Kesehatan

Jangan Biarkan Meningitis Menjangkiti, Bisa Sangat Berbahaya!

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 19 Mei 2018
Jangan Biarkan Meningitis Menjangkiti, Bisa Sangat Berbahaya!

Menigitis tak boleh diseplekan, sangat berbahaya. (Foto: healthforcalifornia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DARI laman Go-Dok dituliskan, penyakit meningitis bisa jadi berbahaya jika dibiarkan. Harus ada pengobatan meningitis sejak dini untuk mencegah munculnya komplikasi yang serius. Untuk pencegahan penyakit meningitis kamu harus mengenal penyebabnya terlebih dahulu.

Harus dipahami bahwa penyakit yang satu ini, memang kurang umum terdengar di kalangan masyarakat Indonesia. Namun jika kamu menderita meningitis, harus segera mencari pertolongan medis dan memeriksakan diri ke dokter apabila menderita gejalanya.

Penyakit ini pada dasarnya berbahaya jika dibiarkan. Dibutuhkan perawatan sejak dini untuk membantu mencegah munculnya komplikasi yang serius. Nah, untuk mencegah diri terkena penyakit berbahaya ini, ada baiknya kamu mengenali penyebab meningitis sejak awal.

meningitis
Tiga penyebab meningitis; virus, bakteri dan jamur. (Foto: respiratorytherapisteducation)

Apa sih penyebab meningitis?

Dalam mengenali penyebab meningitis, Anda harus memahami bahwa terdapat macam-macam hal yang dapat menjadi penyebab tersebut. Seringkali, penyakit meningitis dikategorikan berdasarkan penyebabnya. Berikut adalah beberapa di antaranya :

1. Virus

Infeksi virus merupakan penyebab meningitis yang paling sering dan paling umum, dan penyakit meningitis yang disebabkan oleh virus disebut viral meningitis. Biasanya, viral meningitis termasuk meningitis yang tergolong ringan dan seringkali sembuh dengan sendirinya. Virus yang menyebabkan meningitis di antaranya adalah enterovirus (paling umum di Amerika Serikat), virus herpes simplex, HIV, virus gondok, dan lainnya.


2. Bakteri

Meningitis yang disebabkan oleh infeksi bakteri umumnya disebut bacterial meningitis. Beberapa jenis bakteri dapat menyebabkan penyakit ini saat mereka menginvasi membran-membran sel di kedua area tersebut secara langsung.

Bisa jadi disebabkan oleh infeksi sinus atau telinga, retak pada bagian tengkorak kepala, atau efek samping setelah beberapa jenis operasi pembedahan di area otak dan tulang belakang. Beberapa bakteri yang bisa menjadi penyebab meningitis antara lain adalah :

Neisseria meningitidis (meningococcus), yaitu bakteri yang biasanya menjadi penyebab infeksi pada sistem pernapasan bagian atas. Bakteri ini dapat menyebabkan meningitis saat memasuki aliran darah hingga terbawa ke area otak atau tulang belakang. Bakteri ini tergolong sangat menular. Umumnya menyerang remaja serta orang dewasa. Untuk mencegahnya, Anda bisa mendapatkan vaksin sejak dini.

Streptococcus pneumoniae (pneumococcus), yaitu bakteri yang paling umum ditemukan menyerang bayi, anak kecil, dan dewasa di Amerika Serikat. Biasanya, bakteri ini menyebabkan pneumonia dan infeksi sinus serta telinga. Untuk mencegahnya, Anda bisa mendapatkan vaksin sejak dini.

Listeria monocytogenes (listeria), merupakan jenis bakteri yang umum ditemukan pada keju yang tidak melewati tahap pasterusasi, hot dog, dan daging. Ibu hamil, bayi yang baru lahir, lansia, serta mereka yang memiliki sistem imun lemah paling rentan terinfeksi virus ini. Pada ibu hamil, bakteri ini dapat langsung menginfeksi janin.

Haemophilus influenzae (haemophilus), yang pernah menjadi penyebab bacterial meningitis paling wahid pada anak-anak, merupakan salah satu bakteri yang paling umum. Namun, vaksin untuk bakteri ini sudah ditemukan dan jumlah kasus meningitis yang diakibatkannya pun berkurang drastis. Karenanya, penting bagi anak Anda untuk mendapatkan imunisasi bakteri ini.

meningitis
Ada empat bakteri penyebab meningitis. (Foto: naturalnews)


3. Jamur

Jenis meningitis yang disebabkan oleh infeksi jamur biasanya disebut fungal meningitis. Meskipun jarang terjadi, namun fungal meningitis bisa menyebabkan meningitis pada tahap kronis. Berbeda dengan virus dan bakteri, jenis meningitis ini tidak termasuk menular. Bentuk paling umum dari meningitis ini adalah Crypctococcal meningitis, yang menyerang orang-orang dengan sistem imun lemah, seperti penderita AIDS. Jika tidak segera ditangani dengan pengobatan anti-jamur, jenis meningitis ini bisa membahayakan nyawa.

