Kaum Guru Berpotensi Jadi Korban Kriminalisasi

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 26 November 2019
Kaum Guru Berpotensi Jadi Korban Kriminalisasi

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. (MP/Gomes Roberto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mengingatkan bahaya dan risiko yang bisa menimpa guru setiap saat. Salah satunya soal ancaman jadi korban kriminalisasi.

“Saya tidak mengerti. Bagaimana era terbuka masih ada orangtua yang mempercayai apa yang disampaikan anaknya dalam hubungannya dengan guru kemudian dikriminalisasi,” kata Sohibul, kepada wartawan di kawasan DPR, Selasa (26/11).

Baca Juga

Bantu Ringankan Tingkat Stres Guru

Sohibul menegaskan, dirinya percaya ada juga kasus seperti itu, tapi harus ditangani proporsional.

“Saya lihat kebanyakan guru yang jadi bulan bulanan anak didik dan orang tua yang sok-sokan karena punya backingan,” sambungnya.

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman. (MP/Ponco Sulaksono)
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman. (MP/Ponco Sulaksono)

Sohibul mengimbau, para orangtua untuk mempercayakan anak-anak mereka kepada para guru untuk dididik.

“Kita hormati mereka, sebagai kita hormati orangtua menempatkan mereka di tempat yang terhormat. Kalau ada persoalan semua harus bisa menangani secara proporsional. sehingga tidak ada dampak negatif ke siswa dan guru,” pungkasnya

Sohibul berpendapat, apabila seorang guru memiliki pasion yang tinggi untuk mendidik maka kompetensi seorang guru tersebut akan menjadi baik. Hal tersebut tentu berimbas kepada kualitas para siswa yang dihasilkannya.

Baca Juga

Nasib Miris Guru Honorer, Digaji Sebulan Rp150 Ribu

“Maka saya bayangkan pasion itu jadi obsesi. Saya setuju adanya kenaikan kelas automotic promotion. Karena ada jaminan tadi, karena guru punya kompetensi yang luar biasa, kita tidak akan ragukan lagi, siswa yang dihasilkannya luar biasa juga,” harapnya.

Selama 10 tahun berkuliah di Jepang, alumni Waseda University tersebut mengatakan, banyak hal yang harus dipelajari Indonesia dari negeri matahari terbit tersebut terutama mengenai pengelolaan pendidikan.

“Saya tahu karakter guru di sana, kalau menemukan murid yang di bawah average itu diberikan motivasi dorongan itu sangat luar biasa. tidak mengenal jam, dia di sekolah atau datang ke rumahnya menyampaikan keluhan yang terjadi,” ungkapnya.

Menurut Sohibul, hubungan yang dekat antara guru dan murid akan berimbas kepada peningkatan kualitas dari murid tersebut.

Baca Juga

Guru 'Dipaksa' Tidak Fokus pada Tugasnya

“Terjadi hubungan yang intimate, sangat dekat dengan murid. kemudian anak itu ter-upgrade dan menjadi sama seperti murid-murid lain pada umumnya. Jepang sudah menganut automotic promotion,” tuturnya.

Mantan Rektor Universitas Paramadina tersebut menghimbau, para guru jangan hanya memperhatikan hard skill saja tetapi bagaimana harus dapat menerapkan soft skill dalam mengajar.

“Saya maksud tentu bukan hanya hard skill, tapi juga sektor tertentu, adalah soft skill. bagaimana guru menarik hati murid menyatu dengan pendidikan itu sendiri. Saya bayangkan problematika disebut dalam kompetensi,” sarannya.

Guru
Ilustrasi guru

Menurut Sohibul, faktor kedua yang harus diperhatikan untuk memajukan dunia pendidikan di Indonesia adalah masalah yang berkaitan dengan distribusi.

