Insiden Pembubaran Doa Rosario di Tangsel, Kelompok Pemuda Lintas Agama: Nodai Kerukunan Beragama

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 10 Mei 2024
Insiden Pembubaran Doa Rosario di Tangsel, Kelompok Pemuda Lintas Agama: Nodai Kerukunan Beragama

Kelompok Pemuda Lintas Agama Tangsel. Foto: MerahPutih.com/Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Insiden pembubaran doa rosario di Pamulang, Tangerang Selatan, beberapa waktu lalu, menuai sorotan. Kelompok Pemuda lintas agama di Tangerang Selatan pun kompak mengecam adanya tindakan itu.

Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan (OKK) Pemuda Katolik Tangerang Selatan, Steve Elu mengatakan, pemuda lintas agama sepakat mengecam tindakan intoleran yang dilakukan oleh para pelaku.

“Tindakan perundungan terhadap teman-teman mahasiswa yang sendang berdoa Rosario mencederai keragaman dan keharmonisan yang selama ini berusaha untuk dijaga,” kata Steve di Pondok Aren, Tangerang Selatan, Jumat (10/5).

Pemuda Katolik Tangerang Selatan sangat menyangkan peristiwa ini bisa terjadi. Saat ini, kasus tersebut sudah ditangani pihak kepolisian.

Baca juga:

Indonesia Darurat Kasus Perdagangan Orang, Kompolnas Desak Polri Tingkatkan Kerjasama Internasional

“Mari kita percayakan penyelesaian kasus ini kepada pihak Kepolisian. Kami akan terus mengawal kasus ini agar bisa diselesaikan sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mengembangkan narasi-narasi yang justru makin memperkeruh suasana.

“Kita fokus pada kasus perundungan tersebut, yang sedang ditangani Polisi,” ucap Steve.

Pihaknya akan akan mendampingi para mahasiswa yang menjadi korban dari peristiwa ini. Menurut Steve, kondisi psikologis mereka harus dipulihkan. Lalu, kondisi sosial di lingkungan tempat mereka tinggal harus kembali kondusif.

Baca juga:

Kang Mus 'Preman Pensiun' Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkotika

“Relasi sosial itu harus dibangun lagi dengan pendekatan-pendekatan harmonis sehingga peristiwa intoleran ini tidak terulang kembali,” ungkap Steve.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Muhammadiyah Tangerang Selatan, Rindang Panuntun, mengingatkan agar hubungan baik dengan orang-orang di sekitar yang berbeda keyakinan juga harus dijaga dengan baik.

“Sebagai warga, sudah sepatutnya kita mengenal satu sama lain dan saling menyapa,” jelas Rindang.

Sekadar informasi, dalam kasus ini, kepolisian menetapkan empat tersangka dalam peristiwa penggerudukan yang terjadi antara warga dan mahasiswa yang sedang doa Rosario di wilayah Babakan, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel).

Baca juga:

Siapkan Sanksi Hukum, Polisi Turun Tangan Tindak Parkir Liar di Minimarket

Keempat tersangka yakni D (53), I (30), S (36), dan A (26). Salah satunya adalah oknum Ketua RT yang diduga menjadi provokator dalam pembubaran ini.

Berdasarkan hasil penyelidikan, mereka telah cukup bukti melakukan tindak pidana hingga menyebabkan dua orang kelompok jemaat yang sedang menggelar doa Rosario terluka. (knu)

# Penistaan Agama #Kasus Penistaan Agama #Polres Tangsel
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Pembubaran diskusi buku Feby Indriani di Bogor berbuntut panjang! Polda Metro Jaya turun tangan usut dugaan penistaan agama dan ancaman SARA.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Indonesia
Jadi Tersangka, Pemenang Tantangan Ayat dapat Miras di Konser Musik Ancol Tidak Ditahan
Tersangka M adalah pengunjung yang tampil melafalkan Surah Ad-Dhuha menggunakan pengeras suara untuk memenangkan tantangan hadiah miras.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Jadi Tersangka, Pemenang Tantangan Ayat dapat Miras di Konser Musik Ancol Tidak Ditahan
Indonesia
Tersangka Penistaan Agama Tantangan Ayat Berhadiah Miras Jadi 4 Orang, Ini Perannya
Polda Metro Jaya tetapkan empat tersangka kasus penistaan agama di konser musik Ancol. RES, AK, I, dan M berperan sebagai host, pemberi tantangan, dan pembaca surah.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Tersangka Penistaan Agama Tantangan Ayat Berhadiah Miras Jadi 4 Orang, Ini Perannya
Indonesia
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Gaya kedua tersangka pun tampak sama-sama memakai topi dengan masker yang menutupi wajah bagian bawah
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Indonesia
Fraksi PKS DPRD DKI Kecam Challenge Hafalan Alqurab Berhadiah Miras, Desak Polisi Turun Tangan
Harus ada sanksi hukum untuk pihak-pihak yang sengaja membuat tantangan baca surah Alquran berhadian miras, agar ada efek jera.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Fraksi PKS DPRD DKI Kecam Challenge Hafalan Alqurab Berhadiah Miras, Desak Polisi Turun Tangan
Indonesia
Ketua DPRD DKI Kecam Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras
Tindakan tersebut sudah menyakiti perasaan umat beragama khususnya umat Islam.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Ketua DPRD DKI Kecam Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras
Indonesia
Pramono Anung Murka, Tutup Pintu Maaf Bagi Pelaku Dugaan Penistaan Agama Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Quran
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menolak maaf dan memproses hukum panitia The Sounds Project atas dugaan penistaan agama berupa promo miras berkedok hafalan surah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 12 Agustus 2026
Pramono Anung Murka, Tutup Pintu Maaf Bagi Pelaku Dugaan Penistaan Agama Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Quran
Indonesia
Promosi Miras Pakai Tantangan Hafalan Al-Qur’an, Komisi VIII DPR RI: Sangat Tercela!
Maman Imanul Haq mengecam promosi Newport di The Sounds Project yang menggunakan tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha dengan hadiah minuman keras.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Promosi Miras Pakai Tantangan Hafalan Al-Qur’an, Komisi VIII DPR RI: Sangat Tercela!
Indonesia
Tanggapi Dugaan Promosi Miras Pakai Ayat Al-Qur'an di Festival Musik, Pasha Ungu: Jangan Tunggu Umat Marah
Pasha Ungu mendesak Polri menindak dugaan promosi minuman beralkohol menggunakan ayat Al-Qur'an dalam acara musik The Sound Project 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Tanggapi Dugaan Promosi Miras Pakai Ayat Al-Qur'an di Festival Musik, Pasha Ungu: Jangan Tunggu Umat Marah
Indonesia
Pramono Anung Kecam Challenge Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras di Festival Musik
Challenge hafalan Surah Ad-Duha dengan hadiah sebotol minuman keras viral di media sosial. Pramono Anung mengecam kegiatan tersebut dan meminta tindakan tegas.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Pramono Anung Kecam Challenge Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras di Festival Musik
Bagikan