Konflik Kamboja dan Thailand Bikin Sekolah Tutup, Ratusan Warga Mengungsi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 Desember 2025
Konflik  Kamboja dan Thailand  Bikin Sekolah Tutup, Ratusan Warga Mengungsi

Peta Provinsi Ubon Ratchathani, lokasi bentrokan militer di perbatasan Thailand-Kamboja. (Google Maps)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Konflik antara Thailand dan Kamboja menyebut sekitar 700.000 orang telah mengungsi di kedua sisi perbatasan sejak pertempuran meningkat pekan lalu.

Secara keseluruhan, 15 warga sipil dilaporkan tewas di Kamboja, sementara Thailand mencatat kematian 16 prajurit dan sembilan warga sipil.

Sekolah-sekolah di sejumlah wilayah Kamboja dan Thailand ditutup pada Senin ketika bentrokan bersenjata di perbatasan kedua negara terus berlanjut, kata pejabat pemerintah dan laporan media setempat.

Konflik bersenjata dua negara anggota ASEAN itu telah menewaskan sedikitnya 40 orang dan memaksa ratusan ribu warga mengungsi.

Baca juga:

SEA Games 2025 Thailand: Felix Victor Iberle Raih Medali Perunggu Gaya Dada 50 Meter Putra

Kementerian Pendidikan Kamboja menyatakan pertempuran di sepanjang perbatasan telah memaksa penutupan 1.039 sekolah di enam provinsi, sehingga mengganggu kegiatan belajar mengajar bagi 9.797 guru dan 242.881 siswa, sebut media lokal Fresh News.

Kementerian Dalam Negeri Kamboja mengatakan dua warga sipil kembali tewas, sehingga jumlah korban sipil di negara itu mencapai 15 orang, dengan 73 lainnya mengalami luka-luka.

Kementerian tersebut juga menyebut jet tempur F-16 Thailand melakukan serangan udara di dalam wilayah Kamboja, sebut laporan kantor berita pemerintah Agence Kampuchea Presse.

Sementara itu, menurut Thai Enquirer, di Thailand, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Nikorndej Balankura mengatakan Bangkok telah mengajukan permohonan resmi kepada Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia setelah sembilan warga sipil Thailand tewas dan lebih dari 600 sekolah serta rumah sakit ditutup.

Media tersebut juga melaporkan Angkatan Udara Thailand melancarkan serangan F-16 terhadap posisi militer Kamboja, sementara pertempuran sengit masih berlangsung di wilayah perbatasan.

China menyatakan keprihatinan atas eskalasi konflik tersebut. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun mengatakan Beijing memantau perkembangan situasi dengan saksama.

“Kami sangat berduka atas jatuhnya korban di kedua pihak dan menyampaikan simpati mendalam. Kamboja dan Thailand adalah negara bertetangga dan akan selalu demikian. Persahabatan dan hubungan bertetangga yang baik adalah hal yang sangat berharga,” kata Guo dalam konferensi pers di Beijing.

Ia menambahkan, prioritas utama saat ini adalah menghentikan pertempuran dan melindungi warga sipil di wilayah perbatasan.

“Kami berharap kedua pihak menahan diri secara maksimal, mengambil langkah-langkah yang mendukung gencatan senjata, dan segera meredakan ketegangan demi perdamaian dan stabilitas,” ujarnya.

#Perang #Thailand #Kamboja
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Iran Siagakan Militer Siap Saling Serang dengan AS
Iran mengalami sejumlah kerugian, namun menegaskan bahwa pasukan Iran telah menimbulkan kerugian yang lebih besar terhadap pasukan Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Iran Siagakan Militer Siap Saling Serang dengan AS
Dunia
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pasukan mereka telah menyelesaikan serangan terhadap Iran sebagai balasan atas serangan terhadap sebuah helikopter Apache.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
ShowBiz
Réjizz Rilis 'Uncomfortable Situations', Ceritakan Kisah Gelap di Balik Gemerlap Industri Musik
Musisi hip-hop Thailand Réjizz merilis single baru 'Uncomfortable Situations'. Angkat tekanan, kepura-puraan, dan budaya pencitraan di industri musik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
Réjizz Rilis 'Uncomfortable Situations', Ceritakan Kisah Gelap di Balik Gemerlap Industri Musik
Dunia
Iran Luncurkan Rudal Balistik, Israel Tutup Semua Jalur Masuk ke Gaza
Organisasi Palestina dan internasional telah berulang kali memperingatkan tentang memburuknya kondisi kelaparan di wilayah tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
Iran Luncurkan Rudal Balistik, Israel Tutup Semua Jalur Masuk ke Gaza
Lifestyle
Lirik Lagu Lonely Girl Dibawakan Group Thailand CLO’VER
Lagu ini mengangkat tema yang relevan dengan kehidupan modern, yakni perasaan kesepian yang kerap dialami seseorang di tengah derasnya arus komunikasi dan interaksi di era digital.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Lirik Lagu Lonely Girl Dibawakan Group Thailand CLO’VER
Indonesia
Rp 432 Triliun Aset Ditahan AS, Iran Minta Pencairan Setengah Sesuai Kesepakatan Damai
Iran menuntut Amerika Serikat untuk segera mencairkan sedikitnya 50 persen aset asing miliknya setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU)
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Rp 432 Triliun Aset Ditahan AS, Iran Minta Pencairan Setengah Sesuai Kesepakatan Damai
Indonesia
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata. Namun, perundingan lanjutan yang berlangsung di Islamabad berakhir tanpa menghasilkan terobosan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Dunia
Kuasai Benteng Era Perang Salib Kastil Beaufort, Netanyahu Perintahkan Perluas Operasi di Lebanon Selatan
IDF atau pasukan pertahanan Israel untuk memperluas operasi militer di Lebanon. Pasukan kami telah menyeberangi Sungai Litani.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Kuasai Benteng Era Perang Salib Kastil Beaufort, Netanyahu Perintahkan Perluas Operasi di Lebanon Selatan
Dunia
AS Lakukan Serangan ke Iran, Kapal IRGC dan Sistem Rudal Permukaan di Bandar Abbas Jadi Target
Militer Amerika Serikat dilaporkan telah menghancurkan dua kapal Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan sebuah sistem rudal permukaan-ke-udara di kota pelabuhan Bandar Abbas, Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
AS Lakukan Serangan ke Iran, Kapal IRGC dan Sistem Rudal Permukaan di Bandar Abbas Jadi Target
Dunia
Trump Tetap Pertahankan Blokade Menuju Selat Hormuz Sampai Perjanjian Damai Disepakati
Trump menyebut kesepakatan damai dengan Iran sebagian besar telah dirundingkan dan tinggal menunggu finalisasi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Trump Tetap Pertahankan Blokade Menuju Selat Hormuz Sampai Perjanjian Damai Disepakati
Bagikan