Kasus Aris Budiman Laporkan Novel, KPK: Hormati Proses Hukum

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Selasa, 19 September 2017
Kasus Aris Budiman Laporkan Novel, KPK: Hormati Proses Hukum

Calon pimpinan (capim) KPK Saut Situmorang menyampaikan pendapat saat uji kelayakan dan kepatutan capim KPK di Komisi III DPR, Jakarta, Senin (14/12). ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/ama/15.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengaku belum mengatahui apakah laporan Direktur Penyidikan KPK Brigadir Jenderal Aris Budiman terhadap Novel Baswedan di Polda Metro Jaya akan dicabut.

Menurutnya, di tengah kondisi saat ini, yang terbaik untuk Aris dan Novel adalah menjalani proses hukum yang tengah dilakukan kepolisian.

"Pendapat saya pribadi jalan yang terbaik kita jalani saja dulu. Agar tidak bicara menang kalah, maka sistemnya harus jalan," kata Saut saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Selasa (19/9).

Diketahui, Novel juga dilaporkan oleh Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Komisaris Besar Erwanto ke Polda Metro atas dugaan pencemaran nama baik lembaga.

Jajaran Polda Metro juga sudah memanggil sejumlah saksi terkait laporan Aris terhadap Novel. Aris menilai surat elektronik (e-mail) yang dikirimkan Novel telah mencemarkan nama baiknya dan tersebar ke luar KPK.

Saut berharap ada kebijaksanaan dari Aris dan Erwanto di tengah proses hukum yang dilakukan Polda Metro terkait laporan dugaan pencemaran nama baik tersebut.

"Soal di tengah jalan ada kebijaksanaan, itu soal lain lagi," ungkapnya.

Menurut Saut, dalam pertemuan singkat tadi, KPK dan Polri sepakat harus tetap solid dalam melakukan tugas pemberantasan korupsi.

"Intinya agar baik buat KPK dan baik buat Polri. Dan kerja-kerja pemberantasan korupsi tetap jalan," kata dia.

Pagi tadi, pimpinan KPK di antaranya Agus Rahardjo, Saut Situmorang dan Laode M Syarif datang ke Mabes Polri. Kedatangan mereka untuk menghadiri serah terima jabatan sejumlah pejabat di Korps Bhayangkara.

Saat melakukan jumpa pers bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Agus Rahardjo menyingung soal konflik antara Novel dan Aris. Tito menyatakan konflik keduanya biarkan diselesaikan secara internal KPK.

Agus dalam kesempatan itu juga memastikan bahwa Direktorat Pengawasan Internal (PI) tengah memproses dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Aris maupun Novel. (Pon)

Baca juga berita terkait konflik Aris dan Novel di: Babak Baru, Direktur Penyidikan KPK Laporkan Novel Baswedan Ke Polda Metro

#KPK #Polri #Tito Karnavian #Saut Situmorang #Wakil Ketua KPK Saut Situmorang #Brigjen Pol Aris Budiman #Novel Baswedan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Skandal Proyek Jalan Rp231 Miliar, KPK Garap 7 Mantan Pejabat BBPJN Sumut
KPK memeriksa tujuh mantan pejabat BBPJN Sumut terkait dugaan korupsi proyek jalan di Sumatera Utara senilai Rp231,8 miliar. Simak daftar tersangkanya.
Angga Yudha Pratama - 2 jam, 4 menit lalu
Skandal Proyek Jalan Rp231 Miliar, KPK Garap 7 Mantan Pejabat BBPJN Sumut
Indonesia
2 TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Surat KPK ke Panglima Segera Ditindaklajuti
TNI tegaskan hormat proses hukum dan tindak lanjuti surat KPK terkait dugaan keterlibatan dua prajurit aktif dalam kasus korupsi dana bencana BNPB.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
2 TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Surat KPK ke Panglima Segera Ditindaklajuti
Indonesia
KPK Buka Isi Surat ke Panglima TNI, Singgung Letjen Suharyanto di Konstruksi Korupsi BNPB
KPK bongkar isi surat ke Panglima TNI soal dugaan korupsi BNPB yang menyeret Letjen Suharyanto & aliran dana oknum TNI. Simak detailnya di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Oktober 2026
KPK Buka Isi Surat ke Panglima TNI, Singgung Letjen Suharyanto di Konstruksi Korupsi BNPB
Indonesia
Parahnya Adik Eks Ketua BNPB Letjen Suharyanto, Duit Tenda Hingga Peralatan Karhulat Diketit!
KPK ungkap korupsi BNPB seret Bima Setiawan, adik eks Kepala BNPB Suharyanto. Pengadaan tenda, perahu karet & HT karhutla dikorup. Simak di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Oktober 2026
Parahnya Adik Eks Ketua BNPB Letjen Suharyanto, Duit Tenda Hingga Peralatan Karhulat Diketit!
Indonesia
KPK Sita Rp 250 Juta dari PCNU Nias Diduga Terkait Hasil Suap di Kementerian ATR/BPN
Kasus tersebut bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan PT Summarecon Agung Tbk
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
KPK Sita Rp 250 Juta dari PCNU Nias Diduga Terkait Hasil Suap di Kementerian ATR/BPN
Indonesia
Bahaya Flexing Bikin Kalap! KPK Ingatkan Gaya Hidup Mewah Keluarga Picu Korupsi
: KPK beri peringatan tegas bahaya flexing dan gaya hidup mewah keluarga yang berpotensi memicu korupsi. Cek rincian program Keluarga Berintegritas!
Wisnu Cipto - Selasa, 20 Oktober 2026
Bahaya Flexing Bikin Kalap! KPK Ingatkan Gaya Hidup Mewah Keluarga Picu Korupsi
Indonesia
KPK Geledah Kantor Pemkab Klaten Usai Tetapkan Bupati Hamenang sebagai Tersangka
KPK menggeledah kompleks Pemkab Klaten setelah menetapkan Bupati Hamenang Wajar Ismoyo sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi. Tujuh ruangan disegel.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
KPK Geledah Kantor Pemkab Klaten Usai Tetapkan Bupati Hamenang sebagai Tersangka
Indonesia
KPK Siapkan Opsi Jemput Paksa, Benarkah Menteri Nusron Wahid Kabur ke Malaysia?
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid belum dicekal meski mangkir panggilan KPK. Benarkah ia hindari pemeriksaan dan pergi ke Malaysia? Simak fakta lengkapnya.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Oktober 2026
KPK Siapkan Opsi Jemput Paksa, Benarkah Menteri Nusron Wahid Kabur ke Malaysia?
Indonesia
Pemprov Jakarta Terima Hibah Tanah Dari KPK, Bakal Dibuat Pos Pemadam Kebakaran
Kerja sama dengan KPK dapat terus diperkuat, tidak hanya dalam pemanfaatan aset hasil penegakan hukum, tetapi juga melalui upaya pencegahan korupsi dan pendampingan tata kelola pemerintahan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemprov Jakarta Terima Hibah Tanah Dari KPK, Bakal Dibuat Pos Pemadam Kebakaran
Indonesia
KPK Geledah 8 Lokasi Kasus Korupsi BNPB, Sita 3 Mobil hingga Perhiasan
KPK menggeledah delapan lokasi kasus korupsi BNPB. Dalam penggeledahan itu, KPK menyita tiga mobil hingga perhiasan.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
KPK Geledah 8 Lokasi Kasus Korupsi BNPB, Sita 3 Mobil hingga Perhiasan
Bagikan