Selain ketiga penyebab di atas, Anda juga harus mengenali penyebab meningitis lainnya, seperti paparan reaksi kimia, kanker, beberapa jenis penyakit radang, dan alergi pada obat-obatan tertentu.


Penularan virus dan bakteri penyebab meningitis

Penularan virus dan bakteri dalam meningitis dapat terjadi dengan banyak cara. Mulai dari lewat makanan dan minuman, lewat binatang, tikus, serta serangga tertentu, hingga lewat ciuman, kontak seksual, transfusi dan donor darah. Keduanya juga bisa menular saat penderita batuk-batuk dan bersin, serta lewat kotoran (feses). Pada ibu hamil infeksi virus dan bakteri penyebab meningitis juga bisa menular ke janin yang dikandungnya.


Siapa yang berisiko terkena meningitis?

Setelah mengenali penyebab meningitis, Anda harus tahu pula bahwa sejatinya meningitis bisa menyerang siapa saja. Mulai dari bayi, anak kecil, balita, ibu hamil, orang dewasa, dan lansia. Namun, yang paling rentan terkena adalah mereka yang memiliki sistem imun lemah dan menderita kelainan pada sistem imun, seperti penderita AIDS. Orang yang sedang menjalani kemoterapi juga lebih rentan terkena penyakit ini. (*)

#Penyakit #Penyakit Meningitis #Virus Meningitis
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Olahraga
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Wabah Ebola mengacaukan persiapan Piala Dunia 2026. Laga RD Kongo vs Chili pun harus dibatalkan akibat wabah tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Dunia
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Data terbaru otoritas DRC mencatat 131 kematian akibat virus tersebut terjadi di negara tetangga Uganda
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Indonesia
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
BRIN mengimbau masyarakat untuk memahami penularan hantavirus. Virus ini berasal dari hewan pengerat atau tikus liar.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
Indonesia
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Kasus hantavirus kini sudah muncul di Indonesia. Komisi IX DPR pun meminta pemerintah untuk memperkuat deteksi dini.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Lifestyle
Dokter Tirta Sebut Hantavirus Sulit Jadi Pandemi Global, ini Alasannya
Dokter Tirta buka suara soal Hantavirus. Ia menyebutkan, bahwa penularannya sangat sulit.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
Dokter Tirta Sebut Hantavirus Sulit Jadi Pandemi Global, ini Alasannya
Indonesia
Jemaah Calon Haji Indonesia yang Wafat Bertambah Jadi 12 Orang, Kemenhaj Ungkap Penyebab
Dua jemaah calon haji Indonesia wafat di Arab Saudi. Kini, total calon haji yang meninggal dunia mencapai 12 orang.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Jemaah Calon Haji Indonesia yang Wafat Bertambah Jadi 12 Orang, Kemenhaj Ungkap Penyebab
Indonesia
Cara Menangani Paparan Hantavirus Sejak Dini, Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus
Kenali cara menangani paparan hantavirus sejak dini, mulai dari membersihkan area terkontaminasi hingga mengenali gejala awal yang mirip flu biasa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cara Menangani Paparan Hantavirus Sejak Dini, Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus
Dunia
WHO Ungkap Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar, Ketahui Cara Penularan hingga Risikonya
WHO melaporkan kasus hantavirus di kapal MV Hondius. 3 penumpang tewas, satu pasien dirawat intensif. Simak penjelasan pakar soal penularan dan bahayanya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Mei 2026
WHO Ungkap Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar, Ketahui Cara Penularan hingga Risikonya
Indonesia
Jelang Idul Adha 2026, DPR Minta Pengawasan Ketat Hewan Kurban untuk Cegah PMK
DPR meminta pengawasan ketat terhadap hewan kurban menjelang Idul Adha 2026. Sebab, penyakit PMK mulai mengintai.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Jelang Idul Adha 2026, DPR Minta Pengawasan Ketat Hewan Kurban untuk Cegah PMK
Indonesia
450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif
Dinkes Solo mencatat, sebanyak 450 kasus TBC ditemukan sejak awal 2026. Pemkot Solo pun menggelar cek kesehatan gratis.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif
Bagikan