Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, PM Diklaim Aman
Dunia
Pilot Seorang Warga Indonesia, Ethiopian Airlines Disuruh Putar Balik Oleh Israel
Otoritas Israel telah meminta maskapai penerbangan asing tidak menugaskan pilot dari negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel untuk terbang ke negara tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Pilot Seorang Warga Indonesia, Ethiopian Airlines Disuruh Putar Balik Oleh Israel
Dunia
Pilot Indonesia Masuk Daftar Pembatasan Israel, Ini Kronologi Insiden Ethiopian Airlines
Pesawat Ethiopian Airlines menuju Tel Aviv dilaporkan putar balik setelah Israel mengetahui pilotnya warga Indonesia. Simak kronologi dan penyebabnya.
ImanK - Selasa, 13 Oktober 2026
Pilot Indonesia Masuk Daftar Pembatasan Israel, Ini Kronologi Insiden Ethiopian Airlines
ShowBiz
Tuai Apresiasi di Venice Film Festival, Film Dokumenter 'NAZA' Tayang di Bioskop Indonesia 16 Oktober 2026
Film dokumenter 'NAZA' tentang tragedi kemanusiaan di Gaza dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 16 Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Tuai Apresiasi di Venice Film Festival, Film Dokumenter 'NAZA' Tayang di Bioskop Indonesia 16 Oktober 2026
Indonesia
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir el-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Oleh Israel
Kedua pemimpin juga dalam kesempatan itu sepakat untuk terus melanjutkan kontribusi dalam mendorong perdamaian dan memberikan bantuan kemanusiaan untuk Palestina.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir el-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Oleh Israel
Dunia
Australia Selidiki Hubungan Kopilot Flydubai dengan Negaranya, Waspadai Radikalisasi Terjadi di 'Negeri Kanguru'
Pejabat antiterorisme akan memeriksa apakah pria tersebut mengalami radikalisasi saat berada di Australia.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Australia Selidiki Hubungan Kopilot Flydubai dengan Negaranya, Waspadai Radikalisasi Terjadi di 'Negeri Kanguru'
Dunia
Kopilot Flydubai Berkicau, Ungkap Rencana Tabrakkan Pesawat ke Bandara atau Gedung di Tel Aviv
Kopilot yang diketahui merupakan warga negara Oman tersebut dilaporkan merupakan seorang ekstremis ‘lone wolf’ (bertindak sendiri).
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kopilot Flydubai Berkicau, Ungkap Rencana Tabrakkan Pesawat ke Bandara atau Gedung di Tel Aviv
Bagikan