Kasus Positif COVID-19 Masih Tinggi, Bamsoet Minta PSBB Diperketat Bukan Dilonggarkan

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 08 Juni 2020
Kasus Positif COVID-19 Masih Tinggi, Bamsoet Minta PSBB Diperketat Bukan Dilonggarkan

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Bambang Soesatyo. ANTARA/HO-MPR RI/am.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo menyoroti jumlah kasus positif COVID-19 saat ini sudah tersebar ke 34 provinsi dan 422 kabupaten/kota.

Menurutnya, pemerintah perlu meminta kepada semua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 dari pusat hingga daerah, untuk tetap fokus pada penanganan COVID-19 dan memperketat PSBB.

Baca Juga

Ketua MPR Ingatkan Pemprov DKI tak Kendor Lakukan PSBB Transisi

"Serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat di seluruh daerah, guna menekan angka penambahan kasus dan meluasnya penyebaran corona," kata Bamsoet, sapaan akrabnya, Senin (8/6).

Menurut Bamsoet, pemerintah sebaiknya terus berupaya keras dalam menekan angka penyebaran virus corona di Indonesia dengan meningkatkan rapid test secara masif dan pelacakan riwayat kontak warga yang dinyatakan positif.

Serta diikuti isolasi yang ketat, sehingga diharapkan dapat benar-benar menurunkan kasus virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok itu di Indonesia.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet). (ANTARA)
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet). (ANTARA)

Pemerintah juga perlu bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk terus berupaya melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap pergerakan orang. Patroli di berbagai tempat perbelanjaan, baik di pasar maupun di mal yang menjadi pusat kerumunan, juga wajib digalakkan.

"Pelanggar PSBB di mal juga perlu diberi sanksi tegas. Mengingat pusat perbelanjaan direncanakan akan mulai dibuka kembali pada 15 Juni mendatang," imbuhnya.

Menurut Politikus Golkar itu, semua pihak sebaiknya mengurangi kegiatan di luar rumah, menghindari dan tidak membuat kerumunan. Ia menilai fakta kasus ini seharusnya disikapi dengan pengetatan PSBB, bukan pelonggaran yang berpotensi memicu kasus-kasus baru.

"Serta mengikuti dengan ketat arahan dan protokol kesehatan dari pemerintah," jelas dia.

Selain pengetatan PSBB, juga pengetatan protokol kesehatan secara di seluruh daerah, guna menekan angka penambahan kasus dan meluasnya penyebaran COVID-19. Lebih dari itu, Bamsoet mendorong aparat serius mengawasi pelaksanaan PSBB.

"Mendorong pemerintah bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk terus berupaya melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap pergerakan orang, meningkatkan patroli di berbagai tempat perbelanjaan, baik di pasar maupun di mal yang menjadi pusat kerumunan," bebernya.

"Tindak tegas pelanggar PSBB, mengingat pusat perbelanjaan mal direncanakan akan mulai dibuka kembali pada 15 Juni mendatang," sebut Bamsoet.

Baca Juga

12.437 ASN DKI Kerja dari Rumah saat PSBB Masa Transisi

Bamsoet juga meminta rapid test harus ditingkatkan secara masif, begitu juga pelacakan history kontak warga yang positif serta diikuti isolasi yang ketat.

"Mengimbau semua pihak untuk mengurangi kegiatan di luar rumah, menghindari dan tidak membuat kerumunan serta mengikuti dengan ketat arahan dan protokol kesehatan dari pemerintah," pungkasnya. (Knu)

