Kesehatan Mental

Kampanye Kesehatan Mental Hadir di Sarinah

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 08 November 2022
Kampanye Kesehatan Mental Hadir di Sarinah

Kesehatan mental penting untuk dibenahi. (Foto: Unsplash/Marcel Straub)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KALAU 12 November 2022 nanti kamu ada waktu luang, coba datang ke Multifunction Hall Gedung Sarinah Thamrin, Jakarta, untuk menghadiri diskusi seputar kesehatan mental. Kampanye ini diinisiasi oleh Dailybox dan Positive Vibes.

Dilansir Antara, Senin (7/11), pengunjung dan para pelanggan Dailybox dapat mengikuti tes gratis untuk mengetahui seberapa sehatkah dirinya secara mental. Selain tes kesehatan mental, kampanye bertajuk "Selalu Ada Rasa di Setiap Kata" ini akan diisi dengan pameran instalasi seni, konseling kejiwaan gratis, lokakarya, dan diskusi.

Beberapa psikolog dan tokoh publik akan turut hadir. Antara lain advokat kesehatan mental, Jerren Lim, dan psikiater, Dr. dr. Nova Riyanti Yusuf, SpKJ.

Baca juga:

Pentingnya Self-Esteem untuk Kesehatan Mental

Riset Kesehatan Dasar 2018 menunjukkan lebih dari 19 juta penduduk berusia di atas 15 tahun mengalami gangguan mental emosional dan lebih dari 12 juta penduduk berusia di atas 15 tahun mengalami depresi. Sistem Registrasi Sampel yang dilaklukan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan di 2016, diperoleh data bunuh diri per tahun sebanyak 1.800 orang.

Itu berarti setiap hari ada lima orang melakukan bunuh diri 47,7 persen, korban bunuh diri berusia 10-39 tahun, yang merupakan rentang usia anak remaja dan usia produktif.

Inilah yang mendorong Dailybox dan Positive Vibes untuk berkolaborasi membuka ruang diskusi kesehatan mental dengan pakar ahli. Head of Brand Marketing Dailybox Group Helen Anggakusuma mengatakan, masalah kesehatan mental di Indonesia menjadi hal yang serius untuk dibenahi.

Baca juga:

Orang Fitness Sebermula Sehat Fisik, Naik Kelas Kini Jaga Kesehatan Mental

Kampanye Kesehatan Mental Hadir di Sarinah
Berolahraga dapat meningkatkan kesehatan mental. (Foto: Unsplash/Emma Simpson)

Konsumen yang membeli satu porsi Dailybox pada 1-11 November 2022 akan mendapatkan voucher untuk mengikuti tes kesehatan mental secara cuma-cuma. Tiga orang beruntung akan dapat memenangkan konsultasi gratis dengan psikolog.

Psikolog dan pakar kesehatan mental, Hoshael Waluyo Erlan, mengatakan, berkat edukasi yang berkelanjutan dan influencer yang menggaungkan, remaja zaman sekarang jadi lebih aktif untuk menganalisa kesehatan mentalnya. Sayangnya, inisiatif ini kadang berujung pada self-diagnosis.

"Masih ada rasa tabu untuk membicarakan gangguan mental yang dirasakan ke ahlinya. Padahal, diagnosa wajib ditegakkan oleh ahlinya karena sembarangan self-diagnosis dapat mencetuskan keputusan yang keliru," ungkap Hoshael yang juga bekerja sama dengan Positive Vibes. (and)

Baca juga:

Kesadaran Akan Kesehatan Mental Picu Hadirnya Tren Staycation

#Kesehatan Mental
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
Promosi Film Horor "Aku Harus Mati" Dinilai Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Mental Anak dan Remaja P
Sekitar 10 persen remaja mengalami gangguan kesehatan mental. Pada remaja dengan kerentanan psikologis seperti mereka, baliho film semacam "Aku Harus Mati" bisa memunculkan gagasan yang membahayakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Promosi Film Horor
Indonesia
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Saat ini pemerintah juga mempercepat pemenuhan tenaga psikolog klinis di Puskesmas yang jumlahnya masih terbatas,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Olahraga
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Raphael Varane mengaku dirinya mengalami depresi saat masih membela Real Madrid. Ia menceritakan itu saat wawancara bersama Le Monde.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Indonesia
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Kemenkes membuka layanan healing 119.id bagi warga yang mengalami stres, depresi atau memiliki keinginan bunuh diri.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Indonesia
Hasil Cek Kesehatan Gratis: 2 Juta Anak Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Mental
Tercatat, ada sekitar 20 juta rakyat Indonesia didiagnosis mengalami gangguan kesehatan mental dari data pemeriksaan kesehatan jiwa gratis yang dilakukan.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
Hasil Cek Kesehatan Gratis: 2 Juta Anak Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Mental
Bagikan