Iran Mengaku Lebih Siap Hadapi Serangan AS
Bendera Iran. (Foto: dok. media sosial Google)
MerahPutih.com - Amerika Serikat dan Iran meningkat setelah protes baru-baru ini di Iran berubah menjadi kekerasan dan mengakibatkan ribuan korban jiwa.
Pada puncak aksi protes awal bulan ini, Trump memperingatkan pemerintah Iran bahwa ia akan “datang menyelamatkan” para demonstran jika kekuatan mematikan digunakan terhadap mereka.
Trump mendorong para pengunjuk rasa untuk terus berdemonstrasi dan mengambil alih lembaga-lembaga dengan menyatakan bahwa bantuan sedang dalam perjalanan.
Iran mengatakan, mereka “lebih siap dari sebelumnya” untuk menanggapi setiap potensi serangan terhadap Iran, seiring meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat.
Baca juga:
Waspada Potensi Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Perairan Bali pada 27-30 Januari
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menggambarkan situasi tersebut sebagai “perang hibrida”, merujuk pada perang 12 hari yang terjadi pada Juni lalu serta aksi protes kekerasan baru-baru ini yang menurut Teheran dipicu oleh AS dan Israel.
Ia mengatakan ancaman dan “klaim tanpa dasar” terus datang dari AS dan Israel, dengan mengutip pernyataan terbaru Presiden AS Donald Trump serta laporan mengenai kapal-kapal perang AS yang bergerak menuju Teluk Persia.
Baghaei menekankan, negara-negara di kawasan memahami bahwa ketidakstabilan bersifat menular dan tidak akan terbatas pada Iran saja.
Juru bicara itu menegaskan, kekhawatiran bersama di antara negara-negara tetangga Iran mengenai konsekuensi dari setiap serangan militer AS, serta mendesak mereka untuk “mengambil sikap yang jelas” terhadap ancaman AS.
“Dengan mengandalkan kemampuan dalam negeri serta pengalaman berharga di masa lalu, Iran lebih siap dari sebelumnya dan akan merespons secara komprehensif, tegas, dan dengan cara yang akan disesalkan terhadap setiap potensi agresi,” tegas juru bicara Kementerian Luar Negeri tersebut.
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
7 Tewas dan 800 Ribu Rumah tanpa Listrik saat Badai Musim Dingin Landa Amerika Serikat
Iran Mengaku Lebih Siap Hadapi Serangan AS
AS dan Kanada Makin Panas, Trump Ancam Terapkan Tarif 100 Persen
Isu Akuisisi Greenland oleh AS, Menlu: Indonesia Tegaskan Posisi Non-Align
Keluar dari WHO, Amerika Serikat Wajib Bayar Utang Rp 4,3 Triliun
Indonesia dan Negara Timur Tengah Bakal Tempuh Prosedur Internal Gabung ke Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump
SBY Cemas dan Khawatir Kondisi Geopolitik Picu Perang Dunia III
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Negara-Negara Eropa Perintahkan Warganya Secepatnya Tinggalkan Iran
Ancaman Invasi AS dan Kerusuhan Iran, DPR Soroti Keselamatan WNI