Baca Juga

Ternyata Indonesia Masih Kekurangan 1,1 Juta Guru

“Distribusi guru di seluruh indonesia tidak merata. Saya pernah ke Entikong, di luar jawa dan memang sangat menyedihkan. Biasanya satu guru bukan hanya menangani satu mata pelajaran, tapi seluruh kelas. Bisa dibayangkan ini merupakan problem yang harus diselesaikan bersama. Kami sebagai entitas parpol juga akan mencari formula menyelesaikan persoalan ini,” tandasnya. (Knu)

#Partai Keadilan Sejahtera (PKS) #Guru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Beredar informasi yang menyebut Kemendikbud akan melarang guru memiliki barang mewah. Cek Kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Indonesia
Kabar Baik! Mau Dibuka Seleksi 139 Ribu CPNS Guru Bebas Syarat Sertifikat PPG
Kemendikdasmen siap buka 139 ribu formasi CPNS Guru. Terbuka untuk umum, fresh graduate S1/D-IV bisa daftar tanpa syarat sertifikat PPG.
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Kabar Baik! Mau Dibuka Seleksi 139 Ribu CPNS Guru Bebas Syarat Sertifikat PPG
Indonesia
Prabowo Berencana Ambil Alih Pengangkatan Guru, DPR: Kesejahteraan Harus Naik
Komisi X DPR mendukung rencana Presiden RI, Prabowo Subianto, yang ingin mengambil alih pengangkatan guru.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Berencana Ambil Alih Pengangkatan Guru, DPR: Kesejahteraan Harus Naik
Indonesia
Pengangkatan Guru Kembali ke Pemerintah Pusat, Prabowo Janjikan Rekrut Dari Kampus Terbaik
Penyerahan kewenangan rekrutmen guru kepada pemerintah daerah menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam menjaga objektivitas dan kualitas tenaga pendidik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Pengangkatan Guru Kembali ke Pemerintah Pusat, Prabowo Janjikan Rekrut Dari Kampus Terbaik
Indonesia
Fakta Mengejutkan Skandal Video Viral Kepsek dan Guru SD Pekalongan, CCTV Sengaja Dipasang?
Penasaran dengan kelanjutan video viral kasus asusila kepsek dan guru SD di Pekalongan? Dindikbud Kabupaten Pekalongan sudah turun tangan. Cek fakta lengkap, motif CCTV, dan sanksi tegasnya di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 09 September 2026
Fakta Mengejutkan Skandal Video Viral Kepsek dan Guru SD Pekalongan, CCTV Sengaja Dipasang?
Indonesia
DPR Desak Pengangkatan PNS Harus Utamakan Buat Guru, Termasuk Pengelola Perpustakaan
Terdapat rencana pengalihan lebih dari 230.000 PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu. Selain itu sekitar 900.000 PPPK penuh waktu akan mengikuti proses seleksi pada awal tahun 2027
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
DPR Desak Pengangkatan PNS Harus Utamakan Buat Guru, Termasuk Pengelola Perpustakaan
Indonesia
Legislator Ingatkan Finalisasi Status PPPK Harus Sejahterakan Guru
Kepastian status menjadi kebutuhan mendasar bagi para guru, terutama mereka yang telah mengabdi selama bertahun-tahun.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Legislator Ingatkan Finalisasi Status PPPK Harus Sejahterakan Guru
Indonesia
Guru PPPK Dapat Jalur Pengembangan Karier, PPPK Penuh Waktu Bisa Ikut CPNS 2027
Pemerintah memberi peluang guru PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu. PPPK penuh waktu juga bisa mengikuti seleksi CPNS yang dibuka awal 2027.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
Guru PPPK Dapat Jalur Pengembangan Karier, PPPK Penuh Waktu Bisa Ikut CPNS 2027
Indonesia
Pemerintah Harus Prioritaskan Perubahan Status PPPK jadi ASN ke Guru di Wilayah Terpencil
Para guru yang berstatus sebagai PPPK telah memberikan kontribusi besar dalam menjalankan tugas pendidikan di berbagai daerah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 Agustus 2026
Pemerintah Harus Prioritaskan Perubahan Status PPPK jadi ASN ke Guru di Wilayah Terpencil
Indonesia
Kesempatan Guru PPPK Jadi PNS Terbuka Lebar, DPR dan Pemerintah Sepakati Skema UU ASN
Proses pengangkatan guru PPPK menjadi PNS mencakup cakupan luas, meliputi guru sekolah umum, guru madrasah negeri, hingga pendidik Taman Kanak-Kanak
Angga Yudha Pratama - Kamis, 20 Agustus 2026
Kesempatan Guru PPPK Jadi PNS Terbuka Lebar, DPR dan Pemerintah Sepakati Skema UU ASN
Bagikan