Pilpres 2019

Jelang Pemilu 2019, Sultan Yogyakarta Ingatkan Pentingnya Figur Pemimpin Lintas Batas

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 28 Juli 2018
Jelang Pemilu 2019, Sultan Yogyakarta Ingatkan Pentingnya Figur Pemimpin Lintas Batas

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Alun-Alun Utara Yogyakarta Rabu (2/5) (MP/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Sultan Hamengku Buwono X selaku Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta mengingatkan kembali pentingnya figur pemimpin yang lintas batas. Apalagi menjelang Pemilu 2019, Sultan Yogyakarta mengakui saat ini langka menemukan pemimpin yang mampu melintasi batas budaya dan tradisi.

Menurut Raja Yogyakarta ini, sosok atau figur pemimpin yang menjadi rujukan 'lintas batas' itu ada dalam diri Bung Karno.

"Terbilang langka karena sosok itu mampu 'melampaui dirinya', tidak hanya memikirkan diri sendiri dan golongannya tetapi juga melakukan pergumulan untuk orang lain dan bangsanya," kata Sultan di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, Jumat (27/7) malam.

Pada peluncuran buku "Antologi Kebangsaan, Jogja Gumregah untuk Indonesia", Sultan mengatakan saat ini bangsa Indonesia berada pada tahun terakhir menjelang Pemilu 2019, tatkala rakyat mencari pemimpin.

Raja Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X
Sri Sultan Hamengku Buwono X (kiri) didampingi istri GKR Hemas (kedua kiri) dan Sri Paduka Paku Alam X (kanan) didampingi istri (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Menjelang pemilu, menurut Sultan, rakyat "menguji-melacak" calon pemimpin, dan calon pemimpin "berjanji-mengajak" calon pemilih. Calon pemimpin meyakinkan calon pemilih, bahwa setiap calon pemimpin menyatakan siap menjalankan kepemimpinan bangsa untuk rakyat.

"Pemilu tentu saja tetap akan selalu kembali datang menawarkan musim semi harapan. Menghukum sang pecundang, sekalgus memberikan mandat kepada yang dipercaya," kata Raja Keraton Yogyakarta itu.

Sementara itu, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD sebagaimana dilansir Antara dalam "Orasi Kebangsaan" mengatakan ketika keistimewaan DIY akan dituangkan kembali ke dalam UU tersendiri, pro dan kontra menjadi meluas dan pembahasan dalam proses legislasi menjadi agak berlarut-larut.

Mahfud MD
Mahfud MD saat acara Puncak Peringatan Sewindu Haul Gus Dur. (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

"Banyak yang mendukung karena secara historik Yogyakarta telah memainkan peran kunci pada saat mempertahankan kemerdekaan Indonesia sehingga negeri ini benar-benar merdeka sampai sekarang," kata Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta itu.

Menurut dia, Indonesia tetap merdeka dengan kekuatan sendiri berkat bantuan Sultan Hamengku Buwono IX (ayahanda Sultan HB X) yang bukan hanya menyediakan tempat perlindungan dan menjadikan Yogyakarta sebagai ibu kota Republik Indonesia tetapi juga membantu material dan finansial.

"Namun, ada juga yang tidak setuju dengan status istimewa karena dianggap bertentangan dengan demokrasi dan akan menghambat demorasi di Indoensia. Padahal, sangat benderang bahwa pejuang-pejuang demokrasi yang tangguh dan ikut mengatur Indonesia dengan sistem demokrasi banyak yang lahir dari rahim DIY," kata Mahfud.

Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif mengatakan DIY memang istimewa, meskipun penduduknya tidak terlalu banyak, perannya dalam sejarah Indonesia sangat vital.

