Jaksa Nilai Keterangan Saksi Kubu Ahok Menguntungkan Pihaknya

Luhung SaptoLuhung Sapto - Selasa, 07 Maret 2017
Jaksa Nilai Keterangan Saksi Kubu Ahok Menguntungkan Pihaknya

Terdakwa Basuki Tjahaja Purnama. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Keterangan dua saksi yang diajukan penasehat hukum terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dinilai Jaksa menguntungkan. Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum, Ali Mukartono mengatakan kedua saksi itu adalah Eko Cahyono dan Bambang Waluyo Wahab.

Sidang ke-13 dugaan penodaan agama menghadirkan tiga saksi meringankan terdakwa, yakni Eko Cahyono, Bambang Waluyo Wahab, dan kakak angkat Ahok Andi Analta Amier. Namun, Andi Analta Amier ditolak Jaksa.

"Hari ini adalah pemeriksaan saksi yang menguntungkan," ujar Ali seusai jalani persidangan di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (7/3).

Ali mengungkapkan saksi pertama Eko Cahyono membeberkan kegagalannya bersama Ahok ketika maju sebagai Calon Gubernur Bangka Belitung (Babel) 2007 silam.

"Untungnya dalam arti begini, kenapa sih Al-Maidah diucapkan spontan apa tidak makanya saya tanya pada saksi pertama hasil evaluasi kegagalan di Babel apa? Dia jawab dua, pertama soal penggelembungan suara, kedua ada selebaran Al-Maidah. Nah berarti Al-Maidah sudah diposisikan sebagai penghambat. Itu saksi pertama," terang Ali.

Sedangkan keuntungan dari saksi ketiga, lanjut Ali, Bambang Waluyo Wahab berasal dari partai Golkar yang notabene pengusung Ahok dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta.

Ali mengatakan dari keterangan saksi tersebut, membuktikan bahwa ada sebuah rangkaian yang saling berkesinambungan ketika kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu.

"Nah saksi ketiga juga seperti itu, ketika dia katakan berasal dari partai pengusung. Apakah kegagalan di Pilkada Babel juga dibahas, dijawab 'iya'. Artinya Al-Maidah dibahas sebelum ke Pulau Seribu," tukasnya.

"Ini rangkaian seperti ini tidak bisa berdiri sendiri, saling berkaitan. Artinya apa silahkan kawan-kawan simpulkan sendiri," tutup Ali. (Pon)

Berita lain terkait sidang Ahok silakan baca juga: Ditolak Bersaksi Ini Kata Saudara Angkat Ahok

#Sidang Ahok # Penistaan Agama
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Pembubaran diskusi buku Feby Indriani di Bogor berbuntut panjang! Polda Metro Jaya turun tangan usut dugaan penistaan agama dan ancaman SARA.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Indonesia
Jadi Tersangka, Pemenang Tantangan Ayat dapat Miras di Konser Musik Ancol Tidak Ditahan
Tersangka M adalah pengunjung yang tampil melafalkan Surah Ad-Dhuha menggunakan pengeras suara untuk memenangkan tantangan hadiah miras.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Jadi Tersangka, Pemenang Tantangan Ayat dapat Miras di Konser Musik Ancol Tidak Ditahan
Indonesia
Tersangka Penistaan Agama Tantangan Ayat Berhadiah Miras Jadi 4 Orang, Ini Perannya
Polda Metro Jaya tetapkan empat tersangka kasus penistaan agama di konser musik Ancol. RES, AK, I, dan M berperan sebagai host, pemberi tantangan, dan pembaca surah.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Tersangka Penistaan Agama Tantangan Ayat Berhadiah Miras Jadi 4 Orang, Ini Perannya
Indonesia
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Gaya kedua tersangka pun tampak sama-sama memakai topi dengan masker yang menutupi wajah bagian bawah
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Indonesia
Fraksi PKS DPRD DKI Kecam Challenge Hafalan Alqurab Berhadiah Miras, Desak Polisi Turun Tangan
Harus ada sanksi hukum untuk pihak-pihak yang sengaja membuat tantangan baca surah Alquran berhadian miras, agar ada efek jera.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Fraksi PKS DPRD DKI Kecam Challenge Hafalan Alqurab Berhadiah Miras, Desak Polisi Turun Tangan
Indonesia
Ketua DPRD DKI Kecam Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras
Tindakan tersebut sudah menyakiti perasaan umat beragama khususnya umat Islam.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Ketua DPRD DKI Kecam Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras
Indonesia
Pramono Anung Murka, Tutup Pintu Maaf Bagi Pelaku Dugaan Penistaan Agama Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Quran
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menolak maaf dan memproses hukum panitia The Sounds Project atas dugaan penistaan agama berupa promo miras berkedok hafalan surah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 12 Agustus 2026
Pramono Anung Murka, Tutup Pintu Maaf Bagi Pelaku Dugaan Penistaan Agama Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Quran
Indonesia
Promosi Miras Pakai Tantangan Hafalan Al-Qur’an, Komisi VIII DPR RI: Sangat Tercela!
Maman Imanul Haq mengecam promosi Newport di The Sounds Project yang menggunakan tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha dengan hadiah minuman keras.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Promosi Miras Pakai Tantangan Hafalan Al-Qur’an, Komisi VIII DPR RI: Sangat Tercela!
Indonesia
Tanggapi Dugaan Promosi Miras Pakai Ayat Al-Qur'an di Festival Musik, Pasha Ungu: Jangan Tunggu Umat Marah
Pasha Ungu mendesak Polri menindak dugaan promosi minuman beralkohol menggunakan ayat Al-Qur'an dalam acara musik The Sound Project 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Tanggapi Dugaan Promosi Miras Pakai Ayat Al-Qur'an di Festival Musik, Pasha Ungu: Jangan Tunggu Umat Marah
Indonesia
Pramono Anung Kecam Challenge Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras di Festival Musik
Challenge hafalan Surah Ad-Duha dengan hadiah sebotol minuman keras viral di media sosial. Pramono Anung mengecam kegiatan tersebut dan meminta tindakan tegas.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Pramono Anung Kecam Challenge Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras di Festival Musik
Bagikan