Headline

Hadiri Ijtima Ulama, Anies Baswedan Sebut Sejarah Baru akan Tercipta

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 27 Juli 2018
Hadiri Ijtima Ulama, Anies Baswedan Sebut Sejarah Baru akan Tercipta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Ijtima ulama dan tokoh nasional yang berlangsung di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Jumat (27/7) kedatangan tamu istimewa, Anies Baswedan. Begitu Anies memasuki ruangan, para peserta langsung berteriak menyapa orang nomor satu DKI Jakarta itu.

"Anies presiden, Anies presiden,"teriak peserta ijtima ulama.

Menanggapi teriakan para peserta, Anies Baswedan hanya tersenyum dan melambaikan tangan ke peserta yang meneriakan namanya. Anies juga tampak mengacungkan jempolnya kepada awak media yang memanggilnya.

Gubernur DKI Jakarta itu tiba di lokasi langsung disambut Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Ma'arif.

Anies Baswedan menyatakan ijtima ulama yang diselenggarakan Gerakan Nasional Pembela Fatwa (GNPF) itu akan mencetak sejarah baru yang kelak menjadi kebanggaan bangsa.

Gubernur Anies Baswedan
Gubernur Anies Baswedan (Foto: MP/Fadhli)

"Insyallah kita lihat sejarah, masa lalu, dan Insyaallah sekarang akan kita saksikan sejarah baru dan ini adalah kebanggaan dan ini dilakukan, kelak akan dicatat," kata Anies dalam sambutannya.

Ia sendiri tak merinci lebih jauh soal sejarah baru macam apa yang akan disaksikan melalui pertemuan ulama dan tokoh nasional tersebut. Anies kemudian menyebut Jakarta beruntung karena dipilih sebagai tempat berkumpulnya para ulama dengan berbagai gagasan.

Anies juga menyinggung keberagaman yang ada Indonesia. Namun, menurut Anies bukan keberagaman yang membuat Indonesia dikagumi, melainkan justru persatuan yang dimiliki Indonesia.

"Indonesia dikagumi bukan karena beragam, tapi karena bisa bersatu dalam keberagaman. Insyallah akan muncul semangat penting bangsa negara umat ada diatas," tuturnya.

Anies pun atas nama Pemprov DKI membuka acara Ijtima Ulama tersebut. Usai membuka acara tersebut, Anies pun pamit undur diri untuk kembali melanjutkan agenda selanjutnya.

Sejumlah tokoh juga tampak hadir dalam acara Ijtima' Ulama tersebut. Antara lain, Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri.

Selain itu, tampak Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra, Ketum Partai Berkarya Tommy Soeharto, Ketum PAN Zulkifli Hassan, dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional Bakal Usung Anies Baswedan?

#Anies Baswedan #Gubernur DKI Jakarta #GNPF MUI #Presidium Alumni 212
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Disebut Rumah Keberagaman, Ini Pesan Pramono di Hari Kesaktian Pancasila
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Jakarta adalah rumah keberagaman bagi siapa pun dan meminta ASN menerapkan nilai Pancasila.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Jakarta Disebut Rumah Keberagaman, Ini Pesan Pramono di Hari Kesaktian Pancasila
Indonesia
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Pramono Anung mengatakan akan mengevaluasi penerapan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) dan sistem ganjil genap.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Indonesia
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Proses pembebasan lahan yang berjalan secara bertahap sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Indonesia
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Jakarta, Gubernur DKI: Batasi Aktivitas Luar Ruangan dan Pakai Masker
Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau telah menyebar hingga wilayah Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau warga Jakarta untuk tenang.
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Jakarta, Gubernur DKI: Batasi Aktivitas Luar Ruangan dan Pakai Masker
Indonesia
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, Tarif Rp 5.000 Berlaku hingga Oktober 2026
LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai dijadwalkan diresmikan 26 Agustus 2026. Tarif sementara tetap Rp 5.000 hingga Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, Tarif Rp 5.000 Berlaku hingga Oktober 2026
Indonesia
Pramono soal Usulan Tarif Parkir hingga Rp60 Ribu: Bukan Angka dari Pemprov
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa angka tarif parkir hingga Rp60.000 per jam bukan berasal dari Pemerintah Provinsi.
Yusuf Abdillah - Senin, 24 Agustus 2026
Pramono soal Usulan Tarif Parkir hingga Rp60 Ribu: Bukan Angka dari Pemprov
Indonesia
Prabowo Dijadwalkan Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai 26 Agustus
LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai dijadwalkan diresmikan Prabowo pada 26 Agustus. Layanan ini diproyeksikan melayani hingga 80 ribu penumpang per hari.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Prabowo Dijadwalkan Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai 26 Agustus
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada 2030.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Indonesia
Pramono Anung Beberkan Alasan Modifikasi Cuaca di Jakarta Belum Bisa Dilakukan
Pramono Anung mengatakan operasi modifikasi cuaca (OMC) belum dapat dilakukan untuk membantu mengatasi kondisi udara di Ibu Kota.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
Pramono Anung Beberkan Alasan Modifikasi Cuaca di Jakarta Belum Bisa Dilakukan
Bagikan