"Raja Keraton Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono IX jasanya luar biasa dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia," kata Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Hadiri Ijtima Ulama, Anies Baswedan Sebut Sejarah Baru akan Tercipta

#Pemilu 2019 #Sri Sultan HB X #Sri Sultan Hamengkubuwono X #Mahfud MD
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Mahfud MD Soroti Mark Up Anggaran
Mahfud MD menyoroti persoalan klasik yang menghantui birokrasi Indonesia, yakni kebocoran anggaran.
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Mahfud MD Soroti Mark Up Anggaran
Indonesia
Mahfud MD Dorong RUU Pemilu Rampung 2027, Puan: tak Perlu Terburu-buru
Proses legislasi perlu dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan berbagai masukan dari publik.
Dwi Astarini - Kamis, 12 Maret 2026
Mahfud MD Dorong RUU Pemilu Rampung 2027, Puan: tak Perlu Terburu-buru
Indonesia
Mahfud MD Bela Pandji Pragiwaksono: Tidak Bisa Dijerat KUHP Baru
Mahfud MD menilai materi stand-up comedy Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' tidak dapat dihukum dengan KUHP baru karena tidak berlaku surut.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
Mahfud MD Bela Pandji Pragiwaksono: Tidak Bisa Dijerat KUHP Baru
Indonesia
Perkap Polri 10/2025 Dikritik Mahfud MD, Dinilai Langgar Putusan MK
Mahfud MD menilai Perkap Polri Nomor 10 Tahun 2025 tidak memiliki dasar hukum dan bertentangan dengan UU Polri serta Putusan MK.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Perkap Polri 10/2025 Dikritik Mahfud MD, Dinilai Langgar Putusan MK
Indonesia
Mahfud MD Ungkap Akar Kisruh PBNU, Mulai dari Undangan Tokoh Israel hingga Isu Tambang
Mahfud MD mengungkap akar kisruh PBNU yang kini mengalami guncangan. Ia mengungkapkan hal tersebut di kanal YouTube pribadinya.
Soffi Amira - Selasa, 25 November 2025
Mahfud MD Ungkap Akar Kisruh PBNU, Mulai dari Undangan Tokoh Israel hingga Isu Tambang
Indonesia
Sultan HB X dan Paku Alam X Melayat PB XIII, Ungkapkan Harapan Adanya Regenerasi
Hal itu bagian dari menjaga tradisi baik Keraton Surakarta dan Keraton Yogyakarta.
Dwi Astarini - Selasa, 04 November 2025
Sultan HB X dan Paku Alam X Melayat PB XIII, Ungkapkan Harapan Adanya Regenerasi
Indonesia
Jawab Tantangan Mahfud MD, KPK Bakal Proaktif Mandiri Usut Dugaan Korupsi Whoosh
KPK memastikan tidak bergantung dari informasi Mahfud MD dalam mengusut dugaan korupsi proyek kereta cepat Whoosh
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Oktober 2025
Jawab Tantangan Mahfud MD, KPK Bakal Proaktif Mandiri Usut Dugaan Korupsi Whoosh
Indonesia
KPK Pastikan Belum Ada Rencana Panggil Mahfud MD Terkait Dugaan Mark Up Proyek Whoosh
KPK tetap terbuka apabila Mahfud MD memiliki data atau informasi pendukung terkait dugaan penyimpangan dalam proyek tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Oktober 2025
KPK Pastikan Belum Ada Rencana Panggil Mahfud MD Terkait Dugaan Mark Up Proyek Whoosh
Indonesia
KPK Tanggapi Pernyataan Mahfud soal Proyek Whoosh: Kasus Korupsi Bisa Diusut Lewat Case Building
Jubir KPK sebut laporan dari masyarakat maupun tokoh publik merupakan bagian penting dari partisipasi publik dalam pemberantasan korupsi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Oktober 2025
KPK Tanggapi Pernyataan Mahfud soal Proyek Whoosh: Kasus Korupsi Bisa Diusut Lewat Case Building
Indonesia
Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-74 untuk Prabowo, Mahfud MD: Negara Akan Maju Jika Pemimpinnya Tambah Bugar
Mahfud MD hingga Erick Thohir beri ucapan selamat ulang tahun ke-74 untuk Presiden Prabowo.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Oktober 2025
Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-74 untuk Prabowo, Mahfud MD: Negara Akan Maju Jika Pemimpinnya Tambah Bugar
Bagikan