#Bambang Soesatyo #PSBB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Erick Thohir hingga Bamsoet Puji Sosok Jerry Hermawan Lo yang Peduli Sesama di Peluncuran Buku “The Art of Simple Leadership”
Founder JHL Group Jerry Hermawan Lo itu bukan lahir dari kemewahan ataupun jalan pintas menuju puncak bisnis
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
Erick Thohir hingga Bamsoet Puji Sosok Jerry Hermawan Lo yang Peduli Sesama di Peluncuran Buku “The Art of Simple Leadership”
Indonesia
Fenomena 'No Viral No Justice, saat Keadilan Baru Muncul setelah Viral, Hukum Bekerja hanya demi Popularitas
Fenomena no viral no justice menjadi tanda adanya persoalan mendasar dalam sistem penegakan hukum nasional.
Dwi Astarini - Senin, 09 Maret 2026
Fenomena 'No Viral No Justice, saat Keadilan Baru Muncul setelah Viral, Hukum Bekerja hanya demi Popularitas
Indonesia
Bamsoet Nilai Pilkada lewat DPRD Berpotensi Kurangi Biaya dan Politik Uang
Bamsoet mengatakan sistem pemilihan kepala daerah oleh DPRD bukan hal baru dalam praktik demokrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
Bamsoet Nilai Pilkada lewat DPRD Berpotensi Kurangi Biaya dan Politik Uang
Indonesia
Elit Saling Adu Opini soal Bencana Alam Sumatra, Bamsoet: Stop Saling Menyalahkan, Fokus pada Penanganan
Bamsoet meminta elite politik berhenti saling menyalahkan, tekanan perlunya aksi cepat, satu komando, dan gotong royong nasional untuk Sumatra.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Desember 2025
Elit Saling Adu Opini soal Bencana Alam Sumatra, Bamsoet: Stop Saling Menyalahkan, Fokus pada Penanganan
Indonesia
Bye-Bye Macet! Lihat Penampakan Taksi Terbang Tanpa Pilot yang Bakal Mengudara di IKN, Tarifnya Bikin Kaget!
Sekali isi daya, dia kan pakai baterai, kurang lebih Rp500 ribu
Angga Yudha Pratama - Rabu, 25 Juni 2025
Bye-Bye Macet! Lihat Penampakan Taksi Terbang Tanpa Pilot yang Bakal Mengudara di IKN, Tarifnya Bikin Kaget!
Indonesia
Bamsoet Tegaskan Komunikasi Intensif Pemerintah dan Partai Politik Kunci Pengesahan RUU Perampasan Aset
RUU ini sedang dalam pembahasan antar kementerian dan lembaga
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 April 2025
Bamsoet Tegaskan Komunikasi Intensif Pemerintah dan Partai Politik Kunci Pengesahan RUU Perampasan Aset
Indonesia
Tak Ada Presidential Threshold di Pemilu, Bamsoet: Capres Berkualitas Rendah Diprediksi bakal Muncul
Bamsoet menilai dihapusnya Presidential Threshold akan membawa implikasi komplek bagi politik Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Januari 2025
Tak Ada Presidential Threshold di Pemilu, Bamsoet: Capres Berkualitas Rendah Diprediksi bakal Muncul
Indonesia
Nama Soeharto Dicabut dari TAP MPR soal KKN
MPR adalah rumah kebangsaan bersama dan penjelmaan seluruh rakyat Indonesia
Angga Yudha Pratama - Rabu, 25 September 2024
Nama Soeharto Dicabut dari TAP MPR soal KKN
Indonesia
Pantun Bamsoet Buka Paripurna Terakhir MPR Singgung Beringin di Persimpangan Jalan
Pantun yang dilantunkan Bamsoet menyinggung 'Pohon Beringin' yang identik dengan Partai Golkar.
Wisnu Cipto - Rabu, 25 September 2024
Pantun Bamsoet Buka Paripurna Terakhir MPR Singgung Beringin di Persimpangan Jalan
Indonesia
Bamsoet Nilai Penambahan Komisi di DPR Sesuai Jumlah Kementerian
Bamsoet menyampaikan penambahan komisi tersebut dapat menyesuaikan penambahan jumlah kementerian di pemerintahan Prabowo-Gibran
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 September 2024
Bamsoet Nilai Penambahan Komisi di DPR Sesuai Jumlah Kementerian
Bagikan