Jokowi Resmikan 2 Ruas Tol JORR

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 April 2021
Jokowi Resmikan 2 Ruas Tol JORR

Tol Serpong. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo meresmikan dua ruas tol JORR II yakni ruas Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran, dan Tol Serpong–Cinere Seksi I Serpong-Pamulang. Pemerintah daerah diharapkan bisa menarik investasi sebanyak-banyaknya untuk membuka kegiatan-kegiatan baru perekonomian.

Presiden menginginkan lahirnya usaha-usaha baru dengan hadirnya infrastruktur tol. Usaha atau kegiatan baru perekonomian dibutuhkan untuk menyerap banyak tenaga kerja sehingga dapat meningkatkan daya beli masyarakat.

Baca Juga:

Tol Cimanggis-Cibitung Bakal Lengkapi Jaringan JORR

“Dan ini (Tol JORR 2) akan mebuka lapangan kerja yang seluas-luasnya,” ujarnya saat meresmikan didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan para kepala daerah seperti Gubernur Banten Wahidin Halim, Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah dan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany.

Ruas Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran memiliki panjang 14,19 km, sedangkan ruas Tol Serpong–Cinere Seksi I Serpong-Pamulang sepanjang 10,1 kilometer. Dengan terbangunnya dua ruas tol di kota penyangga DKI Jakarta ini, maka akan melengkapi struktur jaringan di kawasan metropolitan Jabodetabek, dan melancarkan mobilitas masyarakat.

Selain dapat melancarkan konektivitas masyarakat, JORR II ini juga akan meringankan biaya logistik barang untuk meningkatkan efisiensi kegiatan ekonomi di Jabodetabek ke berbagai kawasan yang dilalui jalan tol ini sehingga menghemat waktu tempuh dan tentu saja menurunkan biaya logistik.

Ruas Tol Cengkareng - Batu Ceper - Kunciran dikelola oleh PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC) dengan biaya konstruksi sebesar Rp1,96 triliun. Sedangkan Ruas Tol Serpong-Cinere ini dilakukan oleh PT Cinere Serpong Jaya dengan biaya konstruksi Rp2,1 triliun.

Tol Cengkareng - Batu Ceper - Kunciran terbagi menjadi 4 seksi, yaitu Seksi I (Kunciran – Tirtayasa) sepanjang 2,04 Km, Seksi II (Tirtayasa – Benteng Betawi) sepanjang 3,52 Km. Kemudian Seksi III (Benteng Betawi – H.Sastranegara) sepanjang 6,57 Km, dan yang terakhir Seksi IV (H.Sastranegara – SS Benda) sepanjang 2,06 Km.

Tol JORR. (Foto: Kementerian PUPR)
Tol JORR. (Foto: Kementerian PUPR)

Tol Cengkareng - Batuceper - Kunciran akan dilengkapi 5 Gerbang Tol (GT), yakni GT Kunciran, GT Tirtayasa, GT Buaran Indah, GT Tanah Tinggi, dan GT Husein Sastranegara. Selain itu juga dilengkapi juga 3 Simpang Susun (SS) yaitu SS Kunciran, SS Belendung, dan SS Benda.

Jalan Tol Cengkareng - Batuceper - Kunciran nantinya juga akan tersambung dengan Jalan Tol Kunciran-Serpong yang sudah beroperasi dan diresmikan oleh Presiden Jokowi sejak Desember 2019 lalu.

Sedangkan untuk Ruas Tol Serpong – Cinere sepanjang 10,1 km yang terdiri atas 2 seksi, yakni Seksi I Serpong-Pamulang sepanjang 6,5 km yang sudah rampung, serta Seksi II Pamulang -Cinere sepanjang 3,6 km. (Knu)

Baca Juga:

Akhir Maret 2 Ruas Tol JORR Bakal Diresmikan

#Pembangunan Jalan Tol #Tarif Jalan Tol #Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Purbaya Yudhi Sadewa Kaget Muncul Isu PPN Jalan Tol, Minta Jangan Bebani Rakyat Dulu
Pemerintah memastikan tidak akan menambah skema pajak baru atau menaikkan tarif pajak yang sudah ada selama kondisi ekonomi belum menunjukkan penguatan signifikan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 April 2026
Purbaya Yudhi Sadewa Kaget Muncul Isu PPN Jalan Tol, Minta Jangan Bebani Rakyat Dulu
Indonesia
PPN Tol Jadi Polemik, Komisi V DPR Desak Pemerintah Tunda Kebijakan
Komisi V DPR meminta wacana PPN jalan tol ditunda atau dibatalkan selama masa konsesi. Hal itu justru bisa menambah pajak baru bagi masyarakat.
Soffi Amira - Rabu, 22 April 2026
PPN Tol Jadi Polemik, Komisi V DPR Desak Pemerintah Tunda Kebijakan
Indonesia
Tol Gilimanuk - Mengwi Disorot DPR, Abrasi Pantai Bali Dinilai Mengancam Pariwisata
DPR menyoroti lambatnya proyek Tol Gilimanuk–Mengwi dan penanganan abrasi pantai di Bali. Pemerintah diminta segera ambil langkah konkret.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
Tol Gilimanuk - Mengwi Disorot DPR, Abrasi Pantai Bali Dinilai Mengancam Pariwisata
Indonesia
Prediksi Puncak Mudik 18 Maret, Jalan Layang MBZ Perketat Pantauan CCTV dan Traffic Counting
Puncak mudik kedua diperkirakan terjadi pada 19 Maret 2026. Sementara itu, arus balik diprediksi mencapai titik tertinggi pada 24 Maret dan 29 Maret 2026
Angga Yudha Pratama - Kamis, 12 Maret 2026
Prediksi Puncak Mudik 18 Maret, Jalan Layang MBZ Perketat Pantauan CCTV dan Traffic Counting
Indonesia
Tarif Tol Solo-Ngawi Naik Mulai 5 Januari
Penyesuaian tarif 2025 ini bersifat nonreguler (penyesuaian khusus) yang didasarkan pada studi kelayakan investasi dan evaluasi rencana usaha.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Januari 2026
Tarif Tol Solo-Ngawi Naik Mulai 5 Januari
Indonesia
Tol Japek Selatan Hampir Jadi, Siap Meluncurkan 7 Simpang Susun Spektakuler
Progres konstruksi rata-rata mencapai 72 persen
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Oktober 2025
Tol Japek Selatan Hampir Jadi, Siap Meluncurkan 7 Simpang Susun Spektakuler
Indonesia
Warga Jakarta Terjebak Berjam-jam Akibat Perbaikan Tol Semanggi, Ini Permintaan Gubernur Pramono
Pramono meminta Jasa Marga untuk bertanggung jawab atas kemacetan yang terjadi
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 September 2025
Warga Jakarta Terjebak Berjam-jam Akibat Perbaikan Tol Semanggi, Ini Permintaan Gubernur Pramono
Berita Foto
Progres Pembangunan Jalan Tol Layang Harbour Road (HBR) II Penghubung Ancol Timur-Pluit
Suasana pembangunan Jalan Tol Harbour Road II yang menghubungkan Ancol Timur dan Pluit di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (24/9/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 24 September 2025
Progres Pembangunan Jalan Tol Layang Harbour Road (HBR) II Penghubung Ancol Timur-Pluit
Indonesia
Tarif Jalan Tol Klaten-Prambanan Resmi Berlaku 6 Agustus 2025, Segini Nominalnya
Tarif jalan tol Klaten-Prambanan resmi berlaku 6 Agustus 2025. Untuk pengendara golongan I, akan dikenakan tarif sebesar Rp 57.000.
Soffi Amira - Rabu, 06 Agustus 2025
Tarif Jalan Tol Klaten-Prambanan Resmi Berlaku 6 Agustus 2025, Segini Nominalnya
Indonesia
MTI Desak ERP Jakarta Fokus Kawasan, Hindari Jebakan Macet
ERP berbasis koridor harus menjadi langkah awal menuju sistem berbasis kawasan untuk mencegah perpindahan volume lalu lintas
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 Juli 2025
MTI Desak ERP Jakarta Fokus Kawasan, Hindari Jebakan Macet
Bagikan